Pasar MPV Elektrifikasi Memanas, Veloz Hybrid Unggul

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 bersaing di segmen mobil keluarga elektrifikasi dengan teknologi berbeda

Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 bersaing di segmen mobil keluarga elektrifikasi dengan teknologi berbeda

Jakarta, Britakini.com — Persaingan mobil keluarga elektrifikasi di Indonesia semakin memanas. Toyota Veloz Hybrid dan BYD M6 sama-sama menarik perhatian pasar dan mencatat penjualan tinggi sepanjang April 2026.

Toyota Veloz Hybrid memimpin penjualan dengan distribusi 3.262 unit. Sementara itu, BYD M6 mencatat penjualan 2.472 unit.

Data ini menunjukkan mobil hybrid masih diminati konsumen Indonesia, meski tren mobil listrik murni terus berkembang. Toyota menerapkan strategi elektrifikasi bertahap melalui teknologi hybrid. Sebaliknya, BYD langsung menghadirkan MPV listrik murni tanpa bensin. Kedua model ini menyasar keluarga dengan konfigurasi tiga baris kursi dan kabin yang lega.

Dimensi dan Karakter

Toyota menghadirkan Veloz Hybrid sebagai Low MPV dengan dimensi ringkas. Mobil ini memiliki panjang sekitar 4.475 mm dan wheelbase 2.750 mm. Ukuran tersebut memudahkan pengemudi bermanuver di perkotaan. Radius putarnya kecil, bodinya tidak terlalu besar, dan tetap nyaman untuk kebutuhan keluarga.

Sebaliknya, BYD merancang M6 dengan dimensi lebih besar. Mobil ini memiliki panjang sekitar 4.710 mm dan wheelbase 2.800 mm. Ukuran tersebut membuat kabin terasa lebih luas, terutama di baris kedua dan ketiga. Karena itu, BYD M6 lebih mendekati karakter MPV keluarga kelas menengah.

Baca Juga :  Investor Rela Bayar Mahal Pelajari Teknologi China

Performa dan Teknologi

Toyota menggabungkan mesin bensin 1.500 cc dengan motor listrik pada Veloz Hybrid. Sistem ini membuat mobil tetap hemat bahan bakar tanpa perlu pengisian daya eksternal. Toyota menyasar konsumen yang ingin beralih ke elektrifikasi tanpa mengubah kebiasaan berkendara. Mobil ini menghasilkan tenaga sekitar 109 tk dan menggunakan transmisi e-CVT yang mengutamakan kenyamanan.

Di sisi lain, BYD mengandalkan motor listrik sepenuhnya pada M6. Mobil ini menghasilkan tenaga sekitar 154 tk dan torsi 310 Nm. BYD menyediakan pilihan baterai mulai dari 55,4 kWh hingga 71,8 kWh. Setiap varian mampu menempuh jarak sekitar 420 km hingga 530 km.

BYD M6 memberikan akselerasi instan, kabin yang lebih senyap, serta biaya operasional yang lebih rendah. Namun, pengguna tetap perlu mempertimbangkan ketersediaan stasiun pengisian daya dan pola penggunaan kendaraan.

Baca Juga :  EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Harga dan Pertimbangan

Toyota memasarkan Veloz Hybrid dengan harga lebih terjangkau, mulai dari sekitar Rp 303 juta hingga Rp 385 juta tergantung tipe. Sementara itu, BYD menjual M6 mulai sekitar Rp 383 juta.

BYD M6 menawarkan dimensi lebih besar, tenaga lebih tinggi, dan status sebagai mobil listrik murni. Namun, Toyota unggul dalam jaringan servis, kemudahan penggunaan, serta kepercayaan merek di Indonesia. Arah Pasar Elektrifikasi

Penjualan Veloz Hybrid menunjukkan konsumen Indonesia masih memilih solusi transisi menuju elektrifikasi. Mobil hybrid memberi fleksibilitas karena tetap bisa menggunakan bensin tanpa bergantung pada infrastruktur pengisian daya.

Di sisi lain, BYD M6 membuktikan bahwa pasar mobil listrik keluarga mulai tumbuh dan semakin diterima.

Kehadiran kedua model ini menandai perubahan pasar otomotif nasional. Kini, produsen tidak hanya bersaing dalam kapasitas dan fitur, tetapi juga dalam teknologi elektrifikasi yang mereka tawarkan. (Ven*)

Berita Terkait

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro
Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya
BYD Atto 1 Terlaris, Toyota Avanza Terus Membuntuti
Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru
Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin
BYD Atto 1 Terbaru Diprediksi Berharga Rp260 Juta
5 Aplikasi Penghasil Uang Bisa Cair ke DANA
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:00 WIB

BYD Atto 1 Terlaris, Toyota Avanza Terus Membuntuti

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama

Selasa, 13 Oktober 2026 - 02:00 WIB

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB