Ternak Impor Australia Tiba di Indonesia Jalani Karantina

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Domba-Sapi Perah Australia Tiba di RI/Foto: Dok. Badan Karantina Indonesia

Ratusan Domba-Sapi Perah Australia Tiba di RI/Foto: Dok. Badan Karantina Indonesia

Jakarta, Britakini.com  — Ratusan ternak dari Australia tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur. Pengiriman ini mencakup 23 sapi perah, 35 unta, dan 145 domba. Domba tersebut terdiri dari jenis Texel, Suffolk, dan Dorper.

Dorong Produksi Susu Nasional

Deputi Bidang Karantina Hewan Badan Karantina Indonesia, Sriyanto, mengatakan impor ini bertujuan meningkatkan produksi susu nasional. Pemerintah ingin memperkuat ketahanan pangan melalui pasokan protein hewani.

Ia juga menilai susu dan daging penting untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini membutuhkan bahan pangan yang aman, sehat, utuh, dan halal.

Baca Juga :  TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport di Papua

Pengawasan Ketat Sejak Kedatangan

Petugas langsung membawa seluruh ternak ke Instalasi Karantina Hewan (IKH) di Tandes, Surabaya. Tim karantina memeriksa kondisi hewan secara menyeluruh selama masa karantina.

Mereka menguji kesehatan ternak untuk memastikan bebas dari penyakit berbahaya. Penyakit tersebut meliputi brucellosis, paratuberculosis, enzootic bovine leucosis (EBL), bovine viral diarrhea (BVD), dan lumpy skin disease (LSD).

Sriyanto menegaskan bahwa setiap ternak harus lolos pemeriksaan fisik dan laboratorium sebelum dilepas.

Tingkatkan Kualitas Genetik Ternak

Pemerintah juga mendatangkan domba Texel, Suffolk, dan Dorper untuk memperkaya genetik ternak lokal. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas peternakan di Indonesia.

Baca Juga :  Vitara Turbo Hybrid 2026 Tampil Lebih Efisien

Impor Jadi Solusi Jangka Pendek

Kepala Karantina Jawa Timur, Sokhib, menyebut kebutuhan sapi perah di dalam negeri masih tinggi. Karena itu, impor menjadi solusi sementara untuk menjaga pasokan.

Data tahun 2025 menunjukkan 2.863 sapi perah dan 265 domba impor masuk ke Jawa Timur. Domba tersebut terdiri dari 230 Dorper dan 35 Suffolk.

Jaga Keamanan Hayati Nasional

Pemerintah terus memperketat pengawasan terhadap lalu lintas ternak impor. Langkah ini bertujuan mencegah masuknya penyakit dari luar negeri.

Melalui prosedur yang ketat, pemerintah berharap  dapat mendukung pengembangan peternakan nasional secara berkelanjutan.

(vvr)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: detik.com

Berita Terkait

PPPK Tolak Usulan Semua Guru Honorer Diangkat Jadi PNS
Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI
Anak Petani Pemalang Tembus Nestlé, Kisah Kirmanto
Prabowo Kunjungi Miangas, Presiden Kedua Setelah Jokowi
P3K Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK 2027
Rini Widyantini Pimpin Reformasi Birokrasi dan Peran Perempuan
Program MBG Buka Peluang Relawan Tanpa Batas Usia
Pemerintah, Insentif Kendaraan Listrik Dorong Industri Nasional
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:00 WIB

Grace Natalie Tegaskan Video JK Bukan Atas Nama PSI

Senin, 11 Mei 2026 - 20:00 WIB

Anak Petani Pemalang Tembus Nestlé, Kisah Kirmanto

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Kunjungi Miangas, Presiden Kedua Setelah Jokowi

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:00 WIB

P3K Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi PPPK 2027

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:00 WIB

Rini Widyantini Pimpin Reformasi Birokrasi dan Peran Perempuan

Berita Terbaru

Dukcapil mendorong instansi menghentikan fotokopi e-KTP dan beralih ke pembacaan chip digital

Teknologi

Pemerintah Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Lindungi Data Pribadi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:00 WIB

Maya Novefri Handayani ditunjuk Bupati Kerinci Monadi sebagai Plt Direktur Perumda Air Minum Tirta Sakti tahun 2026.

Kerinci

Monadi Tunjuk Maya Novefri Pimpin Perumda Tirta Sakti

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:00 WIB

Honda Dio 110 2026 hadir dengan warna baru dan konsumsi BBM tembus 55,6 km/liter, cocok untuk mobilitas harian.

Teknologi

Honda Dio 110 2026 Skutik Irit 55 Km

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:00 WIB

Toyota Calya terbaru hadir dengan desain stylish, lampu smoked, dan tampilan lebih modern

Teknologi

Toyota Calya Terbaru Tampil Stylish, Cocok untuk Mobil Keluarga

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:00 WIB