Grab Tutup Program Langganan Akses Hemat GrabBike
Jakarta, Britakini.com — Grab Indonesia menutup Program Langganan Akses Hemat untuk mitra pengemudi roda dua atau GrabBike. Perusahaan mengumumkan kebijakan tersebut melalui pernyataan resmi pada Selasa (19/5/2026).
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan perusahaan mengambil keputusan itu setelah mengevaluasi pelaksanaan program. Grab menilai perlu melakukan penyesuaian agar layanan dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.
“Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak,” kata Neneng dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa malam.
GrabBike Hemat Tetap Tersedia
Grab memastikan penutupan program tersebut tidak menghentikan layanan GrabBike Hemat bagi konsumen. Masyarakat tetap dapat menggunakan layanan ini sebagai pilihan perjalanan yang lebih terjangkau.
Grab akan menyesuaikan biaya layanan secara bertahap dan terukur. Perusahaan juga akan tetap memperhatikan kemampuan masyarakat saat melakukan penyesuaian tersebut.
Di sisi lain, Grab memastikan tarif GrabBike Standard belum mengalami kenaikan. Konsumen masih dapat menggunakan layanan tersebut dengan tarif yang berlaku saat ini.
Fokus pada Kesejahteraan Mitra
Grab tetap menjadikan kesejahteraan mitra pengemudi sebagai salah satu prioritas perusahaan. Grab menyadari perubahan industri transportasi digital dapat memengaruhi kondisi mitra.
Karena itu, perusahaan terus menjalankan sejumlah program untuk memberikan perlindungan dan manfaat bagi mitra pengemudi.
Grab memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra. Selain itu, perusahaan membantu mitra memperoleh perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Grab juga menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra yang memenuhi kriteria prestasi. Perusahaan memberikan perlindungan tambahan melalui asuransi kecelakaan.
Mitra juga dapat memanfaatkan program GrabBenefits untuk memperoleh berbagai manfaat yang tersedia.
Grab Sediakan Beasiswa dan Program Umrah
Grab menjalankan program GrabScholar untuk mendukung pendidikan anak mitra pengemudi. Program ini memberikan kesempatan kepada anak mitra untuk mendapatkan bantuan pendidikan.
Selain itu, Grab menyediakan program Umrah bagi mitra yang dinilai inspiratif. Program tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi perusahaan kepada mitra.
Grab juga mengembangkan kemampuan mitra melalui GrabAcademy. Program ini membantu mitra meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan.
Untuk menghadapi situasi darurat, Grab menyediakan kanal GERCEP atau Grab Respon Cepat. Melalui kanal tersebut, mitra dapat memperoleh bantuan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan segera.
Grab Terus Berkoordinasi dengan Pemerintah
Grab juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Perusahaan melakukan langkah tersebut untuk mendukung penerapan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 bagi mitra pengemudi transportasi roda dua.
Grab berharap koordinasi tersebut dapat membantu penerapan aturan berjalan dengan lancar. Perusahaan juga akan terus mengevaluasi dan menyesuaikan kebijakannya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Grab berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan konsumen, kepentingan mitra pengemudi, dan keberlanjutan ekosistem transportasi digital. (Ven*)
Penulis : Vendra
Editor : vendra
Sumber Berita: kompas.com









