BPD Sungai Penuh Ikuti Bimtek Pengawasan Dana Desa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan anggota BPD Sungai Penuh mengikuti Bimtek di Grand Hotel Jambi, Kamis (24/9/2026).

Ratusan anggota BPD Sungai Penuh mengikuti Bimtek di Grand Hotel Jambi, Kamis (24/9/2026).

Jambi, Britakini.com   — Lembaga Pelatihan Indonesia (Lapin) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh di Grand Hotel Kota Jambi.

Lapin menggelar Bimtek selama empat hari, mulai 23 hingga 26 September 2026, dengan mengangkat tema “Fungsi dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengawasan Pembangunan dan Pengelolaan Dana Desa”.

Panitia memulai kegiatan setiap hari pada pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kompetensi anggota BPD dalam menjalankan fungsi dan tugas, khususnya mengawasi pembangunan serta pengelolaan keuangan desa.

Dorong Aparatur Pahami Perubahan Regulasi

Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Sungai Penuh, panitia, serta sejumlah tamu undangan menghadiri pembukaan Bimtek pada Kamis, 24 September 2026.

Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Said Fariq, mengatakan aparatur pemerintah perlu terus meningkatkan kompetensi karena regulasi terus mengalami perubahan.

Said meminta aparatur memahami setiap perubahan aturan agar mereka dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran.

“Efisiensi dalam pengelolaan anggaran bukan berarti adanya pengurangan anggaran, tetapi lebih kepada bagaimana menggunakan anggaran secara tepat sasaran,” ujar Said.

Said mendorong pemerintah daerah dan pemerintah desa terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, termasuk anggota BPD yang menjalankan fungsi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa.

“Maka dari itu, aparatur pemerintah, termasuk pemerintah daerah dan pemerintah desa, perlu terus meningkatkan kompetensi, termasuk melalui Bimtek Badan Permusyawaratan Desa ini,” katanya.

Perkuat Pengawasan Pembangunan Desa

Said berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan menerapkan materi yang mereka peroleh dalam menjalankan tugas. Menurutnya, peningkatan kompetensi dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan membantu aparatur menjalankan pemerintahan sesuai regulasi serta mekanisme yang berlaku.

Baca Juga :  Dandim Eko Budiarto Pastikan MBG di Sungai Penuh Berjalan Lancar

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin melalui Kepala DPMD Kota Sungai Penuh, Zetriadi Delfi, menjelaskan bahwa BPD se-Kota Sungai Penuh mengajukan permohonan atau nota dinas melalui perwakilan delapan kecamatan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Jambi, iNBrita.com — Lembaga Pelatihan Indonesia (Lapin) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kota Sungai Penuh di Grand Hotel Kota Jambi.

Lapin menggelar Bimtek selama empat hari, mulai 23 hingga 26 September 2026, dengan mengangkat tema “Fungsi dan Tugas Badan Permusyawaratan Desa dalam Pengawasan Pembangunan dan Pengelolaan Dana Desa”.

Panitia memulai kegiatan setiap hari pada pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kapasitas, dan kompetensi anggota BPD dalam menjalankan fungsi dan tugas, khususnya mengawasi pembangunan serta pengelolaan keuangan desa.

Dorong Aparatur Pahami Perubahan Regulasi

Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Sungai Penuh, panitia, serta sejumlah tamu undangan menghadiri pembukaan Bimtek pada Kamis, 24 September 2026.

Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Said Fariq, mengatakan aparatur pemerintah perlu terus meningkatkan kompetensi karena regulasi terus mengalami perubahan.

Said meminta aparatur memahami setiap perubahan aturan agar mereka dapat menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam pengelolaan anggaran.

“Efisiensi dalam pengelolaan anggaran bukan berarti adanya pengurangan anggaran, tetapi lebih kepada bagaimana menggunakan anggaran secara tepat sasaran,” ujar Said.

Said mendorong pemerintah daerah dan pemerintah desa terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, termasuk anggota BPD yang menjalankan fungsi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa.

“Maka dari itu, aparatur pemerintah, termasuk pemerintah daerah dan pemerintah desa, perlu terus meningkatkan kompetensi, termasuk melalui Bimtek Badan Permusyawaratan Desa ini,” katanya.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Gelar Paripurna HUT Kota ke-17

Perkuat Pengawasan Pembangunan Desa

Said berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan menerapkan materi yang mereka peroleh dalam menjalankan tugas. Menurutnya, peningkatan kompetensi dapat memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan membantu aparatur menjalankan pemerintahan sesuai regulasi serta mekanisme yang berlaku.

Sementara itu, Wali Kota Sungai Penuh Alfin melalui Kepala DPMD Kota Sungai Penuh, Zetriadi Delfi, menjelaskan bahwa BPD se-Kota Sungai Penuh mengajukan permohonan atau nota dinas melalui perwakilan delapan kecamatan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Zetriadi mengatakan pemerintah daerah mendorong peningkatan kapasitas BPD karena regulasi mengenai desa terus mengalami pembaruan dan perubahan.

“Bagi kami, hal ini penting mengingat regulasi terkait desa terus mengalami pembaruan dan perubahan. Sebagai pengawas pembangunan dan pengelolaan keuangan desa, BPD perlu memahami aturan yang berlaku, termasuk regulasi terbaru,” jelas Zetriadi.

Zetriadi berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius, memahami materi yang disampaikan, serta menerapkannya saat menjalankan fungsi dan tugas BPD di masing-masing desa.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong BPD memperkuat perannya dalam mengawal pembangunan dan pengelolaan dana desa serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai aturan.
Zetriadi mengatakan pemerintah daerah mendorong peningkatan kapasitas BPD karena regulasi mengenai desa terus mengalami pembaruan dan perubahan.

“Bagi kami, hal ini penting mengingat regulasi terkait desa terus mengalami pembaruan dan perubahan. Sebagai pengawas pembangunan dan pengelolaan keuangan desa, BPD perlu memahami aturan yang berlaku, termasuk regulasi terbaru,” jelas Zetriadi.

Zetriadi berharap seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan serius, memahami materi yang disampaikan, serta menerapkannya saat menjalankan fungsi dan tugas BPD di masing-masing desa.

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong BPD memperkuat perannya dalam mengawal pembangunan dan pengelolaan dana desa serta memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai aturan.

(vvr)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: iNBrita.com

Berita Terkait

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi
Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh
Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran
Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga
Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh
Hutri Randa Sambut Kunjungan Pangdam XX TIB Kerinci
Hardizal Hadiri Sertijab Kapolres Kerinci yang Baru
Sopir Sungai Penuh Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh

Berita Terbaru

DLH Kerinci mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara masuk kategori tidak sehat.

Kerinci

Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:00 WIB

Pemilik mengisi daya mobil listrik menggunakan perangkat pengisian daya di rumah.(Foto : Liputan6.com/Fery Pradolo)

Teknologi

Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:00 WIB

Mitsubishi New Xforce ICE menawarkan mesin 1.5L MIVEC, transmisi CVT, serta fitur keselamatan dan kenyamanan untuk menunjang aktivitas harian. (Foto : Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Teknologi

Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:00 WIB

Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Nasional

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:00 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera Selatan menyisakan titik panas serta memicu sebaran asap yang mengancam kualitas udara. (Foto : MUDA SAGALA/AFP)

Nasional

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:00 WIB