Painite dan Red Beryl, Batu Mulia Langka

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Batu Painite. (Tangkapan Layar Crytal Treasure)

Foto: Batu Painite. (Tangkapan Layar Crytal Treasure)

Painite dan Red Beryl: Keajaiban Batu Mulia Langka

Jakarta, Britakini.com — Para penambang dan gemolog menemukan bahwa berlian bukan batu paling langka di dunia. Beberapa batu mulia muncul hanya dalam jumlah terbatas, bahkan bisa dihitung dengan jari. Salah satunya adalah Painite, yang sempat dianggap mitos karena hampir tidak ada orang yang melihatnya.

Penemuan Painite

Selama bertahun-tahun, ilmuwan hanya mengenal dua kristal Painite, yang mereka simpan di museum-museum dunia. Baru setelah 2005, para peneliti menemukan celah geologis di Mogok, Myanmar, yang menghasilkan specimen baru. Kini, mereka telah menemukan beberapa ratus kristal, meski kualitas permata tetap sangat langka.

Keindahan Alam yang Menakjubkan

Painite memikat karena kelangkaannya dan warnanya yang unik. Kandungan kimia CaZrAl₉O₁₅(BO₃), kromium, dan vanadium memberi kristal ini rona merah-coklat. Struktur kristal heksagonal menciptakan pleokroisme—dari satu sudut tampak merah delima, dari sudut lain muncul jingga lembut, seolah alam melukis sendiri.

Baca Juga :  AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz

Geologi Spesial

Para geolog menemukan bahwa Painite terbentuk di batuan skarn pada zona transisi antara marmer dan pegmatit kaya boron dan besi. Kondisi ini sangat spesifik dan ekstrem, sehingga hanya Mogok yang mampu menghasilkan batu ini.

Nilai Ekonomi dan Koleksi

Para kolektor dan pedagang menjual Painite berkualitas permata hingga US$60.000 per karat atau sekitar Rp 1,02 miliar. Crystal kasar dengan kualitas rendah dijual mulai dari US$0,60 hingga US$15 per karat. Museum ternama, termasuk British Museum dan lembaga akademik seperti Caltech, menyimpan Painite sebagai bagian dari warisan ilmu pengetahuan.

Red Beryl: Emerald Merah yang Langka

Selain Painite, para kolektor berburu Red Beryl atau “emerald merah” dari Utah. Mereka menilai Red Beryl 1.000 kali lebih langka daripada berlian. Karakteristik optiknya yang unik dan kelangkaannya menjadikan Red Beryl favorit di lelang dan investasi.

Baca Juga :  Fajar Soroti Keberuntungan Aaron/Wooi Yik di Semifinal

Faktor Kelangkaan Batu Mulia

Para ahli menilai kelangkaan batu mulia dari beberapa faktor:

  1. Komposisi kimia dan kondisi geologis yang spesifik.
  2. Lokasi penambangan terbatas, kadang hanya di satu negara atau wilayah kecil.
  3. Kesulitan menambang dan memotong, terutama karena ukuran atau struktur kristal.
  4. Nilai budaya dan historis, seperti Jadeite dalam tradisi Tiongkok.

Koleksi, Investasi, dan Prestise

Meski sebagian batu mulia cukup keras untuk dipakai sehari-hari, kolektor lebih sering mengoleksi atau menampilkan batu ini sebagai simbol prestise. Mereka selalu meminta sertifikasi dari laboratorium gemologi ternama agar transaksi tetap sah dan aman.

Kesimpulan: Keajaiban Alam yang Nyaris Tak Tersentuh

Para penggemar mineral melihat Painite dan Red Beryl sebagai bukti bahwa alam masih menciptakan keajaiban yang tak ternilai—terlalu indah untuk disembunyikan, namun terlalu langka untuk dipamerkan sembarangan.

(vvr)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: cnbc indonesia

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak
AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:00 WIB

Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun

Kamis, 30 April 2026 - 21:00 WIB

Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal

Berita Terbaru

Ikon vitamin D berbentuk tetesan cairan berwarna emas yang melambangkan peran penting vitamin D dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan.(foto pixels)

Kesehatan

Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Prof. Zudan Arif Fakrullah selaku Kepala BKN memberikan penjelasan dalam diskusi mengenai kebijakan perumahan ASN dan PPPK di lingkungan Badan Kepegawaian Negara.(Foto Humas BKN)

Nasional

PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Pompa minyak beroperasi di tengah cuaca cerah, mencerminkan dinamika industri energi global di tengah fluktuasi harga minyak dunia.( Foto: AFP)

Internasional

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Grafik menunjukkan penurunan penjualan mobil Nissan di Indonesia dalam enam tahun terakhir.(Nissan. Foto: Ari Saputra)

Ekonomi

Penjualan Nissan Indonesia Merosot Tajam Hingga Tahun 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh bersama Bupati Bungo dan Bupati Kerinci saat membahas pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta, Jumat (29/5).(fhoto :Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Rute Batik Air Bungo Jakarta Perkuat Konektivitas Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB