Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi berbagai minuman pagi seperti kopi, teh, jus, dan soda di atas meja (Foto : pexels.com/Jim )

Ilustrasi berbagai minuman pagi seperti kopi, teh, jus, dan soda di atas meja (Foto : pexels.com/Jim )

Jakarta, Britakini.com — Setiap orang perlu memulai hari dengan asupan yang tepat agar tubuh tetap sehat, terutama sistem pencernaan. Namun, banyak orang masih mengonsumsi minuman pagi yang justru berdampak buruk saat perut masih kosong. Akibatnya, kebiasaan ini memicu gangguan ringan hingga masalah kesehatan yang lebih serius.

Oleh karena itu, setiap orang perlu memilih minuman pagi dengan lebih bijak. Dengan langkah ini, seseorang dapat mencegah iritasi lambung, lonjakan gula darah, serta gangguan penyerapan nutrisi. Selain itu, pola minum yang tepat juga menjaga energi tubuh tetap stabil sepanjang hari.

Minuman Berkafein

Kopi: Meningkatkan Produksi Asam Lambung

Banyak orang mengawali pagi dengan kopi. Namun, ketika seseorang minum kopi saat perut kosong, kopi merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam. Kondisi ini kemudian memicu rasa perih, mual, dan gangguan pencernaan. Selain itu, kopi juga meningkatkan kecemasan dan memicu dehidrasi pada sebagian orang. Karena itu, sebaiknya seseorang mengonsumsi kopi setelah sarapan.

Teh: Menghambat Penyerapan Zat Besi

Kandungan kafein dan tanin dalam teh dapat mengiritasi lambung ketika seseorang mengonsumsinya tanpa makanan. Selain itu, zat tersebut menghambat tubuh dalam menyerap zat besi yang penting bagi kesehatan. Jika kondisi ini terjadi terus-menerus, risiko gangguan kesehatan jangka panjang dapat meningkat.

Baca Juga :  Isuzu Panther Mini 2026 Resmi Jadi MPV Keluarga

Minuman Asam dan Manis

Jus Buah Sitrus: Mengiritasi Dinding Lambung

Jus jeruk, lemon, dan grapefruit mengandung asam tinggi. Saat seseorang meminumnya dalam keadaan perut kosong, asam langsung mengenai dinding lambung dan memicu iritasi. Akibatnya, mual dan kram dapat muncul, terutama pada penderita maag. Oleh karena itu, lebih baik seseorang mengonsumsi buah utuh setelah makan.

Minuman Manis dan Jus Kemasan: Mengganggu Keseimbangan Gula Darah

Minuman manis dan jus kemasan menaikkan kadar gula darah dengan cepat. Setelah itu, tubuh menurunkan kadar gula secara drastis sehingga seseorang merasa lemas, pusing, dan cepat lapar. Selain itu, kebiasaan ini meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2.

Minuman Berkarbonasi dan Energi

Bersoda: Menyebabkan Kembung

Minuman bersoda mengandung gas dan gula tinggi. Saat seseorang meminumnya saat perut kosong, gas menumpuk di dalam lambung dan menyebabkan kembung. Selain itu, asam dalam soda merusak enamel gigi. Oleh karena itu, konsumsi soda sebaiknya dibatasi.

Minuman Berenergi: Membebani Tubuh

Minuman berenergi mengandung kafein, gula, taurin, dan guarana. Kombinasi ini meningkatkan detak jantung dan tekanan darah secara signifikan. Jika seseorang mengonsumsinya saat perut kosong, tubuh lebih mudah mengalami mual, nyeri lambung, dan gangguan tidur.

Baca Juga :  Petai Mentah dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh Alami

Produk Susu dan Alkohol

Susu Sapi: Mengganggu Sistem Pencernaan

Sebagian orang tidak dapat mencerna laktosa dengan baik. Saat seseorang mengonsumsi susu tanpa makanan, tubuh bereaksi dengan kembung, gas, atau diare. Selain itu, susu juga menghambat tubuh dalam menyerap mineral seperti zat besi dan seng.

Minuman Beralkohol: Merusak Fungsi Tubuh

Alkohol yang seseorang konsumsi di pagi hari saat perut kosong menurunkan kadar gula darah dengan cepat. Selain itu, alkohol mengganggu fungsi otak dan koordinasi tubuh. Jika kebiasaan ini terus terjadi, risiko kerusakan hati, pankreas, dan sistem kardiovaskular meningkat.

Pertanyaan Seputar Minuman Pagi

Mengapa kopi tidak dianjurkan saat perut kosong?
Kopi merangsang lambung untuk memproduksi lebih banyak asam sehingga memicu perih, mual, dan gangguan pencernaan.

Apa dampak jus sitrus di pagi hari?
Asam tinggi dalam jus sitrus mengiritasi lambung dan memperburuk gejala maag.

Apakah minuman manis aman saat perut kosong?
Tidak aman, karena minuman manis menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis.

Apakah susu aman diminum saat perut kosong?
Tidak selalu aman, terutama bagi orang yang tidak dapat mencerna laktosa dengan baik. (Ven*)

Berita Terkait

Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya
Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman
Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya
Dokter Tegaskan Nyeri Leher Bukan Tanda Kolesterol Tinggi
Nyeri Leher Belakang Belum Tentu Tanda Kolesterol Tinggi
Kenali Perbedaan Serangan Jantung dan Masuk Angin Sejak Dini
Jus Alami Bantu Jaga Fungsi dan Kesehatan Ginjal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 01:00 WIB

Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:00 WIB

Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:00 WIB

Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya

Berita Terbaru

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

Senin, 8 Jun 2026 - 15:00 WIB