Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Britakini.com Baterai menjadi komponen utama pada mobil hybrid maupun kendaraan listrik (EV). Komponen ini tidak hanya menyuplai tenaga, tetapi juga memiliki biaya penggantian yang cukup mahal. Karena itu, pemilik kendaraan perlu menjaga kondisi baterai agar tetap optimal dan memiliki usia pakai yang panjang. Namun, banyak pengguna tanpa sadar melakukan kebiasaan yang justru mempercepat penurunan performa baterai.

Kebiasaan buruk yang mempercepat kerusakan

Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, menjelaskan bahwa baterai mobil hybrid dan EV cepat rusak karena pemilik tidak melakukan perawatan rutin. Ia menegaskan bahwa pengabaian perawatan membuat usia baterai menjadi lebih pendek.

Banyak pemilik kendaraan menganggap baterai tidak perlu diperiksa selama mobil masih berfungsi normal. Padahal, pemilik perlu melakukan pengecekan rutin untuk memastikan kondisi sel baterai, sistem pendingin, serta komponen pendukung lainnya tetap bekerja dengan baik. Dengan perawatan yang tepat, teknisi dapat mendeteksi potensi kerusakan lebih awal sebelum berkembang menjadi masalah besar.

Baca Juga :  Veloz Hybrid EV Jadi MPV Ramah Lingkungan Baru

Kebiasaan sering tes akselerasi

Selain kurang perawatan, Yogig juga menjelaskan bahwa sebagian pengguna sering menguji performa mobil dengan melakukan akselerasi penuh. Ia mencontohkan pengemudi yang ingin mengetahui seberapa cepat mobil dapat mencapai 100 km/jam dari kondisi diam.

Saat pengemudi melakukan akselerasi penuh, baterai mengalirkan daya besar untuk menggerakkan motor listrik. Kondisi ini menyebabkan tegangan baterai turun sementara. Namun, ketika pengemudi melepas pedal gas, tegangan baterai kembali normal.

Yogig menjelaskan bahwa penurunan voltase saat akselerasi merupakan kondisi wajar karena baterai bekerja lebih keras mengeluarkan arus besar. Setelah beban berkurang, voltase kembali naik ke kondisi stabil.

Baca Juga :  Harga Honda BeAT dan Yamaha Gear 125 Mei 2026

Risiko saat baterai hampir habis

Yogig menambahkan bahwa kondisi berbahaya dapat terjadi ketika pengemudi terus melakukan akselerasi saat baterai hampir habis. Jika kapasitas baterai berada di sekitar 20 persen dan terus dipaksa bekerja keras, salah satu sel baterai dapat mencapai batas minimum.

Jika hal itu terjadi, sistem Battery Management System (BMS) akan memutus aliran listrik untuk melindungi baterai dari kerusakan. Akibatnya, mobil dapat mati total sebagai bentuk perlindungan sistem.

Namun, Yogig menegaskan bahwa akselerasi penuh dalam waktu singkat tidak memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan baterai. (Ven*)

Berita Terkait

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok
Pompa Angin Elektrik Portable Terbaik untuk Perjalanan Aman
Asus Hadirkan Laptop AI Super dan Copilot+ PC Terbaru
Suzuki S-Presso Mobil Compact Bergaya SUV Irit dan Modern
Harga BYD M6 Tak Berubah, Minat Pasar Terus Meningkat
Chery dan Nissan Sepakati Produksi Mobil di Sunderland
Cara Mudah Hapus Aplikasi Tak Terpakai di HP
Harga Suzuki Fronx 2026 dan Keunggulan SUV Hybrid Modern
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

Pompa Angin Elektrik Portable Terbaik untuk Perjalanan Aman

Senin, 8 Juni 2026 - 07:00 WIB

Asus Hadirkan Laptop AI Super dan Copilot+ PC Terbaru

Minggu, 7 Juni 2026 - 21:00 WIB

Suzuki S-Presso Mobil Compact Bergaya SUV Irit dan Modern

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:00 WIB

Harga BYD M6 Tak Berubah, Minat Pasar Terus Meningkat

Berita Terbaru

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan kebijakan terbaru pembatasan pembelian dolar AS dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur, Jakarta, Kamis (18/6/2026).(Foto: Andhika Prasetia/detikFoto)

Ekonomi

BI Resmi Batasi Pembelian Dolar AS Mulai Juli 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 22:00 WIB

Wako Sungai Penuh Alfin menghadiri dan memberikan sambutan pada Wisuda XII IAIN Kerinci di Aula Digital Perpustakaan IAIN Kerinci, Kamis (18 Juni 2026).

Sungai Penuh

Wako Alfin Dorong Wisudawan IAIN Hadapi Era Digital

Kamis, 18 Jun 2026 - 17:00 WIB

Foto: dok. InJourney Airports

Nasional

InJourney Airports Hadirkan Keseruan Liburan Untuk Keluarga

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:00 WIB

Harga emas Antam hari ini naik tipis menjadi Rp2.733.000 per gram pada 17 Juni 2026.(Foto: Robert Lens/Pexels


Baca artikel detikfinance,

Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Tembus Rp2,73 Juta

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:00 WIB

Suplemen minyak ikan mengandung omega-3 yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, otak, dan mengontrol kolesterol.( Foto : https://www.naturalfarm.id)

Kesehatan

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Senin, 15 Jun 2026 - 21:00 WIB