Luhah Rio Jayo Siap Sukseskan Kenduri Sko 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poster resmi Luhah Rio Jayo menyongsong Kenduri Sko Tahun 2026 dengan tema Adot Lamo Pusako Usang sebagai simbol pelestarian adat dan persatuan masyarakat.

Poster resmi Luhah Rio Jayo menyongsong Kenduri Sko Tahun 2026 dengan tema Adot Lamo Pusako Usang sebagai simbol pelestarian adat dan persatuan masyarakat.

Sungai Penuh, Britakini.com – Luhah Rio Jayo menyatakan kesiapan menyambut Kenduri Sko Tahun 2026, agenda adat besar yang menjadi simbol pelestarian budaya dan penguat persatuan masyarakat adat Kerinci.

Kenduri Sko 2026 mengangkat tema “Adot Lamo Pusako Usang” sebagai wujud komitmen masyarakat adat dalam menjaga dan menghidupkan kembali nilai pusaka leluhur agar tetap relevan di era modern.

Ninik Mamak Luhah Rio Jayo, Rio Anshari, menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar seremoni, melainkan amanah adat yang harus diwariskan kepada generasi penerus.

Baca Juga :  Wako Alfin Tegaskan Komitmen ASN di Rakornas BKN

“Kenduri Sko menjaga marwah adat, memperkuat jati diri, dan menanamkan nilai luhur kepada anak cucu,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Luhah Rio Jayo untuk berperan aktif dalam setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

“Sesuai petuah adat warai’ ba jaweak, khalifah ba junjung, amanah ini harus kita jalankan bersama,” tambahnya.

Ketua Panitia Kenduri Sko, Depati Vendra Veda Rida, menyampaikan bahwa panitia menyiapkan pelaksanaan secara bertahap dengan mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan gotong royong.

Baca Juga :  Daegu Jadi Destinasi Kacamata Stylish Wisatawan Korea

“Kami menargetkan Kenduri Sko 2026 berjalan tertib, bermartabat, dan berkesan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa kekompakan menjadi kunci utama keberhasilan, sejalan dengan pesan adat saciok kito bak ayang, sadentoing kito bak besoi.

Melalui Kenduri Sko, masyarakat berharap dapat memperkuat nilai adat, meningkatkan edukasi budaya bagi generasi muda, serta mendorong pengembangan pariwisata di Kota Sungai Penuh.

Berita Terkait

Gerakan 3S Antar Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional
Guru Jambi Gagal Umrah, Rugi Rp116 Juta Diduga Tertipu Travel
Polisi Tangkap Sepuluh Perampok Gudang Smelter Timah Bangka
Wawako Azhar Sambut dan Dampingi Jamaah Haji Sungai Penuh
SPPG 01 Pondok Tinggi Rayakan HUT Pertama
Wali Kota Sungai Penuh Umumkan Sapi Kurban Presiden Prabowo
Wali Kota Alfin Tutup Turnamen Voli Wali Kota Cup
Pemkot Sungai Penuh Perketat Kotak Amal dengan QR Barcode
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gerakan 3S Antar Sungai Penuh Raih Penghargaan Nasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:00 WIB

Guru Jambi Gagal Umrah, Rugi Rp116 Juta Diduga Tertipu Travel

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:00 WIB

Polisi Tangkap Sepuluh Perampok Gudang Smelter Timah Bangka

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:00 WIB

Wawako Azhar Sambut dan Dampingi Jamaah Haji Sungai Penuh

Minggu, 17 Mei 2026 - 00:00 WIB

SPPG 01 Pondok Tinggi Rayakan HUT Pertama

Berita Terbaru

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

Senin, 8 Jun 2026 - 15:00 WIB