Dolar AS Menguat Tipis Rupiah Masih Tertekan Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi dolar AS dan rupiah yang menunjukkan pergerakan nilai tukar di pasar keuangan.(Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikfoto)

Ilustrasi dolar AS dan rupiah yang menunjukkan pergerakan nilai tukar di pasar keuangan.(Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikfoto)

Jakarta, Britakini.comNilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat pada perdagangan Jumat (29/5). Pelaku pasar tetap mendorong penguatan dolar AS meskipun mata uang tersebut sempat melemah saat awal pembukaan.

Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS sempat turun 0,05% ke level Rp 17.836,5. Namun, pelemahan tersebut tidak berlangsung lama. Pelaku pasar segera kembali membeli dolar AS sehingga nilainya berbalik menguat 0,04% ke level Rp 17.853 pada pukul 09.12 WIB.

Pada penutupan perdagangan Kamis (28/5), pasar menempatkan dolar AS di level Rp 17.845. Sepanjang tahun 2026, rupiah telah melemah sebesar 6,93%. Kondisi ini menunjukkan tekanan eksternal masih membebani mata uang negara berkembang, termasuk Indonesia.

Baca Juga :  Wako Alfin Dorong Wisudawan IAIN Hadapi Era Digital

Analis memproyeksikan pergerakan dolar AS hari ini berada dalam kisaran Rp 17.813 hingga Rp 17.837. Rentang ini mencerminkan volatilitas yang masih tinggi, seiring pelaku pasar terus mencermati sentimen global dan arah kebijakan ekonomi Amerika Serikat.

Di pasar global, dolar AS justru melemah terhadap sejumlah mata uang utama. Dolar AS turun 0,03% terhadap euro (EUR) dan poundsterling (GBP), yang menandakan tekanan dari kawasan Eropa dan Inggris.

Baca Juga :  BGN Temukan Rekening Ganda SPPG, Selamatkan Rp311 Miliar

Selain itu, dolar AS juga melemah terhadap dolar Kanada (CAD) sebesar 0,01% dan dolar Australia (AUD) sebesar 0,04%. Pergerakan ini menunjukkan sebagian investor mulai beralih ke mata uang berbasis komoditas.

Dolar AS juga melemah terhadap franc Swiss (CHF) sebesar 0,01%. Namun, di sisi lain, dolar AS masih menguat terhadap yen Jepang (JPY) sebesar 0,04%.

Pergerakan yang beragam ini menunjukkan pelaku pasar global masih mencari arah yang jelas di tengah dinamika ekonomi dunia. (Ven*)

Berita Terkait

Harga Emas Antam Terbaru, Cek Harga Hari Ini
Cadangan Emas Bank Sentral Naik, Ini Strategi Investasinya
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30 Ribu
Panduan Tabungan Emas myBCA: Cara Beli dan Jual
Harga Emas Antam Hari Ini Capai Rp2,67 Juta
Kurs Dolar AS Hari Ini Turun ke Rp17.631
Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus
Rupiah Anjlok, Ini Kurs Dolar Empat Bank Besar
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Antam Terbaru, Cek Harga Hari Ini

Minggu, 6 September 2026 - 13:00 WIB

Cadangan Emas Bank Sentral Naik, Ini Strategi Investasinya

Sabtu, 5 September 2026 - 05:00 WIB

Panduan Tabungan Emas myBCA: Cara Beli dan Jual

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Capai Rp2,67 Juta

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini Turun ke Rp17.631

Berita Terbaru

Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur dengan kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 144 Hz.(Foto : Motorola)

Teknologi

Motorola Edge 70 Plus: Kamera 200 MP, Harga Fantastis

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:00 WIB

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi fasilitas produksi kendaraan BYD untuk pasar Indonesia.(Foto : Arief A/Liputan6.com)

Teknologi

BYD Produksi Lokal, Ini Fakta Harga Mobil Terbaru

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:00 WIB

Hengdian World Studio menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek sendiri.(Foto : Ilustrasi Papan Slate Film (Pixabay)

Wisata

Wisatawan China Kini Bisa Jadi Bintang Drama

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Terbaru, Cek Harga Hari Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Cadangan Emas Bank Sentral Naik, Ini Strategi Investasinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:00 WIB