Iran Buka Lagi Wilayah Udara Usai Penutupan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pesawat terbang. Iran sempat menutup wilayah udaranya selama lima jam di tengah meningkatnya ketegangan regional sebelum kembali membukanya.

Ilustrasi pesawat terbang. Iran sempat menutup wilayah udaranya selama lima jam di tengah meningkatnya ketegangan regional sebelum kembali membukanya.

Teheran, Britakini.com – Iran menutup wilayah udaranya untuk semua penerbangan, kecuali penerbangan sipil internasional yang telah mengantongi izin resmi. Namun, setelah sekitar lima jam, otoritas Iran kembali membuka wilayah udara tersebut.

Mengutip Anadolu Agency, Kamis (15/1/2026), pemerintah Iran mulai memberlakukan penutupan wilayah udara sejak hari ini. Kebijakan ini membatasi seluruh penerbangan yang masuk dan keluar Iran, sementara otoritas menangguhkan semua lalu lintas udara lainnya.

Iran mengambil langkah ini di tengah meningkatnya ketegangan regional dan domestik. Negara tersebut menghadapi gelombang protes anti-pemerintah serta pengawasan internasional yang semakin ketat.

Penutupan sementara ini terjadi saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mempertimbangkan respons terhadap situasi di Iran, yang sedang mengalami protes anti-pemerintah terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga :  Trump : Sebuah Kehormatan Paus Pertama Terpilih dari AS

Seorang pejabat Amerika Serikat menyatakan pada Rabu (14/1) waktu setempat bahwa Washington telah menarik sebagian personelnya dari pangkalan militer di Timur Tengah. Langkah ini muncul setelah pejabat senior Iran memperingatkan negara-negara tetangga bahwa Teheran akan menyerang pangkalan militer AS jika Amerika Serikat melancarkan serangan.

Pada hari yang sama, Jerman mengeluarkan arahan baru yang melarang maskapai penerbangannya memasuki wilayah udara Iran.

Amerika Serikat juga melarang seluruh penerbangan komersial AS melintasi wilayah Iran. Hingga kini, kedua negara tidak memiliki penerbangan langsung.

Penutupan wilayah udara tersebut langsung memengaruhi sejumlah penerbangan, termasuk milik Air India. Maskapai itu mengalihkan rute penerbangan yang sebelumnya melintasi Iran, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan, seperti yang dikutip CNN.

Baca Juga :  Pakistan: Lukai 35 Orang ,8 Tewas Serangan Rudal India

Air India juga menyatakan akan membatalkan penerbangan yang tidak dapat dialihkan. Maskapai tersebut menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan penumpang.

“Kami selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan awak,” ujar perwakilan Air India.

Iran Kembali Membuka Wilayah Udara

Otoritas Iran akhirnya membuka kembali wilayah udaranya setelah hampir lima jam penutupan, di tengah kekhawatiran akan kemungkinan aksi militer Amerika Serikat.

Mengutip Reuters dan Al Arabiya, otoritas mencabut pemberitahuan penutupan sesaat sebelum pukul 22.00 ET atau 03.00 GMT. Data Flightradar24 menunjukkan lima penerbangan dari maskapai Iran, seperti Mahan Air, Yazd Airways, dan AVA Airlines, menjadi yang pertama kembali melintasi wilayah udara Iran.

(VVR*)

Berita Terkait

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka
Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia
OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Jumat, 25 September 2026 - 00:00 WIB

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Berita Terbaru

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB