Grab Ubah Program Hemat, Cek Tarif GrabBike Terbaru

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grab memastikan tarif GrabBike Standard belum mengalami kenaikan.(Foto : Dok. Grab Indonesia)

Grab memastikan tarif GrabBike Standard belum mengalami kenaikan.(Foto : Dok. Grab Indonesia)

Grab Tutup Program Langganan Akses Hemat GrabBike

Jakarta, Britakini.com — Grab Indonesia menutup Program Langganan Akses Hemat untuk mitra pengemudi roda dua atau GrabBike. Perusahaan mengumumkan kebijakan tersebut melalui pernyataan resmi pada Selasa (19/5/2026).

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan perusahaan mengambil keputusan itu setelah mengevaluasi pelaksanaan program. Grab menilai perlu melakukan penyesuaian agar layanan dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.

“Penutupan program langganan ini juga dilakukan guna menciptakan ekosistem yang berkelanjutan bagi seluruh pihak,” kata Neneng dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa malam.

GrabBike Hemat Tetap Tersedia

Grab memastikan penutupan program tersebut tidak menghentikan layanan GrabBike Hemat bagi konsumen. Masyarakat tetap dapat menggunakan layanan ini sebagai pilihan perjalanan yang lebih terjangkau.

Grab akan menyesuaikan biaya layanan secara bertahap dan terukur. Perusahaan juga akan tetap memperhatikan kemampuan masyarakat saat melakukan penyesuaian tersebut.

Di sisi lain, Grab memastikan tarif GrabBike Standard belum mengalami kenaikan. Konsumen masih dapat menggunakan layanan tersebut dengan tarif yang berlaku saat ini.

Baca Juga :  Prabowo Dorong Kerja Sama Indonesia Prancis Lebih Strategis

Fokus pada Kesejahteraan Mitra

Grab tetap menjadikan kesejahteraan mitra pengemudi sebagai salah satu prioritas perusahaan. Grab menyadari perubahan industri transportasi digital dapat memengaruhi kondisi mitra.

Karena itu, perusahaan terus menjalankan sejumlah program untuk memberikan perlindungan dan manfaat bagi mitra pengemudi.

Grab memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra. Selain itu, perusahaan membantu mitra memperoleh perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Grab juga menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra yang memenuhi kriteria prestasi. Perusahaan memberikan perlindungan tambahan melalui asuransi kecelakaan.

Mitra juga dapat memanfaatkan program GrabBenefits untuk memperoleh berbagai manfaat yang tersedia.

Grab Sediakan Beasiswa dan Program Umrah

Grab menjalankan program GrabScholar untuk mendukung pendidikan anak mitra pengemudi. Program ini memberikan kesempatan kepada anak mitra untuk mendapatkan bantuan pendidikan.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Turun, Buyback Merosot Lebih Dalam

Selain itu, Grab menyediakan program Umrah bagi mitra yang dinilai inspiratif. Program tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi perusahaan kepada mitra.

Grab juga mengembangkan kemampuan mitra melalui GrabAcademy. Program ini membantu mitra meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka butuhkan.

Untuk menghadapi situasi darurat, Grab menyediakan kanal GERCEP atau Grab Respon Cepat. Melalui kanal tersebut, mitra dapat memperoleh bantuan ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan penanganan segera.

Grab Terus Berkoordinasi dengan Pemerintah

Grab juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Perusahaan melakukan langkah tersebut untuk mendukung penerapan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 bagi mitra pengemudi transportasi roda dua.

Grab berharap koordinasi tersebut dapat membantu penerapan aturan berjalan dengan lancar. Perusahaan juga akan terus mengevaluasi dan menyesuaikan kebijakannya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Grab berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan konsumen, kepentingan mitra pengemudi, dan keberlanjutan ekosistem transportasi digital. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: kompas.com

Berita Terkait

IHSG Anjlok 11,57 Persen, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia
Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000
IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi
Harga Emas Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru
Rupiah Tertekan, Dolar AS Menguat Akibat Inflasi Amerika Serikat
Daftar Tarif Listrik PLN Oktober 2026 untuk Semua Golongan
Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Sinyal Bunga The Fed
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:00 WIB

IHSG Anjlok 11,57 Persen, MSCI Evaluasi Status Pasar Indonesia

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:00 WIB

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Turun, Cek Daftar Harga Terbaru

Berita Terbaru

Singapura menyoroti tujuh perusahaan Indonesia terkait karhutla dan kabut asap lintas batas, sementara DPR mendesak pemerintah membuka data 52 perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan.(Foto : tribunnews.com/HO)

Nasional

Prabowo Didesak Buka Data 52 Perusahaan Karhutla

Minggu, 18 Okt 2026 - 02:00 WIB

Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 menunjukkan perbedaan berdasarkan merek dan berat.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Hari Ini: Antam, UBS, Galeri24, Mana Termurah?

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:00 WIB

Harga emas batangan Antam naik Rp7.000 menjadi Rp2.572.000 per gram pada Sabtu, 17 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Johan Tallo)

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp7.000

Sabtu, 17 Okt 2026 - 13:00 WIB