Membangkitkan Tradisi Lama Dengan Kenduri Sko 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Krementeng

Bendera Krementeng

Britakini.com, Sungai Penuh – Warga Enam Luhah Sungai Penuh mulai bersiap menyambut Kenduri SKO 2026. Pesta adat terbesar ini terakhir kali digelar pada tahun 2007.

Masyarakat di berbagai dusun bergotong royong membersihkan lingkungan. Mereka juga memperbaiki balai adat dan menyiapkan perlengkapan upacara.

Ketua Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Dpt. Maifendri, S.PKP, bergelar Depati Santiodo Tuo Tiang Agama, menyebut Kenduri SKO 2026 sebagai momentum penting untuk menguatkan nilai budaya leluhur.

“Kenduri SKO 2026 menjadi acara adat terbesar karena terakhir kita laksanakan 19 tahun lalu. Ini saat yang tepat untuk menghidupkan kembali tradisi Sungai Penuh,” ujarnya.

Baca Juga :  SPPG 01 Pondok Tinggi Rayakan HUT Pertama

Maifendri menjelaskan, Kenduri SKO bukan hanya ritual adat. Kegiatan ini juga mempererat hubungan antar-pemangku adat, ninik mamak, dan generasi muda. Melalui kenduri, masyarakat memperkuat persaudaraan dan menanamkan nilai adat agar generasi penerus tetap kokoh menghadapi perubahan zaman.

Makna utama Kenduri SKO terletak pada semangat kebersamaan dan penghormatan terhadap leluhur. Nilai-nilai adat inilah yang membentuk jati diri masyarakat Sungai Penuh. Karena itu, ia mengajak seluruh luhah dan warga berpartisipasi aktif agar Kenduri SKO 2026 berlangsung sukses dan berkesan.

Baca Juga :  Kabar Baik Guru PPPK, Status Penuh Tahun 2027

Berbagai kegiatan pendukung telah dimulai. Masyarakat berlatih tari tradisional (tari iyo-iyo), pencak silat, serta membuat baju adat. Mereka juga menyiapkan calon pemangku adat yang akan diangkat pada puncak acara nanti.

Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama dari generasi muda yang ingin mengenal kembali akar budayanya.

Dengan semangat gotong royong, masyarakat Sungai Penuh bertekad menjadikan Kenduri SKO 2026 sebagai simbol kebangkitan adat dan budaya. Kenduri ini menjadi pengingat bahwa nilai leluhur tetap hidup di tengah kemajuan zaman.

(VVR*)

Berita Terkait

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi
Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh
Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran
Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga
Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh
BPD Sungai Penuh Ikuti Bimtek Pengawasan Dana Desa
Hutri Randa Sambut Kunjungan Pangdam XX TIB Kerinci
Hardizal Hadiri Sertijab Kapolres Kerinci yang Baru
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Jumat Berkah Sungai Penuh, Tren Gen Horizon Berbagi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dinkes Sarolangun Pelajari Inovasi Kesehatan Sungai Penuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Alfin Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Semarak HUT TNI ke-81, Alfin Tekankan Kebersamaan Warga

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Kebakaran Siang Hari, Satu Rumah Terbakar di Sungai Penuh

Berita Terbaru

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB