Jakarta, Britakini.com — Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena melanggar aturan. Kepala BGN, Sudaryono, menyampaikan langsung keputusan ini dalam konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7).
Evaluasi Menyeluruh Dapur MBG
BGN lebih dulu mengevaluasi seluruh dapur MBG sebelum mengambil tindakan tegas. Dalam proses ini, tim BGN memeriksa standar operasional, kebersihan, dan kelayakan fasilitas. Hasilnya, BGN menemukan ratusan dapur tidak memenuhi standar. BGN kemudian merinci lokasi dapur yang ditutup, yakni 97 dapur di wilayah I Sumatra, 311 dapur di wilayah II Jawa dan Madura, serta 424 dapur di wilayah III yang meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua.
Kebijakan Lebih Tegas dari BGN
BGN kini memperketat aturan terhadap setiap pelanggaran. BGN langsung menghentikan pembayaran kepada dapur yang ditutup permanen. Sebelumnya, BGN masih membayar dapur yang berstatus suspensi. Kini, BGN tidak lagi memberikan toleransi bagi pelanggaran serius.
Pelanggaran Higienitas dan IPAL
Sudaryono menegaskan bahwa pengelola dapur mengabaikan aspek penting. Mereka tidak menjaga kebersihan dan sanitasi dapur sesuai standar. Selain itu, mereka juga tidak membangun atau mengelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai ketentuan. Kelalaian ini berpotensi menurunkan kualitas makanan dan membahayakan kesehatan masyarakat.
Peringatan Diabaikan Pengelola
Sebelum menutup dapur, BGN sudah memberikan peringatan dan tenggat waktu kepada para pengelola. Namun, banyak pengelola tidak melakukan perbaikan. Mereka mengabaikan instruksi yang telah BGN sampaikan. Karena itu, BGN langsung menutup dapur secara permanen tanpa perpanjangan waktu.
Komitmen Menjaga Kualitas Program
BGN menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas program MBG. BGN hanya mempertahankan dapur yang memenuhi seluruh persyaratan. BGN juga mendorong setiap pengelola dapur untuk menjalankan standar operasional secara disiplin dan konsisten.
Melalui langkah tegas ini, BGN menjaga mutu program Makan Bergizi Gratis. BGN memastikan masyarakat menerima makanan yang aman, sehat, dan layak konsumsi setiap hari. (Ven*)









