Program MBG Buka Peluang Relawan Tanpa Batas Usia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan mendistribusikan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Relawan mendistribusikan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Jakarta, Britakini.comKepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka peluang luas bagi masyarakat. Ia mengajak siapa pun yang sehat, siap bekerja, dan memiliki semangat kontribusi untuk ikut mendukung pemenuhan gizi nasional. Ia menyampaikan hal ini di Jakarta, Kamis (7/5), sambil menekankan bahwa program tersebut tidak menetapkan batas usia maksimum bagi calon relawan selama mereka tetap bugar dan mampu bekerja di lapangan.

Dadan menjelaskan bahwa pemerintah merancang program MBG sebagai langkah strategis nasional. Program ini membutuhkan keterlibatan aktif dari berbagai elemen masyarakat. Ia menilai partisipasi publik menjadi kunci utama agar pelaksanaan program berjalan optimal di berbagai daerah. Karena itu, BGN terus mendorong masyarakat dari berbagai latar belakang untuk ikut terlibat langsung.

Baca Juga :  CJH Kota Sungai Meninggal Dunia Di Madinah

Dalam pelaksanaan program, relawan berperan penting. Mereka membantu mendistribusikan makanan bergizi, mendukung pelayanan kepada masyarakat, serta menjaga kegiatan tetap tertib dan tepat sasaran. Dadan menegaskan bahwa peran aktif relawan sangat menentukan kelancaran operasional di lapangan.

Meski membuka peluang luas, BGN tetap menetapkan batas usia minimal 18 tahun bagi calon relawan. Dadan menilai aturan ini penting untuk memastikan setiap relawan memiliki kesiapan fisik dan mampu menjalankan tanggung jawab dengan baik.

Baca Juga :  Isuzu Panther Mini 2026 Resmi Jadi MPV Keluarga

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan masyarakat tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dapat mendorong peningkatan kualitas gizi secara merata di Indonesia.

BGN terus membangun ekosistem program yang inklusif, kolaboratif, dan adaptif. Dengan dukungan relawan yang semakin luas, pemerintah berharap program MBG dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan. (Ven*)

Berita Terkait

Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI
Anak Petani Pemalang Tembus Nestlé, Kisah Kirmanto
Prabowo Kunjungi Miangas, Presiden Kedua Setelah Jokowi
P3K Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK 2027
Rini Widyantini Pimpin Reformasi Birokrasi dan Peran Perempuan
Pemerintah, Insentif Kendaraan Listrik Dorong Industri Nasional
Prabowo Desak Potongan Ojol Turun di Bawah 10 Persen
Prabowo Hadiri May Day 2026, Buruh Ajukan Tuntutan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:00 WIB

Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

Anak Petani Pemalang Tembus Nestlé, Kisah Kirmanto

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Kunjungi Miangas, Presiden Kedua Setelah Jokowi

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

P3K Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK 2027

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:00 WIB

Rini Widyantini Pimpin Reformasi Birokrasi dan Peran Perempuan

Berita Terbaru

Grace Natalie menyampaikan klarifikasi soal unggahan video ceramah Jusuf Kalla dalam konferensi pers di Jakarta.

Nasional

Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI

Senin, 11 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kirmanto, anak petani asal Pemalang, kini bekerja di PT Nestlé Indonesia setelah lulus cumlaude dari UNU Yogyakarta.

Nasional

Anak Petani Pemalang Tembus Nestlé, Kisah Kirmanto

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS pada perdagangan terbaru

Ekonomi

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Rp17.405

Senin, 11 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas Antam hari ini turun menjadi Rp2.819.000 per gram.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu

Senin, 11 Mei 2026 - 18:00 WIB