Sungai Penuh, Britakini.com – SPPG Kecamatan Pondok Tinggi 01 menggelar sosialisasi dan simulasi penanganan kebakaran pada Sabtu (18/4/2026). Tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satpol PP Kota Sungai Penuh memandu langsung kegiatan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta pemahaman masyarakat terhadap risiko kebakaran.
Relawan SPPG bersama mitra kerja mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka aktif menyimak materi dan terlibat dalam setiap sesi. Panitia menyampaikan teori sekaligus mengajak peserta mempraktikkan cara menangani kebakaran secara benar dan aman. Kegiatan ini juga menjadi salah satu syarat operasional dapur SPPG.
Kepala Bidang Pencegahan dan Inspeksi Damkar Kota Sungai Penuh, Mizarwan, S.Pd, MM, menekankan pentingnya edukasi kebakaran sejak dini.
“Kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya di SPPG Kecamatan Pondok Tinggi. Penanganan awal yang tepat dapat mengurangi dampak kebakaran sebelum petugas tiba di lokasi,” ujar Mizarwan.
Penyuluh Damkar, Doni Hadiyawan, menjelaskan bahwa timnya sengaja menghadirkan simulasi agar peserta terbiasa menghadapi kondisi darurat.
“Kami melatih peserta secara langsung agar mereka memahami langkah praktis memadamkan api, termasuk cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR),” jelas Doni.
Mitra SPPG, Mulyadi Yacoub, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini memberi manfaat besar bagi operasional dapur SPPG.
“Kami mendukung penuh kegiatan ini karena memberikan pengetahuan yang sangat berguna sekaligus menjadi salah satu persyaratan keberadaan dapur SPPG. Kami berharap relawan dapur bisa lebih siap dan sigap menghadapi risiko kebakaran,” ungkap Mulyadi.
Melalui kegiatan ini, SPPG Kecamatan Pondok Tinggi 01 mendorong para relawan agar lebih tanggap terhadap potensi kebakaran. Mereka juga diharapkan mampu melakukan penanganan awal secara mandiri dan tepat. (Ven*)









