Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vladimir Putin menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan membahas dukungan Rusia terhadap Iran di tengah konflik dengan AS dan Israel

Vladimir Putin menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan membahas dukungan Rusia terhadap Iran di tengah konflik dengan AS dan Israel

Jakarta, Britakini.comPresiden Rusia Vladimir Putin memuji keberanian rakyat Iran yang tetap gigih dan pantang menyerah saat menghadapi serangan Amerika Serikat dan Israel. Ia menegaskan bahwa Rusia akan terus memberikan dukungan penuh kepada Iran.

Rusia juga menawarkan diri sebagai mediator untuk meredakan ketegangan dan memulihkan stabilitas di Timur Tengah setelah konflik yang melibatkan Washington dan Tel Aviv. Selain itu, Moskow pernah mengusulkan penyimpanan uranium Iran di wilayah Rusia, tetapi Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak usulan tersebut.

Baca Juga :  Dandim Eko Budiarto Pastikan MBG di Sungai Penuh Berjalan Lancar

Saat bertemu Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Putin secara langsung menyampaikan pujiannya. Ia menilai rakyat Iran telah menunjukkan keberanian dan sikap heroik dalam mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan negara mereka.

Putin juga berharap Iran mampu melewati masa sulit ini dan segera mencapai perdamaian. Ia menegaskan komitmen Rusia untuk terus mendukung kepentingan Iran sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

Putin menerima Araghchi di perpustakaan kepresidenan di St. Petersburg. Dalam pertemuan itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima pesan dari Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei. Ia kemudian meminta Araghchi untuk menyampaikan komitmen Rusia dalam melanjutkan kemitraan strategis dengan Teheran.

Baca Juga :  Sugiono Perintahkan Evakuasi 15 WNI dari Iran

Rusia dan Iran sebelumnya telah menyepakati kerja sama strategis selama 20 tahun. Saat ini, Rusia tengah membangun dua unit pembangkit listrik tenaga nuklir baru di Bushehr, yang menjadi satu-satunya lokasi PLTN di Iran.

Di sisi lain, Iran memasok drone Shahed kepada Rusia untuk digunakan dalam konflik melawan Ukraina. Rusia kemudian memproduksi drone tersebut secara lokal di dalam negeri. (Ven*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

Senin, 8 Jun 2026 - 15:00 WIB