Harga Emas Dunia Melemah di Tengah Ketegangan Global

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas dunia menunjukkan tren penurunan tajam dalam sepekan terakhir.

Pergerakan harga emas dunia menunjukkan tren penurunan tajam dalam sepekan terakhir.

Jakarta,Britakini.com Harga emas dunia anjlok di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik akibat perang Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Dalam sepekan terakhir, harga emas mencatat penurunan terburuk sejak 1983.

CNN melaporkan bahwa harga emas turun 11% dalam sepekan. Jika dihitung sejak awal konflik AS dan Iran, harga emas sudah melemah lebih dari 14%.

Suku Bunga Tinggi Tekan Emas

Biasanya, investor membeli emas sebagai aset aman saat inflasi naik atau krisis terjadi. Namun kali ini, kenaikan harga energi justru mendorong bank sentral untuk mempertimbangkan kebijakan suku bunga yang lebih tinggi.

Pelaku pasar memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga sepanjang tahun ini. Ekspektasi ini membuat instrumen berimbal hasil seperti obligasi menjadi lebih menarik dibanding emas.

Baca Juga :  Iran Ancam Balas Serangan AS Secara Tegas

Data CME FedWatch juga menunjukkan bahwa pasar tidak mengharapkan penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Dalam pertemuan terakhir, The Fed tetap mempertahankan suku bunga.

Penguatan Dolar AS Kurangi Daya Tarik

Penguatan dolar AS turut menekan harga emas. Saat dolar menguat, harga emas menjadi lebih mahal bagi investor global.

Sejak konflik AS dan Iran dimulai, indeks dolar telah naik hampir 2%. Kondisi ini membuat investor mengurangi minat terhadap emas.

Ekonom Fundstrat, Hardika Singh, menilai bahwa kenaikan imbal hasil obligasi menjadi faktor utama yang mendorong penurunan harga emas.

Bank Sentral Global Ikut Mengetatkan Kebijakan

Bank sentral di berbagai negara mulai menyesuaikan kebijakan mereka akibat tekanan inflasi dan kenaikan harga energi. Beberapa bahkan menaikkan suku bunga, seperti yang dilakukan Reserve Bank of Australia.

Baca Juga :  Febriana/Meilysa ganda putri Indonesia pada Swiss Open 2026

Langkah ini memperkuat tren suku bunga tinggi secara global dan semakin menekan harga emas.

Euforia Emas Mulai Mereda

Euforia kenaikan harga emas yang terjadi dalam dua tahun terakhir mulai mereda. Investor kini cenderung menjual emas untuk menutup kerugian di aset lain.

Pada 2025, harga emas sempat melonjak 64%—kenaikan tertinggi sejak 1979. Harga bahkan menembus US$ 5.000 per troy ons pada Januari.

Namun, pada perdagangan terakhir, harga emas turun di bawah US$ 4.500 per troy ons seiring melemahnya momentum pasar.

Berita Terkait

Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak
AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz
Iran Ungkap Dugaan Serangan Siber AS ke Jaringan
Rosan Roeslani Bahas Kerja Sama Ekonomi Indonesia Singapura
Menaker AS Mundur Usai Skandal Libatkan Staf Muda
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:00 WIB

Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun

Kamis, 30 April 2026 - 21:00 WIB

Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal

Selasa, 28 April 2026 - 20:00 WIB

Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya

Sabtu, 25 April 2026 - 19:00 WIB

Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak

Kamis, 23 April 2026 - 18:00 WIB

AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz

Berita Terbaru

Usaha depan rumah seperti warung sembako menjadi solusi kebutuhan warga desa yang membutuhkan layanan 24 jam.

Ekonomi

Peluang Usaha Depan Rumah 24 Jam di Pedesaan

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:00 WIB

Sejumlah PPPK paruh waktu menyampaikan aspirasi terkait kebijakan rekrutmen guru non-ASN yang dinilai merugikan mereka di Jawa Timur.

Nasional

PPPK Paruh Waktu Desak Kepastian di Tengah Rekrutmen Baru

Rabu, 20 Mei 2026 - 01:00 WIB

Seseorang mengolah sampah sayur menjadi pupuk kompos menggunakan ember komposter di rumah.

Pendidikan

Cara Praktis Mengolah Sampah Sayur Menjadi Pupuk Kompos

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:00 WIB

Ilustrasi perempuan yang aktif bekerja dan merepresentasikan beragam profesi modern

Entertainment

Temukan Pekerjaan Ideal Berdasarkan Bulan Lahir Kamu

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:00 WIB