Pemerintah Tunda Umrah Imbas Konflik Timur Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaaba in Mecca Saudi Arabia ( FOTO PEXELS)

Kaaba in Mecca Saudi Arabia ( FOTO PEXELS)

Jakarta, Britakini.com  — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengeluarkan imbauan kepada warga Indonesia untuk menunda keberangkatan umrah sementara waktu. Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dalam konflik dengan Iran.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan bahwa keselamatan jemaah menjadi prioritas utama. Ia meminta calon peserta umrah menunggu hingga kondisi kawasan benar-benar aman sebelum melakukan perjalanan.

Bagi warga yang saat ini sudah berada di Tanah Suci, pemerintah menginstruksikan agar mereka aktif berkomunikasi dengan Kantor Urusan Haji, Konsulat Jenderal, dan perwakilan resmi Indonesia di Arab Saudi. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia juga menyiagakan layanan informasi serta perlindungan untuk memastikan kebutuhan dan keamanan warga negara tetap terjaga.

Baca Juga :  SSA Diresmikan, Wako Alfin Dukung Kreativitas Anak Muda

Sejumlah maskapai telah menyiapkan opsi penginapan sementara apabila terjadi penundaan penerbangan. Pemerintah Arab Saudi turut memberikan kemudahan berupa perpanjangan visa bagi jemaah yang masa tinggalnya habis akibat gangguan jadwal. Otoritas Indonesia akan mendampingi proses tersebut hingga kepulangan ke Tanah Air berjalan lancar.

Pemerintah turut meminta keluarga jemaah di dalam negeri tetap tenang. Aparat terkait terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mengantisipasi potensi risiko.

Baca Juga :  Tarif Listrik PLN April 2026 Tetap Stabil Tanpa Kenaikan

Sementara itu, persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 tetap berjalan sesuai tahapan. Dahnil menegaskan, hingga kini belum ada gangguan signifikan terhadap agenda perencanaan maupun koordinasi teknis.

Eskalasi konflik meningkat setelah serangan terjadi di sejumlah wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Respons militer yang menyusul turut berdampak pada beberapa negara di kawasan seperti Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab, yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Pemerintah berharap situasi segera mereda agar aktivitas ibadah dan perjalanan internasional dapat kembali berlangsung dengan aman dan lancar.

(vvr)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: iNBrita.com

Berita Terkait

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos
Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar
Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat
PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun
SAPA UMKM: Fitur, Cara Daftar, dan Peluang Usaha
Pertamina Dorong Energi Bersih Indonesia Berkelanjutan
Idul Adha 2026 Diperkirakan Berlangsung Pada 27 Mei
SAPA UMKM Diluncurkan, Integrasi Data dan Pembiayaan Nasional
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:00 WIB

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:00 WIB

Komisaris Pertamina Pastikan Layanan Prima SPBU di Denpasar

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

Syarat Balik Nama Sertifikat Tanah Hibah Mudah Cepat

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:00 WIB

SAPA UMKM: Fitur, Cara Daftar, dan Peluang Usaha

Berita Terbaru

Seorang dokter menunjukkan model anatomi ginjal kepada pasien saat konsultasi untuk menjelaskan fungsi dan risiko penyakit ginjal.(Foto : Getty Images/PonyWang)

Kesehatan

Minuman Manis Picu Lonjakan Kasus Gagal Ginjal

Kamis, 4 Jun 2026 - 03:00 WIB

Tampilan pengumuman resmi Kemensos Nomor 1996/1/KP.01.01/06/2026 tentang seleksi PPPK tenaga kependidikan Sekolah Rakyat tahun 2026. (Sumber: foto : kemensos.go.id)

Nasional

Rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 Resmi Dibuka Kemensos

Kamis, 4 Jun 2026 - 01:00 WIB

Geely Xingyuan (EX2), mobil listrik kompak dengan harga terjangkau dan teknologi fast charging 19 menit.(Foto: Dok. Geely)

Teknologi

Geely Bikin Mobil Listrik Terjangkau Teknologi Makin Canggih

Rabu, 3 Jun 2026 - 19:00 WIB