PPPK Tolak Usulan Semua Guru Honorer Diangkat Jadi PNS

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SNWI bersama jajaran pengurus berfoto bersama dalam sebuah agenda resmi organisasi.

Ketua SNWI bersama jajaran pengurus berfoto bersama dalam sebuah agenda resmi organisasi.

JAKARTA, Britakini.com – Komisi X DPR RI mengusulkan pengangkatan seluruh guru honorer menjadi PNS. Kalangan PPPK langsung merespons usulan tersebut dengan beragam pandangan dan menilai gagasan itu kurang realistis.

PPPK Pertanyakan Usulan Pengangkatan Massal

Ketua Solidaritas Nasional Wiyatabakti Indonesia (SNWI) Provinsi Sumatera Selatan, Susi Maryani, menilai usulan tersebut tidak masuk akal. Ia mempertanyakan kejelasan nasib guru PPPK jika pemerintah langsung mengangkat seluruh guru honorer menjadi PNS.

PPPK Minta Seleksi dan Batas Usia Tetap Berlaku

Susi menegaskan bahwa PPPK dapat menerima usulan tersebut jika pemerintah tetap menerapkan seleksi dan batas usia. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar guru honorer yang tersisa saat ini berusia di bawah 35 tahun dengan masa pengabdian kurang dari dua tahun.

Baca Juga :  Batas Beli Emas Pegadaian, Cek Aturannya Sekarang

Sebaliknya, pemerintah telah mengarahkan guru honorer berusia di atas 35 tahun untuk mengikuti seleksi PPPK. Guru PPPK yang telah lolos seleksi juga sudah melewati proses ketat dan memiliki masa pengabdian yang lebih panjang.

PPPK Minta Pemerintah Prioritaskan Mereka

Susi mendukung rencana Komisi X DPR RI untuk menjadikan status guru sebagai PNS. Namun, ia meminta pemerintah tidak langsung mengangkat seluruh honorer tanpa proses seleksi.

Ia menilai pemerintah sebaiknya memprioritaskan pengangkatan guru PPPK dan PPPK paruh waktu terlebih dahulu. Ia juga menegaskan bahwa di lapangan masih banyak guru non-ASN yang baru lulus dan belum memiliki pengalaman mengajar yang memadai.

Tendik Honorer Minta Pemerintah Bertindak

Sekretaris Jenderal DPP Forum Honorer Non-Kategori Dua Indonesia Tenaga Kependidikan (FHNK2I Tendik), Herlambang Susanto, meminta pemerintah tidak hanya fokus pada guru honorer.

Baca Juga :  Perjuangan Atlet Indonesia Berbuah Lima Emas Asian Games

Ia menilai tenaga kependidikan (tendik) honorer justru menghadapi kondisi yang lebih memprihatinkan. Ia mendesak pemerintah segera menyelamatkan mereka dari ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK).

Soroti Kesejahteraan PPPK dan Skema Paruh Waktu

Herlambang juga menyoroti kondisi PPPK paruh waktu dan PPPK downgrade yang masih berada di bawah standar kesejahteraan, meskipun sudah berstatus ASN.

Ia mengapresiasi usulan DPR RI terkait pengangkatan honorer menjadi PNS. Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah harus memprioritaskan PPPK, PPPK downgrade, dan PPPK paruh waktu. Ia juga mengingatkan agar pemerintah memperhatikan nasib tenaga kependidikan, tidak hanya guru. (Ven*)

Berita Terkait

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara
Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik
15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB