Hipertensi Usia Muda Tingkatkan Risiko Jantung dan Ginjal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deteksi hipertensi sejak usia muda penting untuk mencegah risiko penyakit jantung dan ginjal

Deteksi hipertensi sejak usia muda penting untuk mencegah risiko penyakit jantung dan ginjal

Jakarta, Britakini.com — Sebagian anak muda masih merasa kuat dan yakin bisa terhindar dari berbagai penyakit. Namun, penelitian terbaru membuktikan bahwa kondisi tertentu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan ginjal sejak usia muda.

Hipertensi Jadi Faktor Risiko Utama

Para ahli menegaskan bahwa orang dewasa muda di bawah usia 40 tahun yang mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) menghadapi risiko lebih besar. Dokter spesialis kardiologi intervensi, Dr. Cheng-Han Chen, menyebut tekanan darah tinggi sebagai faktor utama penyebab berbagai penyakit serius.

Ia menjelaskan bahwa hipertensi meningkatkan risiko penyakit jantung dan ginjal. Ia juga menambahkan bahwa tekanan darah tinggi yang berlangsung lama sejak usia muda dapat memicu penyakit kardiovaskular dan gangguan ginjal lebih cepat saat memasuki usia paruh baya.

Baca Juga :  Harga emas Antam naik hari ini dipicu sentimen global

Data Global Perkuat Temuan

American Heart Association melaporkan bahwa hampir setengah orang dewasa di Amerika Serikat mengalami hipertensi. Organisasi ini juga mencatat bahwa kondisi tersebut menjadi penyebab utama penyakit kardiovaskular dan kematian dini di seluruh dunia.

Hipertensi pada Anak Muda Sering Diabaikan

Ahli kardiologi Karishma Patwa menilai banyak orang masih mengabaikan hipertensi pada usia muda. Ia mengatakan bahwa orang cenderung hanya memantau tanpa mengambil tindakan. Ia menegaskan bahwa temuan ini mendorong tenaga medis untuk memulai skrining dan penanganan lebih awal, tanpa menunggu usia paruh baya.

Metode Penelitian

Peneliti melibatkan 291.887 orang dewasa dari data Layanan Asuransi Kesehatan Nasional Korea. Mereka memilih peserta yang berusia 30 tahun di awal penelitian dan tidak memiliki riwayat penyakit jantung atau ginjal. Selanjutnya, peneliti memantau peserta hingga usia 40 tahun.

Baca Juga :  Update Harga Emas Pegadaian Antam UBS Galeri24

Risiko Meningkat Seiring Waktu

Peneliti menemukan bahwa peserta yang mengalami hipertensi secara konsisten antara usia 30 hingga 40 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan ginjal setelah usia 40 tahun.

Peneliti juga mencatat bahwa kenaikan tekanan darah sistolik sekitar 10 mmHg selama 10 tahun meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 27 persen dan penyakit ginjal sebesar 22 persen. Selain itu, kenaikan tekanan darah diastolik sekitar 5 mmHg dalam periode yang sama meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 20 persen dan penyakit ginjal sebesar 16 persen.

(Ven*)

Berita Terkait

Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din
Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami
Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar
Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya
Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong
Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman
Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:00 WIB

Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:00 WIB

Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00 WIB

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong

Berita Terbaru

BCA dan Pegadaian meluncurkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi dan situs web myBCA.(Foto : kompas.com/PEXELS/ZLATAKY.CZ)

Ekonomi

BCA Luncurkan Tabungan Emas, Investasi Mulai Rp10.000

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:00 WIB

Rupiah diprediksi melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026.(Foto : Bisnis/Himawan L Nugraha)

Ekonomi

Rupiah Tertekan, Ini Prediksi Dolar AS Hari Ini

Jumat, 14 Agu 2026 - 09:00 WIB

Muhammadiyah menerbitkan fatwa tentang aset kripto.(Foto: Shutterstock/detik.com)

Ekonomi

Fatwa Muhammadiyah Soal Kripto, Investor Wajib Tahu

Jumat, 14 Agu 2026 - 01:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di fasilitas produksi Alva, Cikarang, Bekasi.(Foto : Eva/detikcom)

Nasional

Prabowo Dorong Industri Motor Listrik Nasional Indonesia

Kamis, 13 Agu 2026 - 23:00 WIB

Ilustrasi rupiah dan dolar AS saat nilai tukar rupiah mengalami pelemahan.( Foto : Ilustrasi AI )

Ekonomi

Rupiah Tertekan, Dolar AS Pulih, Investor Waspada

Kamis, 13 Agu 2026 - 13:00 WIB