Pemerintah Siapkan Insentif Rp5 Juta Motor Listrik Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyampaikan rencana pemberian subsidi motor listrik di Jakarta.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menyampaikan rencana pemberian subsidi motor listrik di Jakarta.

Jakarta, Britakini.comMenteri Perindustrian Agus Gumiwang menyatakan pemerintah masih mengusulkan insentif Rp5 juta per unit untuk pembelian motor listrik baru. Saat ini, pemerintah terus menyusun kebijakan yang paling tepat sebelum kembali menyalurkan subsidi tersebut.

“Saya masih menunggu hasil dari tim teknis terkait besaran subsidi. Dari situ, kami bisa menentukan pagu anggaran sekaligus jumlah unit motor yang akan menerima bantuan,” ujar Agus, Rabu (29/4).

Sinyal Penguatan Transisi Energi

Agus menilai angka Rp5 juta sudah cukup memberi sinyal kuat bahwa pemerintah serius mendorong transisi energi. Jika Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian menyepakati angka tersebut, kebijakan ini akan berada di jalur yang tepat.

Baca Juga :  Kemendag Perketat Impor Pangan untuk Jaga Swasembada

Ia menegaskan pemerintah ingin memperkuat ketahanan energi nasional, terutama setelah menghadapi berbagai dinamika geopolitik, termasuk situasi di Selat Hormuz. Karena itu, pemerintah perlu menekan ketergantungan pada impor BBM.

Menunggu Keputusan Final Pemerintah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyebut Rp5 juta sebagai usulan awal subsidi motor listrik. Namun, ia menegaskan angka tersebut belum final dan masih dalam tahap pembahasan.

“Kami akan berdiskusi dengan Menteri Perindustrian dan Menko Perekonomian, lalu melaporkannya kepada Presiden sesuai arahan,” kata Purbaya.

Purbaya juga menyampaikan bahwa pemerintah telah mengajukan usulan tersebut kepada Presiden Prabowo. Pemerintah membuka peluang untuk merealisasikannya selama anggaran tersedia.

“Saya sudah meminta arahan Presiden, dan beliau meminta program ini dijalankan jika anggarannya ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Tekanan Global Dorong Rupiah Melemah, Dolar AS Naik

Evaluasi Program Insentif Sebelumnya

Pada 2023, pemerintah memberikan insentif motor listrik sebesar Rp7 juta per unit untuk satu KTP. Pemerintah melanjutkan program ini pada 2024, tetapi memangkas kuota menjadi 60 ribu unit karena minat masyarakat masih rendah.

Kuota tersebut habis pada September 2024. Meski pemerintah sempat merencanakan kelanjutan program, hingga pergantian tahun kebijakan itu belum juga terealisasi.

Dampak Ketidakpastian ke Industri

Sejumlah perusahaan menilai pemerintah belum memberikan kepastian terkait kelanjutan insentif. Kondisi ini membuat pasar ragu dan menekan penjualan motor listrik hingga turun drastis. (Ven*)

Berita Terkait

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Rp17.405
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu
Harga Emas Antam Tak Bergerak, Emas Dunia Melonjak
Harga Emas Pegadaian Bergerak Variatif UBS Turun Antam Naik
Rupiah Berpotensi Melemah di Tengah Tekanan Dolar AS
Harga Emas Antam Turun Tertekan Konflik Timur Tengah
Rupiah Tembus 17.400 BI Intervensi Redam Tekanan
Antam Pertahankan Harga Emas di Level Rp2,79 Juta
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 19:00 WIB

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Rp17.405

Senin, 11 Mei 2026 - 18:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Tak Bergerak, Emas Dunia Melonjak

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Pegadaian Bergerak Variatif UBS Turun Antam Naik

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah di Tengah Tekanan Dolar AS

Berita Terbaru

Grace Natalie menyampaikan klarifikasi soal unggahan video ceramah Jusuf Kalla dalam konferensi pers di Jakarta.

Nasional

Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI

Senin, 11 Mei 2026 - 21:00 WIB

Kirmanto, anak petani asal Pemalang, kini bekerja di PT Nestlé Indonesia setelah lulus cumlaude dari UNU Yogyakarta.

Nasional

Anak Petani Pemalang Tembus Nestlé, Kisah Kirmanto

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS pada perdagangan terbaru

Ekonomi

Dolar AS Menguat, Rupiah Melemah ke Rp17.405

Senin, 11 Mei 2026 - 19:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas Antam hari ini turun menjadi Rp2.819.000 per gram.

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp20 Ribu

Senin, 11 Mei 2026 - 18:00 WIB