Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pompa minyak beroperasi di tengah cuaca cerah, mencerminkan dinamika industri energi global di tengah fluktuasi harga minyak dunia.( Foto: AFP)

Pompa minyak beroperasi di tengah cuaca cerah, mencerminkan dinamika industri energi global di tengah fluktuasi harga minyak dunia.( Foto: AFP)

Jakarta, Britakini.comHarga minyak dunia turun pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026. Penurunan ini langsung menghapus kenaikan sebelumnya. Negosiator Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai kesepakatan awal untuk memperpanjang gencatan senjata.

Mengutip CNBC, Jumat (29/5/2026), kedua pihak menyepakati nota kesepahaman selama 60 hari. Mereka juga mulai membahas program nuklir Iran. Presiden AS Donald Trump masih harus memberikan persetujuan akhir.

Harga Minyak Brent dan WTI Bergerak Berlawanan

Harga minyak Brent turun 58 sen menjadi US$ 93,71 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 22 sen ke US$ 88,90 per barel.

Ketegangan Militer Sempat Dorong Harga Naik

Harga minyak sempat naik pada Kamis pagi. Kenaikan ini terjadi karena AS dan Iran saling melancarkan serangan militer.

Garda Revolusi Iran menyerang pangkalan udara AS sekitar pukul 04.50 waktu setempat. Mereka tidak mengungkap lokasi target.

Komando Pusat AS melaporkan bahwa Iran meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait. Sistem pertahanan langsung mencegat serangan tersebut.

Baca Juga :  Mossad Dukung Protes Ekonomi Demonstran Iran Meluas

Militer AS kemudian menggempur situs militer di Iran. Pejabat AS menyebut lokasi itu mengancam pasukan AS dan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Pasukan AS juga mencegat dan menjatuhkan beberapa drone Iran.

Harga Minyak Turun Lebih dari 10% Sejak 18 Mei

Harga minyak sudah turun lebih dari 10% sejak 18 Mei 2026. Penurunan ini terjadi setelah Trump membatalkan rencana serangan militer besar. Ia memberi ruang bagi proses negosiasi.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pembicaraan menunjukkan kemajuan. Ia menegaskan bahwa Trump mengutamakan diplomasi. Pemerintah AS juga memberi kesempatan penuh bagi negosiasi dengan Iran.

AS dan Iran masih bersitegang terkait Selat Hormuz sejak gencatan senjata pada April.

Iran Setujui MoU Pembukaan Selat Hormuz

Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran menyetujui draf nota kesepahaman dengan AS. Kesepakatan ini membuka kembali Selat Hormuz untuk kapal komersial seperti sebelum konflik.

Iran dan Oman akan mengatur lalu lintas kapal di selat tersebut. Namun, Gedung Putih membantah laporan ini dan menyebutnya tidak benar. Trump juga menegaskan bahwa tidak ada negara yang akan mengendalikan jalur tersebut.

Baca Juga :  Harga Emas Hari Ini Turun, Antam Naik Tipis

Iran Dinilai Kuasai Selat Hormuz

Mantan Penasihat Energi Presiden Joe Biden, Amos Hochstein, menilai Iran telah menguasai Selat Hormuz secara efektif.

Ia mengatakan banyak pemimpin Timur Tengah percaya Iran akan tetap mengendalikan selat tersebut, apa pun isi kesepakatannya.

Citigroup: Pasar Mulai Stabil, Risiko Masih Tinggi

Citigroup menilai pasar minyak mulai stabil. Investor mulai memperhitungkan risiko terburuk terhadap pasokan minyak. Peluang kesepakatan AS dan Iran juga semakin besar.

Namun, Citi mengingatkan bahwa ketidakpastian masih tinggi. Bank sentral tetap waspada terhadap risiko inflasi dari sektor energi.

Citi menilai kenaikan harga minyak yang berkepanjangan mulai menekan inflasi global. Dampaknya terlihat pada kenaikan harga barang dan jasa.

Hochstein mengatakan pasar keuangan ingin perang segera berakhir. Namun, ekspektasi pasar terhadap kesepakatan justru memengaruhi harga minyak.

Ia menegaskan bahwa optimisme terhadap pernyataan Trump menjadi salah satu penyebab utama turunnya harga minyak saat ini. (Ven*)

Berita Terkait

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak
AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz
Iran Ungkap Dugaan Serangan Siber AS ke Jaringan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:00 WIB

Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun

Kamis, 30 April 2026 - 21:00 WIB

Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal

Berita Terbaru

Ikon vitamin D berbentuk tetesan cairan berwarna emas yang melambangkan peran penting vitamin D dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan.(foto pixels)

Kesehatan

Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Prof. Zudan Arif Fakrullah selaku Kepala BKN memberikan penjelasan dalam diskusi mengenai kebijakan perumahan ASN dan PPPK di lingkungan Badan Kepegawaian Negara.(Foto Humas BKN)

Nasional

PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Pompa minyak beroperasi di tengah cuaca cerah, mencerminkan dinamika industri energi global di tengah fluktuasi harga minyak dunia.( Foto: AFP)

Internasional

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Grafik menunjukkan penurunan penjualan mobil Nissan di Indonesia dalam enam tahun terakhir.(Nissan. Foto: Ari Saputra)

Ekonomi

Penjualan Nissan Indonesia Merosot Tajam Hingga Tahun 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh bersama Bupati Bungo dan Bupati Kerinci saat membahas pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta, Jumat (29/5).(fhoto :Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Rute Batik Air Bungo Jakarta Perkuat Konektivitas Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB