Regulasi Kripto Menguat, Peluang Investasi Digital Terbuka

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perkembangan industri blockchain dan aset kripto di Indonesia.(Foto: DW (News)

Ilustrasi perkembangan industri blockchain dan aset kripto di Indonesia.(Foto: DW (News)

Jakarta, Britakini.comIndustri blockchain dan aset kripto Indonesia memasuki fase baru. Penguatan regulasi dan penggunaan teknologi yang semakin luas mendorong perkembangan sektor tersebut.

Pelaku industri kini tidak hanya mengembangkan perdagangan aset kripto. Mereka juga menggunakan teknologi blockchain untuk mendukung berbagai kebutuhan ekonomi digital.

Pemanfaatan blockchain mencakup tokenisasi aset dunia nyata atau real world assets (RWA), tokenisasi kekayaan intelektual, serta pembangunan infrastruktur digital.

Regulasi Kripto Buka Ruang Inovasi

CEO Indodax, William Sutanto, menilai proses pengalihan pengawasan aset kripto kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjalan cukup baik. Menurutnya, pendekatan soft landing membantu pelaku industri menghadapi perubahan regulasi.

William mendorong pemerintah untuk terus memperkuat ekosistem setelah masa transisi. Ia juga meminta pemerintah memperluas integrasi antara industri kripto dan lembaga jasa keuangan lainnya.

“Pendekatan soft landing membuat proses perubahan berjalan cukup baik. Yang terpenting adalah bagaimana kepastian regulasi yang semakin kuat dapat menjadi fondasi bagi industri untuk menjadi ruang inovasi dan integrasi yang lebih luas dengan ekosistem keuangan dengan tetap menjaga perlindungan konsumen,” ujar William dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

William juga meminta regulator memberikan ruang yang cukup bagi inovasi. Ia menilai perkembangan industri kripto yang cepat membutuhkan aturan yang mampu mengikuti perubahan teknologi.

Baca Juga :  Rupiah Turun ke Rp18.110, Dolar AS Dominasi Pasar

“Industri kripto berkembang sangat cepat. Karena itu, yang perlu terus dicari adalah keseimbangan agar inovasi tetap memiliki ruang untuk berkembang, sementara perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Pertumbuhan Exchange Perlu Diikuti Pasar

William menyambut positif pertambahan jumlah exchange berizin di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut memberikan lebih banyak pilihan kepada masyarakat.

Meski begitu, ia meminta pelaku industri memperhatikan perkembangan volume perdagangan. Penurunan volume perdagangan kripto secara global dapat memengaruhi pertumbuhan pasar domestik.

Menurut William, pertambahan jumlah pemain harus berjalan seiring dengan pertumbuhan volume pasar. Jika kondisi tersebut tidak terjadi, industri berpotensi menghadapi konsolidasi.

“Semakin banyak pemain tentu memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Namun, kita juga perlu melihat bagaimana pasar terus berkembang. Karena jika jumlah pemain bertambah sementara volume pasar tidak tumbuh sejalan, konsolidasi bisa menjadi salah satu dinamika yang terjadi ke depan,” tambahnya.

Blockchain Perluas Akses Investasi

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, melihat blockchain dapat memperluas akses masyarakat terhadap investasi.

Teknologi blockchain memungkinkan pelaku industri mengubah berbagai aset menjadi bentuk digital. Aset tersebut mencakup surat berharga, komoditas, emas, properti, hingga infrastruktur.

Pelaku industri juga dapat membagi aset digital menjadi unit yang lebih kecil. Langkah tersebut dapat membuka kesempatan bagi investor dengan modal kecil, menengah, maupun besar untuk masuk ke dalam ekosistem investasi.

Baca Juga :  BCA Luncurkan Tabungan Emas, Investasi Mulai Rp10.000

“Investor kecil, investor menengah, investor besar bisa menjadi bagian daripada ekosistem investasi karena adanya blockchain dan juga adanya kemampuan untuk mendigitalisasi aset-aset dan bisa membagi dalam bentuk bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih terjangkau bagi para investornya,” tuturnya.

Blockchain Dorong Ekonomi Kreatif

Pemerintah juga mulai mengembangkan pemanfaatan blockchain dalam sektor ekonomi kreatif. Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menilai blockchain dan Web3 dapat membuka peluang baru dalam pengelolaan kekayaan intelektual Indonesia.

Menurut Teuku Riefky, blockchain dapat membantu pemerintah dan pelaku industri mengelola perizinan serta royalti. Teknologi tersebut juga dapat menciptakan model pembiayaan baru yang menggunakan kekayaan intelektual sebagai basisnya.

“Blockchain membuka ruang untuk memperkuat kebijakan, perizinan, royalti, hingga menghadirkan model pembiayaan baru berbasis IP. Namun satu prinsip harus tetap dijaga, inovasi harus berjalan beriringan dengan kepastian hukum dan perlindungan konsumen,” ujarnya.

Dengan regulasi yang tepat, Indonesia dapat mengembangkan industri blockchain sekaligus menjaga kepentingan konsumen. Pemerintah dan pelaku industri perlu membangun ekosistem yang mendukung inovasi, memperluas akses investasi, serta meningkatkan daya saing ekonomi digital Indonesia. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: detik.com

Berita Terkait

Harga Emas Antam Terbaru, Cek Harga Hari Ini
Cadangan Emas Bank Sentral Naik, Ini Strategi Investasinya
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30 Ribu
Panduan Tabungan Emas myBCA: Cara Beli dan Jual
Harga Emas Antam Hari Ini Capai Rp2,67 Juta
Kurs Dolar AS Hari Ini Turun ke Rp17.631
Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus
Rupiah Anjlok, Ini Kurs Dolar Empat Bank Besar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:00 WIB

Harga Emas Antam Terbaru, Cek Harga Hari Ini

Minggu, 6 September 2026 - 13:00 WIB

Cadangan Emas Bank Sentral Naik, Ini Strategi Investasinya

Sabtu, 5 September 2026 - 05:00 WIB

Panduan Tabungan Emas myBCA: Cara Beli dan Jual

Jumat, 4 September 2026 - 19:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Capai Rp2,67 Juta

Jumat, 4 September 2026 - 17:00 WIB

Kurs Dolar AS Hari Ini Turun ke Rp17.631

Berita Terbaru

Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur dengan kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 144 Hz.(Foto : Motorola)

Teknologi

Motorola Edge 70 Plus: Kamera 200 MP, Harga Fantastis

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:00 WIB

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi fasilitas produksi kendaraan BYD untuk pasar Indonesia.(Foto : Arief A/Liputan6.com)

Teknologi

BYD Produksi Lokal, Ini Fakta Harga Mobil Terbaru

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:00 WIB

Hengdian World Studio menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek sendiri.(Foto : Ilustrasi Papan Slate Film (Pixabay)

Wisata

Wisatawan China Kini Bisa Jadi Bintang Drama

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Terbaru, Cek Harga Hari Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Cadangan Emas Bank Sentral Naik, Ini Strategi Investasinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:00 WIB