Memuncak ! India Tembakkan Rudal ke 3 Pangkalan Udara Pakistan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara paramiliter Pakistan siaga di pelabuhan Karachi saat ketegangan militer dengan India meningkat (Associated Press)

Tentara paramiliter Pakistan siaga di pelabuhan Karachi saat ketegangan militer dengan India meningkat (Associated Press)

Britakita.com   – Perseteruan India dan Pakistan terus memanas dan aksi saling serang terus berlangsung di perbatasan negara, Pemerintah Pakistan nyatakan tidak akan meredakan pertikaian yang makin meningkat.

Pemerintah Pakistan melaporkan , sedikitnya 11 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dikarenakan serangan dari militer India. Berikut perkembangan terbaru dari  konflik kedua negara tersebut.

India menyerang Tiga pangkalan udara strategis milik Pakistan dilaporkan menjadi target serangan India.Militer Pakistan mengatakan berhasil menangkis sebagian besar rudal yang ditembakkan.Mengutip laporan Associated Press, Sabtu (10/5/2025).

Juru Bicara Militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmad Sharif, mengatakan bahwa rudal India menargetkan pangkalan udara Nur Khan di Rawalpindi, pangkalan udara Murid di Chakwal, serta pangkalan udara Rafiqui di distrik Jhang, Provinsi Punjab.

Sharif dengan tegas mengatakan bahwa seluruh aset Angkatan Udara Pakistan kondisi aman pasca serangan tersebut.Dan menyangkal  beberapa rudal India meleset dan justru masuk ke wilayah Afghanistan.Ada bukti   bukti atas kejadian itu.

Baca Juga :  Serangan Drone Iran Picu Peringatan Keras Arab Saudi

“Agresi terang-terangan oleh India mencerminkan paranoia dalam pola pikir mereka. Setelah berkali-kali gagal, mereka semakin frustrasi karena tidak mampu mematahkan tekad dan semangat rakyat Pakistan,” ujar Sharif.

Beberapa rudal dilaporkan jatuh di wilayah India sendiri, tepatnya di kawasan Punjab bagian timur yang berbatasan langsung dengan Pakistan.

Militer Pakistan merespon melancarkan serangan balasan terhadap India. Militer New Delhi melaporkan serangkaian serangan dari arah Pakistan terjadi pada Sabtu (10/5) waktu setempat.

“Eskalasi terbuka terus berlangsung dengan sejumlah serangan drone dan amunisi lainnya di sepanjang perbatasan barat kami,” demikian pernyataan militer India melalui platform X, dikutip dari AFP.

Jurnalis AFP yang berada di lapangan melaporkan rentetan ledakan keras terdengar di Srinagar, ibu kota wilayah Kashmir yang dikuasai India. Militer India juga menyebut sejumlah drone tak dikenal melintas di atas barak militer di Amritsar, Punjab.

Baca Juga :  Mossad Dukung Protes Ekonomi Demonstran Iran Meluas

Serangan ini terjadi setelah Islamabad menuduh India meluncurkan rudal ke tiga pangkalan udaranya.

Pemerintah Pakistan mengonfirmasi bahwa serangan terbaru India menyebabkan setidaknya 11 orang tewas, termasuk seorang anak dan empat perempuan. Serangan tersebut menghantam sejumlah wilayah di dekat Garis Kontrol (LoC), area perbatasan yang dijaga ketat oleh militer kedua negara.

“Penembakan hebat dari pihak India terjadi tadi malam di lebih dari lima lokasi berbeda di sepanjang Garis Kontrol,” ungkap Menteri Informasi Kashmir yang dikelola Pakistan, Mazhar Saeed Shah.

Situasi ini semakin  meruncing  dalam puncak militer antara dua negara bersenjata nuklir tersebut. Komunitas internasional kini menyerukan kedua pihak untuk menahan diri dan menghindari konflik terbuka yang dapat berdampak luas bagi stabilitas kawasan Asia Selatan.(***)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

Senin, 8 Jun 2026 - 15:00 WIB