Harga Emas Dunia Naik Tipis Dipicu Ketegangan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas batangan menjadi aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Emas batangan menjadi aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Jakarta, Britakini.com — Harga emas dunia naik tipis pada perdagangan Kamis (9/4/2026) siang. Pelaku pasar mencermati perkembangan negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, sekaligus menunggu rilis data inflasi AS sebagai petunjuk arah suku bunga.

Saat berita ini ditulis, harga emas naik 0,07% ke level US$ 4.722,89 per ons troi. Di sisi lain, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni turun 0,67% ke posisi US$ 4.745,62 per ons troi.

Pasar Tunggu Kepastian Arah

Managing Director GoldSilver Central, Brian Lan, menilai pergerakan harga emas masih terbatas. Ia melihat pasar masih dipenuhi spekulasi terkait kelanjutan kesepakatan gencatan senjata.

“Emas belum akan bergerak signifikan dalam waktu dekat karena pasar menunggu kejelasan arah setelah gencatan senjata,” ujar Lan.

Ia memperkirakan harga emas akan bergerak dalam fase konsolidasi pada kisaran US$ 4.607 hingga US$ 4.860 per ons troi dalam jangka pendek.

Baca Juga :  Prabowo Bertemu Putin Perkuat Kerja Sama Indonesia Rusia

Ketegangan Geopolitik Kembali Memanas

Di sisi lain, ketegangan geopolitik kembali meningkat. Israel melancarkan serangan besar ke Lebanon pada Rabu (8/4/2026). Serangan tersebut menewaskan ratusan orang dan memicu ancaman balasan dari Iran.

Situasi ini mendorong kenaikan harga minyak dunia. Pelaku pasar khawatir pasokan energi dari kawasan Timur Tengah tidak akan pulih sepenuhnya. Mereka juga meragukan keberlanjutan gencatan senjata selama dua pekan antara AS dan Iran.

Harga Energi Tekan Sentimen Pasar

Sejak konflik AS-Israel dengan Iran pecah pada 28 Februari lalu, harga emas telah turun lebih dari 10%. Kenaikan harga energi meningkatkan kekhawatiran inflasi dan mendorong pelaku pasar meninjau ulang ekspektasi arah suku bunga.

Sebagai aset non-yielding, emas menjadi lebih menarik ketika suku bunga berada di level rendah.

The Fed dan Data Inflasi Jadi Sorotan

Risalah rapat The Fed pada 17–18 Maret menunjukkan bahwa semakin banyak pembuat kebijakan mempertimbangkan kenaikan suku bunga untuk menekan inflasi yang masih berada di atas target 2%. Konflik Iran turut memperkuat tekanan inflasi tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Upayakan Kapal Pertamina Keluar dari Selat Hormuz

Saat ini, investor menunggu rilis indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) Februari. Mereka juga menantikan data inflasi konsumen (CPI) Maret yang akan dirilis pada Jumat (10/4). Data-data ini akan memberi gambaran arah kebijakan The Fed ke depan.

Prospek Emas dan Logam Mulia Lainnya

Di tengah ketidakpastian jangka pendek, Standard Chartered menilai harga emas berpotensi kembali menguat dalam beberapa bulan ke depan. Bank tersebut melihat peningkatan risiko geopolitik global sebagai pendorong utama.

Sementara itu, logam mulia lainnya bergerak melemah. Harga perak turun 0,5% menjadi US$ 73,71 per ons troi. Harga platinum melemah 0,6% ke US$ 2.017,26. Selain itu, harga paladium turun 0,4% ke US$ 1.549,18 per ons troi.

(Ven*)

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka
Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia
OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Jumat, 25 September 2026 - 00:00 WIB

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB