Rupiah Lagi Anjlok Terhadap Dolar AS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Lagi  Anjlok

Rupiah Lagi Anjlok

Britakini.com,Jakarta -Hari ini Berdasarkan data Bloomberg, Perdagangan  mata uang rupiah kembali anjlok terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di awal perdagangan,Jumat (9/5/2025).

Pergerakan rupiah melemah hingga pukul 10.45, ke posisi Rp16.520 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan Kamis kemarin rupiah berhasil menguat ke posisi Rp16.502 per dolar AS. Penguatan rupiah para analis menyebut ditopang oleh intervensi pasar yang dilakukan Bank Indonesia.

Baca Juga :  Fory Wakili Jambi di Ajang Pemuda Pelopor Nasional

“Rupiah dan mata uang utama maupun regional pada umumnya melemah terhadap dolar AS hari ini.  Dolar menguat tajam setelah AS dan Inggris resmi mencapai kesepakatan tarif,” kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong dalam analisisnya

Sejak Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif resiprokal ini adalah

Kesepakatan tersebut merupakan kesepakatan pertana kalinya. Selain dengan Inggris, negosiasi antara AS dan Tiongkok juga menjadi negosiasi yang paling ditunggu pasar.

Baca Juga :  Wali Kota Apresiasi Putra-Putri Terbaik Paskibraka

Di Swiss. Keberhasilan negosiasi kedua negara dengan ekonomi terbesar di dunia itu, diharapkan dapat meredakan gejolak global karena perang dagang.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent menyebut negosiasi akan dilakukan hari Sabtu (10/5/2025)

Sumber: rri.co.id

Berita Terkait

BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar
Banjir Jakarta Utara Naikkan Jumlah Servis Bengkel Motor
TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport di Papua
Oditur Tuntut Hukuman Mati Prajurit TNI Pembunuh
DJP Tegas Cabut Izin Konsultan Pajak Tersangka Suap
BBNKB Mobil Bekas Resmi Dihapus Pemerintah
Basarnas Terus Cari Warga Spanyol Hilang Komodo
Pemerintah Tegaskan 2 Januari 2026 Bukan Libur Nasional
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:00 WIB

BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar

Senin, 12 Januari 2026 - 23:00 WIB

Banjir Jakarta Utara Naikkan Jumlah Servis Bengkel Motor

Senin, 12 Januari 2026 - 21:00 WIB

TNI Selamatkan 18 Karyawan Freeport di Papua

Senin, 12 Januari 2026 - 19:00 WIB

Oditur Tuntut Hukuman Mati Prajurit TNI Pembunuh

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:51 WIB

DJP Tegas Cabut Izin Konsultan Pajak Tersangka Suap

Berita Terbaru

sroli, Humas PLTA Merangin Hidro, memberikan penjelasan terkait turunnya debit air Danau Kerinci di Aula Hotel Mahkota, Sungai Penuh.

Kerinci

PLTA Merangin Jelaskan Turunnya Debit Air Danau

Kamis, 5 Feb 2026 - 12:15 WIB

ASN Luhah Rio Jayo mengikuti pertemuan persiapan Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh 2026 di Mushala Nurus Sabah, Rio Jayo.

Daerah

ASN Luhah Rio Jayo Solid Dukung Kenduri Sko 2026

Sabtu, 17 Jan 2026 - 18:23 WIB

Ilustrasi buaya di sungai. Warga diimbau meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batang Kuantan menyusul kasus serangan buaya terhadap seorang anak.

Daerah

Buaya Serang Bocah 6 Tahun di Sungai Kuantan

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:00 WIB

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengembalikan shuttlecock saat menghadapi Christo Popov pada perempat final India Open 2026.

Sport

Jonatan Christie Tembus Semifinal India Open 2026

Jumat, 16 Jan 2026 - 23:07 WIB

Petugas BNN memperlihatkan barang bukti ribuan cartridge vape berisi liquid narkoba jenis etomidate yang diproduksi dua WNA di sebuah apartemen Jakarta Selatan.

Nasional

BNN Ungkap Produksi Vape Narkoba Senilai Rp18 Miliar

Jumat, 16 Jan 2026 - 18:00 WIB