Penurunan Pusaka Warnai Kenduri Sko Luhah Rio Jayo

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi penurunan benda pusaka di Rumah Gedang Rio Jayo sebagai rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah di Sungai Penuh, Kamis, 2 Juli 2026. ( Foto iNBrita)

Prosesi penurunan benda pusaka di Rumah Gedang Rio Jayo sebagai rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah di Sungai Penuh, Kamis, 2 Juli 2026. ( Foto iNBrita)

Penurunan Pusaka Awali Rangkaian Kenduri Sko Luhah Rio Jayo

Sungai Penuh, Britakini.com — Umoh Gdeang   Rio Jayo kembali menjadi salah satu tempat kegiatan masyarakat menjelang pelaksanaan Kenduri Sko Enam Luhah,  tempat para pemangku adat bermusyawarah, tetapi juga menyimpan berbagai benda pusaka .

Pada Rabu (1/7/2026), ninik mamak, tengganai, dan warga berkumpul di rumah adat tersebut untuk mengikuti prosesi penurunan sekaligus pembersihan benda-benda pusaka sebagai bagian dari rangkaian Kenduri Sko.

Penurunan Pusaka Libatkan Seluruh Unsur Adat

Ninik Mamak Rio Jayo, Rio Anshori, mengatakan seluruh tahapan kegiatan melibatkan unsur-unsur adat yang ada di Luhah Rio Jayo. Mulai dari Rio Jayo tiga buah perut, Depati tiga buah perut, dunsanak batino tiga buah perut, hingga para tengganai ikut mengambil bagian dalam prosesi tersebut.

Baca Juga :  Profil Nuzran Joher, Putra Sungai Penuh Pimpin Ombudsman

“Tradisi ini sudah lama kami laksanakan. Seluruh unsur adat terlibat sebagai bentuk kebersamaan dalam menjaga warisan leluhur,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Selanjutnya, masyarakat akan melaksanakan prosesi penyucian benda-benda pusaka pada Kamis sore (2/7/2026). Menurut Rio Anshori, tahapan tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian Kenduri Sko.

“Insya Allah sore ini kami melaksanakan penyucian benda pusaka bersama seluruh komponen dalam Luhah Rio Jayo,” katanya.

Penyucian Pusaka Disertai Penjelasan Sejarah

Setelah prosesi penyucian selesai, masyarakat akan mendengarkan penjelasan mengenai sejarah, fungsi, dan makna setiap benda pusaka yang dimiliki Luhah Rio Jayo. Penjelasan tersebut terbuka bagi masyarakat umum, termasuk akademisi dan peneliti yang ingin mengetahui lebih jauh tentang warisan budaya tersebut.

Baca Juga :  KUA PPAS 2027 Sungai Penuh Ekonomi dan Kesejahteraan

Rio Anshori mengatakan pihaknya menyambut baik siapa saja yang ingin mempelajari benda-benda pusaka tersebut. Menurutnya, keterbukaan itu menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan warisan budaya daerah.

“Nanti kami akan menjelaskan asal-usul setiap benda pusaka. Kami juga membuka kesempatan bagi masyarakat maupun peneliti yang ingin mengkajinya,” ujarnya.

Ajak Masyarakat Mengenal Warisan Leluhur

Di akhir kegiatan, Rio Anshori mengajak masyarakat, khususnya warga Rio Jayo, untuk hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara. Ia berharap masyarakat tidak hanya menyaksikan prosesi adat, tetapi juga memahami sejarah dan nilai yang terkandung dalam setiap benda pusaka milik Luhah Rio Jayo.

“Kami berharap masyarakat hadir untuk menyaksikan prosesi sekaligus mendengarkan penjelasan mengenai asal-usul benda pusaka Rio Jayo. ” tutupnya.

(vvr)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: iNBrita.com

Berita Terkait

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi
Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh
Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran
Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga
Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh
BPD Sungai Penuh Ikuti Bimtek Pengawasan Dana Desa
Hutri Randa Sambut Kunjungan Pangdam XX TIB Kerinci
Hardizal Hadiri Sertijab Kapolres Kerinci yang Baru
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB