Jakarta, iNBrita.com — Kekurangan kalsium meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Tubuh membutuhkan kalsium untuk menjaga fungsi organ tetap berjalan dengan baik.
Mengapa Kekurangan Kalsium Berbahaya?
Pada tahap awal, tubuh sering tidak menunjukkan gejala. Tubuh langsung mengambil cadangan kalsium dari tulang untuk menjaga kadar kalsium dalam darah tetap stabil. Jika kondisi ini terus berlangsung, risiko gangguan seperti osteoporosis akan meningkat.
Tanda-Tanda Kekurangan Kalsium
Berikut beberapa tanda kekurangan kalsium yang sering tidak disadari:
Otot sering kram atau kejang
Kalsium membantu otot berkontraksi dan relaksasi. Saat kadar kalsium menurun, otot tidak bekerja dengan optimal. Kondisi ini membuat otot mudah kram, berkedut, atau terasa kaku. Gejala ini sering muncul di kaki dan tangan. Pada kondisi berat, tubuh bisa mengalami kejang.
Kesemutan dan mati rasa
Kalsium berperan dalam mengirim sinyal saraf ke seluruh tubuh. Saat kadarnya turun, saraf tidak bekerja dengan baik. Kondisi ini memicu kesemutan atau mati rasa pada tangan, kaki, dan area sekitar mulut. Jika gejala ini muncul bersama kejang atau penurunan kesadaran, segera periksa ke dokter.
Sulit fokus dan mudah lupa
Kalsium juga mendukung fungsi otak. Kekurangan kalsium membuat seseorang sulit berkonsentrasi dan mudah lupa. Dalam kondisi tertentu, tubuh juga bisa mengalami perubahan suasana hati, depresi, hingga halusinasi.
Tulang dan gigi menjadi rapuh
Saat asupan kalsium tidak cukup, tubuh mengambil kalsium dari tulang. Kondisi ini menurunkan kepadatan tulang dan meningkatkan risiko patah tulang. Gigi juga menjadi lebih rapuh karena kehilangan komponen pentingnya.
Kuku mudah patah dan kulit kering
Kekurangan kalsium memengaruhi kondisi kuku, rambut, dan kulit. Kuku menjadi tipis dan mudah patah. Rambut tumbuh lebih lambat. Kulit terasa kering dan rapuh. Jika gejala ini muncul bersamaan, kamu perlu lebih waspada.
Kebutuhan Kalsium Harian
Penuhi kebutuhan kalsium setiap hari untuk mencegah kekurangan. Orang dewasa membutuhkan sekitar 1.000 mg kalsium per hari. Sementara itu, orang berusia di atas 50 tahun membutuhkan sekitar 1.200 mg per hari.
Sumber Kalsium dalam Makanan
Kamu bisa mendapatkan kalsium dari berbagai makanan. Konsumsi susu, yogurt, dan keju secara rutin. Tambahkan ikan sarden dan salmon ke dalam menu. Kamu juga bisa memilih tahu, kacang-kacangan, biji-bijian, kale, brokoli, dan kacang merah. Beberapa produk seperti sereal dan minuman juga mengandung tambahan kalsium.
Pentingnya Vitamin D
Tubuh membutuhkan vitamin D untuk menyerap kalsium dengan maksimal. Dapatkan vitamin D dari sinar matahari pagi. Konsumsi juga ikan berlemak, telur, jamur, dan produk fortifikasi.
Gaya Hidup untuk Menjaga Kesehatan Tulang
Jaga kesehatan tulang dengan gaya hidup sehat. Rutin berolahraga dan pertahankan berat badan ideal. Hindari konsumsi alkohol dan rokok. Dengan langkah ini, kamu bisa menjaga kadar kalsium tetap cukup dan mengurangi risiko gangguan kesehatan. (Ven*)









