Ikan Asin Memang Mengandung Kolesterol, Ini Penjelasannya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikan asin menjadi lauk favorit masyarakat, namun tetap perlu dikonsumsi secara bijak karena kandungan garamnya tinggi.

Ikan asin menjadi lauk favorit masyarakat, namun tetap perlu dikonsumsi secara bijak karena kandungan garamnya tinggi.

Jakarta, Britakini.com — Banyak masyarakat Indonesia menyukai ikan asin. Namun, sebagian orang masih khawatir dengan kandungannya, terutama garam dan kolesterol.

Proses Pembuatan Ikan Asin

Produsen membuat ikan asin dengan cara mengawetkan ikan menggunakan garam. Mereka memanfaatkan proses osmosis untuk mengurangi kadar air dalam ikan sekaligus meningkatkan konsentrasi garam. Cara ini efektif menghambat pertumbuhan bakteri. Hasilnya, ikan menjadi lebih awet dengan rasa gurih dan tekstur khas.

Ragam Ikan Asin di Indonesia

Produsen di Indonesia menggunakan berbagai jenis ikan sebagai bahan baku ikan asin. Mereka mengolah ikan kembung menjadi ikan peda. Selain itu, mereka juga membuat ikan asin dari ikan teri nasi atau jengki.

Masyarakat di Pantai Utara (Pantura) Pulau Jawa sering mengolah ikan manyung menjadi jambal roti. Banyak orang menyukai jenis ini karena dagingnya tebal dan teksturnya empuk.

Baca Juga :  Onic Alter Ego Lanjut Bertarung di Swiss Stage M7

Kandungan Kolesterol pada Ikan Asin

Hampir semua jenis ikan mengandung kolesterol, meski jumlahnya berbeda. Ikan laut umumnya memiliki kandungan kolesterol dalam kadar tertentu.

Sebagai contoh, ikan kembung segar mengandung sekitar 33–55 miligram kolesterol per 100 gram. Ikan teri mengandung sekitar 60 miligram per 100 gram. Sementara itu, ikan manyung mengandung sekitar 37–49 miligram per 100 gram. Jumlah ini masih berada di bawah batas asupan kolesterol harian, yaitu 300 miligram.

Waspadai Kandungan Garam

Meski kandungan kolesterolnya relatif aman, kamu tetap perlu memperhatikan kadar garam dalam ikan asin. Ikan asin mengandung natrium tinggi, dan konsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Peneliti dalam International Journal Prima Husada Health (2024) menemukan hubungan antara asupan natrium berlebih dan peningkatan kolesterol. Natrium dapat memperburuk kondisi jantung dan pembuluh darah, sehingga memicu kenaikan kolesterol jahat.

Baca Juga :  8 Buah Rendah Gula Terbaik untuk Kesehatan Anak

Dampak Konsumsi Berlebihan

Peneliti membandingkan 30 orang yang mengonsumsi ikan asin dengan yang tidak. Hasilnya, kelompok yang sering makan ikan asin memiliki rata-rata kadar kolesterol mencapai 411,13 mg/dL. Sementara itu, kelompok yang jarang mengonsumsi ikan asin memiliki rata-rata 213,8 mg/dL. Padahal, kadar kolesterol normal orang dewasa berada di bawah 200 mg/dL.

Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi ikan asin dapat meningkatkan kadar kolesterol darah. Namun, efeknya bergantung pada jenis ikan, frekuensi konsumsi, dan pola makan secara keseluruhan.

Konsumsi Secukupnya

Kamu tetap bisa menikmati ikan asin sesekali. Namun, sebaiknya kamu tidak mengonsumsinya secara berlebihan agar kesehatan tetap terjaga.  (Ven*)

Berita Terkait

7 Makanan Kaya Kalsium untuk Tulang Sehat
Pelari Amatir Wajib Kenali Tanda Jantung Mulai Bermasalah
Lari dan Jogging Jadi Cara Mudah Menjaga Kebugaran
Kursi Ergonomis Kantor, Pilihan Nyaman untuk Kerja Produktif
Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan
Telur Bikin Bisul? Ini Fakta Menurut Ahli
Waspada Kabut Asap, Ini Gejala ISPA yang Perlu Dikenali
Gejala Kekurangan Kalsium dan Cara Mencegahnya Sejak Din
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 05:00 WIB

7 Makanan Kaya Kalsium untuk Tulang Sehat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Pelari Amatir Wajib Kenali Tanda Jantung Mulai Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 03:00 WIB

Lari dan Jogging Jadi Cara Mudah Menjaga Kebugaran

Senin, 28 September 2026 - 01:00 WIB

Kursi Ergonomis Kantor, Pilihan Nyaman untuk Kerja Produktif

Jumat, 25 September 2026 - 02:00 WIB

Dokter Ungkap Waktu Tepat Menimbang Berat Badan

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB