Britakini.com — Banyak orang menjaga kesehatan ginjal dengan minum air putih, membatasi garam, dan tidak sembarangan mengonsumsi obat. Namun, sebagian kebiasaan yang dianggap sehat justru dapat merusak ginjal jika dilakukan terus-menerus.
1. Mengonsumsi Protein Secara Berlebihan
Banyak orang meningkatkan konsumsi protein karena ingin membentuk otot lebih cepat. Namun, tubuh justru membebani ginjal ketika seseorang mengonsumsi protein terlalu banyak. Ginjal kemudian bekerja lebih keras untuk menyaring protein dari darah.
Sebagian orang yang rutin mengonsumsi protein shake tidak menyadari risiko ini. Para ahli menyarankan agar seseorang menjaga asupan protein sekitar 0,8–1 gram per kilogram berat badan. Mereka juga mendorong masyarakat untuk mengganti sebagian protein hewani dengan protein nabati seperti kacang-kacangan, kedelai, dan lentil, terutama bagi penderita gangguan ginjal.
2. Mengonsumsi Suplemen Tanpa Pengawasan Dokter
Banyak orang mengonsumsi suplemen tanpa mempertimbangkan dosis dan kondisi tubuh. Namun, penggunaan suplemen berlebihan justru memicu gangguan pada ginjal.
Beberapa zat seperti kunyit, vitamin C, dan kalsium dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Selain itu, vitamin D dapat memperburuk kondisi penderita penyakit ginjal kronis, terutama ketika berinteraksi dengan obat tertentu.
Sementara itu, sebagian suplemen herbal mengandung kalium tinggi yang dapat membahayakan ginjal. Karena itu, seseorang perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen apa pun.
3. Mengonsumsi Teh Detoks Secara Berlebihan
Banyak orang minum teh detoks untuk membersihkan tubuh atau menurunkan berat badan dengan cepat. Namun, teh ini justru meningkatkan produksi urine secara berlebihan karena efek diuretiknya.
Kondisi tersebut menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan mengalami ketidakseimbangan elektrolit. Selain itu, banyak produk teh detoks tidak memiliki takaran bahan yang jelas sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Padahal, tubuh sudah memiliki sistem detoks alami melalui ginjal. Seseorang cukup mendukungnya dengan mengonsumsi makanan sehat, cukup serat, dan menjaga hidrasi yang seimbang.
4. Minum Air Terlalu Banyak dalam Waktu Singkat
Banyak orang berpikir semakin banyak minum air maka semakin sehat tubuhnya. Namun, tubuh justru mengalami gangguan ketika seseorang minum air terlalu banyak dalam waktu singkat.
Ginjal tidak mampu memproses cairan secara cepat jika asupan air masuk terlalu berlebihan. Akibatnya, kadar natrium dalam darah menjadi terlalu encer.
Kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan cairan tubuh. Dalam kasus berat, tubuh bisa mengalami pembengkakan dan gangguan pada otak.
Kesimpulan
Seseorang perlu menjaga kesehatan ginjal dengan cara yang seimbang. Ia tidak hanya mengandalkan konsumsi air putih, tetapi juga mengatur pola makan, menggunakan suplemen secara bijak, dan menghindari kebiasaan berlebihan yang membebani kerja ginjal. (Ven*)









