Kenali Perbedaan Serangan Jantung dan Masuk Angin Sejak Dini

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nyeri dada yang terasa berat dan menjalar bisa menjadi tanda serangan jantung yang sering disalahartikan sebagai masuk angin

Nyeri dada yang terasa berat dan menjalar bisa menjadi tanda serangan jantung yang sering disalahartikan sebagai masuk angin

Jakarta, Britakini.com — Banyak orang menganggap gejala serangan jantung sebagai masuk angin. Padahal, dunia medis tidak mengenal istilah masuk angin. KBBI menjelaskan bahwa masuk angin merujuk pada kondisi meriang, yaitu saat tubuh terasa tidak enak karena kurang sehat atau sedikit demam.

Kesalahan persepsi ini sering membuat seseorang terlambat mendapatkan penanganan yang tepat. Karena itu, setiap orang perlu memahami perbedaan gejala serangan jantung dan masuk angin.

Perbedaan Gejala Serangan Jantung dan Masuk Angin

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Melisa Aziz, SpJP, menjelaskan bahwa masuk angin umumnya tidak menimbulkan nyeri dada. Namun, penderita tetap bisa mengalami sesak napas, sehingga kondisi ini kerap membingungkan.

Sebaliknya, serangan jantung menimbulkan nyeri dada berat. Penderita merasakan nyeri tersebut seperti ditekan atau ditindih benda besar. Dalam beberapa kasus, penderita juga merasakan nyeri di ulu hati atau bagian tengah perut. Banyak orang kemudian mengira kondisi ini sebagai gangguan pencernaan.

Baca Juga :  Air Kunyit Mentah Bantu Jaga Kesehatan Tubuh Alami

Jika gejala muncul secara tiba-tiba, tidak berkaitan dengan makanan, dan disertai muntah—terutama pada orang dengan faktor risiko atau usia lanjut—pasien harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Gejala Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain nyeri dada, penderita serangan jantung sering mengalami sesak napas secara mendadak. Beberapa orang juga merasakan jantung berdebar seperti setelah berlari. Kondisi ini sering muncul bersama mual dan muntah.

Penderita juga mengeluarkan keringat dingin dalam jumlah banyak, seperti setelah melakukan aktivitas berat. Gejala ini menjadi tanda penting yang tidak boleh diabaikan.

Karena gejalanya sering menyerupai masuk angin, setiap orang harus segera mencari bantuan medis dan tidak menunda pemeriksaan. Penanganan yang cepat dapat meningkatkan peluang keselamatan.

Gejala Klasik Serangan Jantung

Dokter dr. Muhammad Yamin SpPJ (K) menjelaskan bahwa serangan jantung biasanya menimbulkan nyeri di tengah dada. Nyeri tersebut dapat menjalar ke leher atau lengan kiri.

Baca Juga :  Walikota Alfin menyampaikan rancangan KUA-PPAS 2026

Aktivitas fisik, olahraga, atau emosi sering memicu munculnya gejala ini. Meski begitu, sekitar 5–10 persen penderita menunjukkan gejala yang tidak khas. Karena itu, setiap orang tetap perlu waspada.

Apa yang Dimaksud dengan Masuk Angin?

Masyarakat menggunakan istilah masuk angin untuk menggambarkan kumpulan gejala yang mirip flu atau influenza akibat infeksi virus atau bakteri.

Penderita biasanya merasa tidak enak badan (malaise), mudah lelah, serta mengalami nyeri sendi (arthralgia) dan nyeri otot (myalgia). Tubuh merespons infeksi ini melalui sistem imun.

Dalam kondisi normal, tubuh dapat melawan influenza secara alami karena penyakit ini bersifat self-limiting. Virus biasanya hanya menyerang saluran pernapasan.

Namun, pada orang dengan daya tahan tubuh lemah, virus dapat masuk ke peredaran darah dan memperburuk kondisi. Akibatnya, infeksi berkembang dan menimbulkan gejala seperti demam, lemas, nyeri sendi, dan nyeri otot. (Ven*)

Berita Terkait

Waspada Kabut Asap, Ini Gejala ISPA yang Perlu Dikenali
Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din
Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami
Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar
Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya
Hindari 8 Minuman Ini Saat Pagi Perut Kosong
Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal
Cara Alami Efektif Menurunkan Kolesterol Secara Aman
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Waspada Kabut Asap, Ini Gejala ISPA yang Perlu Dikenali

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:00 WIB

Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:00 WIB

Minuman Sebelum Tidur Ampuh Atasi Insomnia Secara Alami

Senin, 15 Juni 2026 - 21:00 WIB

Panduan Minum Minyak Ikan Dewasa yang Benar

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:00 WIB

Telur Omega-3 dan Kolesterol Ini Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa memimpin rapat kerja gabungan pembahasan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Humas Dprd Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Anggaran APBD 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama pimpinan DPRD menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Pemkot dan DPRD Sungai Penuh Sepakati KUA PPAS 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Wali Kota Alfin Tinjau Progres Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

Sungai Penuh

SMPN 8 Sungai Penuh Dukung Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi deposito perbankan BUMN dan perbandingan bunga BRI, BNI, serta Bank Mandiri pada Agustus 2026.(Foto: deposito)

Ekonomi

Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus

Senin, 31 Agu 2026 - 13:00 WIB