Belasan Mayat Ditemukan di Hutan Guatemala City

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas forensik memasang garis polisi di lokasi kejadian perkara untuk mengamankan area penyelidikan.

Petugas forensik memasang garis polisi di lokasi kejadian perkara untuk mengamankan area penyelidikan.

Jakarta, Britakini.com – Warga Guatemala diguncang temuan 12 mayat di kawasan hutan pinggiran Guatemala City, ibu kota Guatemala. Aparat keamanan menduga kuat kasus ini berkaitan dengan kekerasan geng kriminal yang selama ini menjadi masalah serius di negara Amerika Tengah tersebut.

Mengutip AFP, Senin (22/12/2025), Dinas Pemadam Kebakaran Guatemala City bersama media setempat melaporkan bahwa para pelaku membuang mayat-mayat itu di sebuah area terpencil. Kelompok kriminal kerap menggunakan lokasi tersebut untuk menghilangkan jejak korban. Kawasan hutan itu juga sering menjadi tempat pembuangan jenazah akibat konflik antargeng dan aksi pembunuhan terorganisasi.

Baca Juga :  Iran Tolak Negosiasi AS di Tengah Konflik

Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Guatemala City, Hans Lemus, mengatakan kepada wartawan bahwa petugas menemukan dua mayat pertama pada Jumat (19/12) waktu setempat. Temuan itu langsung mendorong petugas melakukan penyisiran lanjutan di sekitar lokasi.

Pada Sabtu (20/12), tim penyelamat kembali menemukan tiga mayat tambahan dan satu kerangka manusia. Temuan tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa kelompok kriminal telah lama memanfaatkan lokasi itu sebagai tempat pembuangan korban kekerasan.

Pencarian intensif berlanjut hingga Minggu (21/12). Dengan bantuan anjing pelacak, aparat menemukan enam mayat lainnya beserta sejumlah bagian tubuh manusia. Para pelaku membungkus sebagian jenazah dengan kain dan kantong plastik sebelum membuangnya ke area hutan.

Baca Juga :  Achraf Hakimi Hadapi Proses Hukum di Prancis

Otoritas setempat segera mengamankan lokasi kejadian dan menyerahkan seluruh temuan kepada kepolisian serta tim forensik untuk proses identifikasi lebih lanjut. Aparat juga memulai penyelidikan guna mengungkap identitas para korban, motif pembunuhan, dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Selama bertahun-tahun, Guatemala menghadapi tingkat kekerasan tinggi akibat aktivitas geng kriminal, perdagangan narkoba, dan kejahatan terorganisasi. Penemuan belasan mayat ini kembali menyoroti tantangan besar yang dihadapi pemerintah dalam menjaga keamanan serta menekan aksi kriminal di negara tersebut.

(VVR*)

Berita Terkait

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Berita Terbaru

Sebuah kendaraan listrik melakukan pengisian daya di stasiun charging, mencerminkan tren peningkatan penggunaan EV(Foto :carnewschina.com)

Teknologi

EV Dominasi Pasar China Mei 2026, Penjualan ICE Anjlok

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:00 WIB

Ilustrasi emas batangan Antam. Harga emas hari ini turun ke level Rp2,6 juta per gram.(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Turun, Saatnya Investasi

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:00 WIB

Hobi seperti desain, fotografi, menulis, dan memasak dapat berkembang menjadi peluang bisnis yang menguntungkan jika dikelola dengan tepat.( Foto : Pengadaian.co.id)

Ekonomi

Hobi Bisa Jadi Bisnis Menguntungkan, Ini Caranya

Senin, 8 Jun 2026 - 19:00 WIB

Teknologi

Kebiasaan Pengguna EV yang Percepat Kerusakan Baterai Mobil

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB

Layar menampilkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami pelemahan di tengah penguatan dolar global.(Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Ekonomi

Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

Senin, 8 Jun 2026 - 15:00 WIB