Serangan Siber Meningkat, Perbanas Siapkan Asuransi Perbankan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbanas mengkaji pengembangan asuransi siber untuk melindungi sektor perbankan dari meningkatnya serangan siber di Indonesia.

Perbanas mengkaji pengembangan asuransi siber untuk melindungi sektor perbankan dari meningkatnya serangan siber di Indonesia.

JAKARTA, Britakini.com – Serangan siber kini makin mengancam dan Indonesia justru masuk dalam 10 besar target global. Di tengah risiko kebocoran data nasabah dan serangan hacker yang kian masif, Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mulai menyiapkan langkah baru dengan mengkaji asuransi siber guna melindungi sektor jasa keuangan.

Perbanas Siapkan Skema Asuransi Siber

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) mulai bergerak cepat merespons lonjakan ancaman siber. Organisasi ini menyiapkan skema asuransi siber sebagai tameng baru untuk melindungi sektor perbankan dari risiko kebocoran data dan serangan digital.

Ketua Bidang Technology & Security Perbanas, Toto Prasetio, menegaskan bahwa timnya akan merumuskan konsep asuransi siber dan segera mengusulkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ia melihat langkah ini sebagai kebutuhan mendesak di tengah gelombang digitalisasi yang semakin agresif di industri keuangan.

“Kami akan membahas konsep ini secara menyeluruh, termasuk skema dan perhitungan premi agar tetap rasional,” ujar Toto di Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Meski begitu, ia mengakui pembahasan masih berjalan sehingga detail produk belum dapat dipublikasikan.

Baca Juga :  Bank Indonesia Buka Rekrutmen PCPM 41 Lulusan S1 S2

Dorong Standar Ketahanan Siber Perbankan

Tak hanya asuransi, Perbanas juga mendesak regulator untuk segera menetapkan standar ketahanan siber (cyber resilience) yang jelas dan terukur.

Menurut Toto, Bank Indonesia memang telah mendorong penerapan konsep zero trust. Namun, hingga kini belum ada aturan yang menetapkan standar minimum di setiap bank.

Kondisi ini membuat kesiapan tiap bank dalam menghadapi serangan siber masih belum merata.

Zero Trust Jadi Pendekatan Utama

Konsep zero trust kini menjadi garda terdepan dalam strategi keamanan digital perbankan.

Pendekatan ini menolak kepercayaan otomatis dan mewajibkan verifikasi di setiap akses dengan prinsip “never trust, always verify”.

Dengan sistem ini, bank dapat menutup celah akses ilegal dan merespons ancaman secara lebih cepat dan presisi.

Toto menekankan pentingnya penguatan sistem fraud detection untuk mendeteksi potensi penipuan sejak dini.

Ia juga mengingatkan bahwa Perbanas tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk membangun pertahanan siber yang solid.

Indonesia Masuk Target Serangan Siber Global

Ancaman ini bukan sekadar wacana. Deputi Komisioner OJK, Deden Firman Hendarsyah, mengungkapkan bahwa Indonesia masuk dalam 10 besar negara yang menjadi target anomaly traffic, berdasarkan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga :  UMKM Tinggalkan Marketplace, E-Commerce Indonesia Tumbuh

Anomaly traffic menunjukkan aktivitas jaringan yang tidak wajar dan sering menjadi sinyal awal serangan siber.

Fakta ini menegaskan bahwa Indonesia kini berada dalam radar utama para pelaku kejahatan digital global.

Sektor Keuangan Jadi Target Utama

Di antara berbagai sektor, industri keuangan menjadi salah satu yang paling rentan.

Deden menyebut sektor ini menempati posisi kedua dengan jumlah insiden siber terbanyak.

Para pelaku kejahatan tidak hanya membidik sistem perbankan, tetapi juga mengincar data pribadi nasabah yang bernilai tinggi.

Jika tidak diantisipasi dengan cepat dan tepat, ancaman ini berpotensi menimbulkan kerugian besar, baik bagi industri maupun masyarakat.

Lonjakan serangan siber dan posisi Indonesia sebagai target global menjadi alarm serius bagi industri keuangan. Kehadiran asuransi siber bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga kepercayaan publik dan stabilitas sistem perbankan di era digital. (Ven*)

Berita Terkait

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed
Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam
Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik
Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin
MotoGP Mandalika Jadi Peluang UMKM Lombok Perluas Pasar
Harga Emas Antam Minggu Ini Tetap, Buyback Rp2,4 Juta
Harga Emas Antam Menguat, Ini Rincian Pergerakan Sepekan
Industri Ritel Indonesia Perkuat Distribusi dan Kolaborasi UMKM
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:00 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Peluang UMKM Lombok Perluas Pasar

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Harga Emas Antam Minggu Ini Tetap, Buyback Rp2,4 Juta

Berita Terbaru

Rupiah melemah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa (13/10/2026) seiring meningkatnya tekanan geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:00 WIB

Harga emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.574.000 per gram pada Selasa (13/10/2026).(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin, 12 Oktober 2026, di tengah penguatan dolar AS dan penantian data inflasi.(Foto By AI)

Ekonomi

Harga Emas Turun Saat Dolar AS Menguat dan Minyak Naik

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:00 WIB

Ilustrasi aplikasi penghasil uang 2026 yang menawarkan koin dari aktivitas menonton video drama dan penarikan saldo melalui dompet digital. (Foto: redaksi/tribunsumbar.com)

Teknologi

Aplikasi Penghasil Uang 2026, Begini Cara Mengumpulkan Koin

Selasa, 13 Okt 2026 - 02:00 WIB

Serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober 2026 menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.(Foto : YouTube Al Arabiya/tribunnews.com)

Internasional

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Senin, 12 Okt 2026 - 22:00 WIB