PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Zudan Arif Fakrullah selaku Kepala BKN memberikan penjelasan dalam diskusi mengenai kebijakan perumahan ASN dan PPPK di lingkungan Badan Kepegawaian Negara.(Foto Humas BKN)

Prof. Zudan Arif Fakrullah selaku Kepala BKN memberikan penjelasan dalam diskusi mengenai kebijakan perumahan ASN dan PPPK di lingkungan Badan Kepegawaian Negara.(Foto Humas BKN)

Jakarta, Britakini.com – Pemerintah memastikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetap berhak mengikuti program perumahan ASN seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pemerintah juga membuka akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan tenor 10 hingga 30 tahun meskipun PPPK bekerja dengan sistem kontrak lima tahun.H

Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrullah, menegaskan bahwa PPPK memiliki hak yang sama seperti PNS dalam program perumahan ASN. Ia menambahkan bahwa status kontrak tidak mengurangi kesempatan PPPK untuk memiliki rumah.

Kekhawatiran PPPK terhadap Akses KPR

Asosiasi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja Indonesia (AP3KI) menerima banyak pertanyaan dari PPPK mengenai peluang memiliki rumah melalui skema ASN. Banyak pegawai menyampaikan kekhawatiran karena bank mempertimbangkan masa kerja kontrak saat menilai pengajuan KPR jangka panjang.

Pengurus AP3KI, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa PPPK mempertanyakan akses fasilitas perumahan ASN. Ia menyebutkan bahwa banyak PPPK khawatir pengajuan KPR ditolak karena kontrak kerja hanya lima tahun, meskipun masih bisa diperpanjang.

Baca Juga :  Kabar Pengurangan PPPK Picu Kekhawatiran, BKN Beri Penjelasan

Pemerintah dan BTN Kembangkan Skema KPR ASN

KORPRI bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk menghadirkan pembiayaan perumahan ASN. BTN menyusun skema KPR dengan tenor hingga 30 tahun guna membantu ASN, baik PNS maupun PPPK, memiliki rumah.

Pemerintah merancang program ini untuk mendukung target pembangunan tiga juta rumah bagi ASN. Prof. Zudan menilai program ini penting karena banyak ASN belum memiliki rumah dan membutuhkan akses pembiayaan yang lebih mudah.

Kondisi Kepemilikan Rumah ASN

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sekitar 6,7 juta ASN bekerja di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 22 persen ASN yang sudah memiliki rumah, sedangkan 78 persen lainnya masih belum memiliki hunian sendiri.

KORPRI melihat kondisi ini sebagai tantangan besar. Karena itu, KORPRI mengembangkan program perumahan ASN agar pegawai bisa memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

Baca Juga :  Honda City Facelift India Tawarkan Fitur Modern Irit

BTN Perkuat Akses Pembiayaan Hunian

Direktur Utama BTN, Nixon L. P. Napitupulu, menyebut ASN sebagai segmen penting dalam pembiayaan perumahan nasional. BTN bersama KORPRI merancang skema KPR yang lebih fleksibel dengan tenor hingga 30 tahun.

BTN berkomitmen memberikan kemudahan akses pembiayaan agar ASN bisa memiliki rumah dengan skema yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.

Program Kesejahteraan ASN Diperluas

KORPRI tidak hanya fokus pada perumahan, tetapi juga memperluas program pengembangan ASN. KORPRI mendorong ASN untuk meningkatkan pendidikan karena masih banyak yang belum menempuh jenjang S1.

Selain itu, KORPRI mengembangkan layanan kesehatan melalui program Toktok Health dan merencanakan penguatan rumah sakit KORPRI yang terhubung dengan kawasan perumahan ASN.

Prof. Zudan mengajak PPPK untuk bergabung dalam KORPRI agar mereka dapat memperjuangkan kesejahteraan secara lebih efektif dan terarah. (Ven*)

Berita Terkait

InJourney Airports Hadirkan Keseruan Liburan Untuk Keluarga
BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima
Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos
Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar
Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat
SAPA UMKM: Fitur, Cara Daftar, dan Peluang Usaha
Pertamina Dorong Energi Bersih Indonesia Berkelanjutan
Idul Adha 2026 Diperkirakan Berlangsung Pada 27 Mei
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:00 WIB

InJourney Airports Hadirkan Keseruan Liburan Untuk Keluarga

Jumat, 5 Juni 2026 - 01:00 WIB

BGN Efisiensi Anggaran MBG Tanpa Kurangi Penerima

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:00 WIB

Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat

Berita Terbaru

Harga emas Pegadaian hari ini terpantau stabil untuk produk Antam, UBS, dan Galeri 24(Foto : Dok Pegadaian)

Ekonomi

Harga Emas Pegadaian Terbaru Hari Ini, Antam UBS Stabil

Jumat, 17 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teh chamomile hangat menjadi salah satu minuman alami yang membantu tubuh lebih rileks sebelum tidur.(Foto : Pixabay/Полина Андреева)

Kesehatan

Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami

Kamis, 16 Jul 2026 - 03:00 WIB

Perwakilan PT TASPEN menyerahkan santunan JKK kepada ahli waris PPPK Nurijah di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.(Foto : Arsp Foto Taspen)

Ekonomi

Manfaat JKK TASPEN Rp832 Juta Meski Kepesertaan Singkat

Kamis, 16 Jul 2026 - 01:00 WIB

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (kanan) bersama jajaran saat konferensi pers memaparkan pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara di Jakarta, 2026.(Foto : Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Wisata

Kunjungan Wisman Meningkat, Pariwisata Indonesia Stabil

Rabu, 15 Jul 2026 - 23:00 WIB

Nissan Tekton tampil dengan desain SUV tangguh dan modern, resmi meluncur di India dengan harga mulai Rp 199 jutaan.(Foto: Dok. Nissan)

Teknologi

Harga Nissan Tekton SUV Baru Irit Fitur Lengkap

Rabu, 15 Jul 2026 - 21:00 WIB