Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grace Natalie menyampaikan klarifikasi soal unggahan video ceramah Jusuf Kalla dalam konferensi pers di Jakarta.

Grace Natalie menyampaikan klarifikasi soal unggahan video ceramah Jusuf Kalla dalam konferensi pers di Jakarta.

Jakarta, Britakini.com — Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, angkat bicara soal laporan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Ia menegaskan bahwa dirinya mengunggah video tersebut sebagai pribadi, bukan mewakili partai.

Grace menyampaikan hal itu dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/5/2026). Ia datang bersama pendiri PSI, yaitu Isyana Bagoes Oka, Danik Eka Rahmaningtiyas, dan Cheryl Tanzil.

Grace menegaskan bahwa mereka hadir sebagai sahabat, bukan sebagai perwakilan partai. Ia juga meminta PSI untuk tidak terlibat dalam kasus ini.

Baca Juga :  P3K Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK 2027

Ia bahkan menginstruksikan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali, agar tidak memberikan bantuan hukum. Grace memilih menyelesaikan persoalan ini secara mandiri tanpa membawa nama partai.

Grace meyakini unggahan videonya tidak melanggar hukum. Ia menilai kasus ini tidak berkaitan dengan PSI karena ia bertindak sebagai warga negara biasa.

Ia juga membuka ruang komunikasi dengan Jusuf Kalla. Grace menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas video tersebut dan tetap optimistis tidak ada pelanggaran hukum.

Baca Juga :  PLTA Peresmian Menunggu Instruksi Presiden

Di sisi lain, aliansi 40 organisasi kemasyarakatan Islam melaporkan Grace bersama Ade Armando dan Permadi Arya ke Bareskrim Polri. Mereka melaporkan dugaan pemotongan ceramah Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada.

Perwakilan LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid, menyatakan bahwa kepolisian telah menerima laporan tersebut dan menerbitkan tanda terima resmi.

Berita Terkait

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara
Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik
15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB