Harga Emas Dunia Diprediksi Tembus US$6000 Usai Konflik

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas dunia diproyeksikan terus naik didorong konflik global dan de-dolarisasi

Harga emas dunia diproyeksikan terus naik didorong konflik global dan de-dolarisasi

Jakarta, Britakini.com – Para pakar tetap optimistis melihat prospek bullish harga emas dunia. Selain itu, mereka menilai tren kenaikan ini masih berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.

Mengutip Kitco News, Rabu (8/4/2026), manajer portofolio Gabelli Funds, Chris Mancini, menilai penurunan harga emas setelah konflik Iran justru menegaskan peran logam mulia sebagai aset aman saat krisis. Dengan demikian, emas tetap menjadi pilihan utama di tengah ketidakpastian global.

Lebih lanjut, Mancini menyatakan bahwa emas lebih menarik daripada utang pemerintah karena memiliki likuiditas yang lebih sederhana. Ia menilai peningkatan utang dan defisit global akan terus mendorong minat investor terhadap emas. Di sisi lain, kenaikan belanja pertahanan juga ikut memperkuat daya tarik logam mulia ini.

Baca Juga :  Rodríguez Kutuk Penculikan Brutal Maduro Flores Oleh AS

Sementara itu, ia menyoroti konflik Iran dan lonjakan pengeluaran militer yang terjadi di tengah pergeseran besar dari dominasi dolar AS. Oleh karena itu, ia menilai dunia kini memasuki fase de-dolarisasi dalam cadangan global.

Sebagai contoh, Mancini mengangkat peristiwa saat Rusia menginvasi Ukraina. Ia menjelaskan bahwa Amerika Serikat menyita obligasi milik Rusia, sehingga menunjukkan risiko dalam sistem keuangan berbasis dolar. Akibatnya, peristiwa tersebut turut mendorong harga emas naik dari sekitar US$2.000 menjadi mendekati US$5.000 per troy ons.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Datangi Senen, Warga Sambut Haru dan Harapan

Pada akhirnya, untuk jangka menengah, Mancini tetap meyakini harga emas akan terus menguat. Ia memperkirakan bahwa setelah konflik di Timur Tengah mereda dan tatanan baru terbentuk, harga emas berpotensi menembus US$6.000 per troy ons.

“Kesimpulannya, setelah kondisi stabil dan paradigma baru berjalan, harga emas bisa melampaui US$6.000,” ujar Mancini.

(Ven*)

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka
Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia
OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Jumat, 25 September 2026 - 00:00 WIB

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB