Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober 2026 menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.(Foto : YouTube Al Arabiya/tribunnews.com)

Serangan Houthi di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, pada 10 Oktober 2026 menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.(Foto : YouTube Al Arabiya/tribunnews.com)

Jakarta, Britakini.com – Serangan rudal kelompok Houthi mengguncang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Serangan ini menyasar kawasan vital yang ramai oleh aktivitas penumpang.

Sejumlah jamaah umrah juga berada di bandara saat insiden terjadi. Mereka tengah bersiap menaiki pesawat ketika serangan mengguncang kawasan tersebut.

Serangan pada Sabtu (10/10/2026) itu menewaskan sedikitnya 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang lainnya.

Mengutip Arab News, insiden tersebut menjadi serangan keempat yang dilaporkan terjadi di Bandara Internasional King Khalid dalam lima hari terakhir.

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi mengerahkan sistem pertahanan udara untuk mencegat rudal jelajah di dekat bandara. Mereka kemudian menghancurkan rudal tersebut sebelum mencapai sasaran.

Serangan ini juga mengganggu jadwal penerbangan di Riyadh. Pihak berwenang membatalkan atau mengalihkan ratusan penerbangan demi melindungi penumpang dan awak pesawat.

Selain mengganggu transportasi udara, eskalasi konflik juga meningkatkan ancaman terhadap fasilitas sipil. Sejumlah pemerintah negara lain pun mengimbau warganya agar mempertimbangkan kembali perjalanan ke Arab Saudi.

Baca Juga : 

Arab Saudi Hubungi Iran Bahas Keamanan Regional

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan, menghubungi Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, setelah serangan tersebut.

Kedua menteri membahas perkembangan keamanan dan potensi perluasan konflik di Timur Tengah.

Menurut keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi yang dikutip Al Arabiya pada Minggu (11/10/2026), keduanya membicarakan situasi keamanan regional. Mereka juga membahas upaya diplomatik untuk menjaga stabilitas kawasan.

Pembicaraan tersebut berlangsung ketika komunitas internasional terus memantau peningkatan ketegangan di Timur Tengah.

Selain membahas perkembangan terbaru, kedua menteri bertukar pandangan mengenai langkah-langkah untuk meredakan ketegangan.

Namun, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi belum mengungkapkan hasil terperinci dari pembicaraan tersebut. Pemerintah juga belum menyampaikan kesepakatan khusus yang dicapai kedua negara.

Houthi Klaim Serang Bandara dan Fasilitas Aramco

Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan pada Sabtu (10/10/2026). Kelompok tersebut juga mengaku melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas lain di Arab Saudi.

Baca Juga :  Wisata China Meningkat, Hotel Ekonomi Jadi Pilihan

Dalam pernyataannya, Houthi menyebut Bandara Internasional King Fahd di Dammam sebagai salah satu sasaran. Mereka juga mengklaim menyerang dua fasilitas milik perusahaan minyak Saudi, Aramco.

Otoritas penerbangan sipil Arab Saudi mengonfirmasi serangan terhadap Bandara Dammam pada Minggu malam. Setelah insiden itu, petugas melakukan pemeriksaan untuk menilai kerusakan dan memastikan keselamatan fasilitas bandara.

Arab News melaporkan bahwa serangan terbaru tersebut meningkatkan kekhawatiran mengenai keamanan infrastruktur penerbangan Arab Saudi.

Selain itu, serangkaian serangan tersebut memunculkan kekhawatiran tentang kemungkinan meluasnya konflik di Timur Tengah.

Arab Saudi selama ini mendukung pemerintah Yaman yang mendapat pengakuan internasional dalam konflik melawan Houthi. Dukungan tersebut menjadi salah satu bagian dari dinamika konflik yang terus memengaruhi keamanan kawasan.

Karena itu, perkembangan terbaru ini menambah tantangan bagi upaya menjaga stabilitas regional. Masyarakat internasional kini menghadapi kekhawatiran terhadap keselamatan penerbangan dan risiko eskalasi konflik yang lebih luas. (ven*)

Penulis : Vendra

Editor : Vendra

Sumber Berita: tribunnews.com

Berita Terkait

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia
OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global
Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi
Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Bandara Riyadh, Ratusan Orang Terluka

Jumat, 25 September 2026 - 00:00 WIB

Pasar Arab Saudi Jadi Peluang Bisnis Indonesia

Senin, 8 Juni 2026 - 05:00 WIB

OPEC+ Naikkan Produksi Minyak Saat Krisis Pasokan Global

Senin, 8 Juni 2026 - 01:00 WIB

Pengadilan Yordania Jatuhkan Hukuman Mati Pembunuh Polisi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB