Jakarta, Britakini.com – Penjualan Nissan di Indonesia terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Berikut rangkuman tren penjualannya selama enam tahun terakhir.
Nissan Pernah Masuk 10 Besar
Enam tahun lalu, Nissan masih masuk dalam daftar 10 besar mobil terlaris di Indonesia. Saat itu, merek mobil asal China belum banyak meramaikan pasar. Hanya Wuling yang mewakili pabrikan China di posisi tersebut. Nissan dan Wuling pun bersaing ketat dan bergantian menempati posisi kesembilan dan kesepuluh.
Penurunan Dimulai Sejak 2020
Seiring waktu, posisi Nissan terus melemah. Nissan tidak menghadirkan banyak produk baru, sementara merek-merek asal China semakin agresif masuk ke pasar. Kondisi ini membuat Nissan keluar dari daftar 10 besar.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan tren penurunan tajam sejak 2020. Pada 2020, Nissan menjual 7.408 unit secara retail. Pada 2021, penjualan turun menjadi 6.185 unit. Memasuki 2022, penjualan kembali merosot tajam menjadi 3.529 unit.
Penjualan Terus Turun hingga 2025
Pada 2023, Nissan hanya mencatat penjualan 1.824 unit sepanjang tahun. Tren penurunan berlanjut pada 2024 dengan 1.427 unit, lalu turun lagi menjadi 941 unit pada 2025.
Saat itu, Nissan menjual beberapa model seperti Livina, Serena e-Power, Kicks e-Power, Leaf, X-Trail e-Power, Terra, dan Magnite.
Tahun 2026 Belum Pulih
Memasuki 2026, Nissan belum menunjukkan tanda pemulihan. Selama Januari hingga April 2026, Nissan hanya menjual 144 unit secara retail. Rata-rata penjualan bulanan bahkan tidak mencapai 50 unit. Padahal, enam tahun lalu, Nissan mampu menjual lebih dari 500 unit per bulan.
Data Penjualan Nissan 2020–2026
Berikut data penjualan Nissan di Indonesia:
- Jan–Apr 2026
Wholesales: 106 unit
Retail sales: 144 unit - 2025
Wholesales: 1.041 unit
Retail sales: 941 unit - 2024
Wholesales: 1.377 unit
Retail sales: 1.427 unit - 2023
Wholesales: 1.639 unit
Retail sales: 1.824 unit - 2022
Wholesales: 2.413 unit
Retail sales: 3.529 unit - 2021
Wholesales: 3.177 unit
Retail sales: 6.185 unit - 2020
Wholesales: 10.849 unit
Retail sales: 7.408 unit
Indomobil: Nissan Harus Segera Berbenah
Board of Director Indomobil Group, Andrew Nasuri, menilai Nissan kurang agresif di pasar Indonesia. Ia menyebut keputusan prinsipal tidak sesuai dengan kebutuhan pasar lokal.
“Nissan harus berubah. Mobil Jepang masih punya peluang besar. Produk dan engineering Nissan sebenarnya bagus, tetapi mereka salah langkah sehingga Indomobil ikut terdampak. Sekarang Nissan harus menyusun strategi comeback, dan kami sudah memberikan masukan kepada prinsipal,” ujar Andrew. (Ven*)









