Bank BSN Catat Pertumbuhan Kinerja hingga Juli 2026
Jakarta, Britakini.com – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) mencatat kinerja positif hingga Juli 2026. Bank BSN membukukan laba kotor Rp643,6 miliar atau tumbuh 40 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Bank BSN mencatat pertumbuhan tersebut pada tahun pertama setelah melakukan transformasi kelembagaan. Pada periode yang sama, aset Bank BSN mencapai Rp81,1 triliun atau tumbuh 22,2 persen YoY.
Bank BSN juga meningkatkan pembiayaan menjadi Rp62 triliun. Angka tersebut tumbuh 25,7 persen YoY. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp64,1 triliun atau tumbuh 14,8 persen YoY.
Bank BSN Perkuat Bisnis Syariah
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu, mengapresiasi pencapaian Bank BSN.
Nixon menilai Bank BSN mampu mencatat pertumbuhan yang kuat dalam waktu singkat. Menurutnya, pencapaian tersebut memperkuat posisi Bank BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan transformasi kelembagaan mendorong pertumbuhan kinerja bank. Bank BSN melakukan transformasi setelah mengakuisisi Bank Victoria Syariah dan melakukan spin-off Unit Usaha Syariah BTN pada Desember 2025.
Alex menjelaskan bahwa Bank BSN tidak hanya mengubah struktur kelembagaan. juga terus menciptakan nilai tambah dan memberikan manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.
Bank BSN Perkuat Pembiayaan Rumah
Bank BSN terus mengandalkan pembiayaan perumahan untuk mendorong ekspansi bisnis. Hingga Juli 2026, Bank BSN telah menyalurkan KPR Subsidi kepada 33.222 unit rumah.
Bank BSN menargetkan penyaluran KPR Subsidi sebanyak 69.636 unit rumah hingga akhir 2026.
Hingga Juli 2026, Bank BSN mencatat outstanding KPR Subsidi sebesar Rp37,95 triliun. Nilai tersebut tumbuh 24,18 persen YoY.
Bank BSN juga mencatat outstanding KPR Non-Subsidi sebesar Rp18,64 triliun. Angka tersebut tumbuh 18,56 persen YoY.
Selain itu, Bank BSN mencatat realisasi KPR Non-Subsidi sebesar Rp2,68 triliun. Realisasi tersebut tumbuh 21,42 persen YoY.
Bale Syariah Perluas Layanan Digital
Bank BSN terus memperluas layanan melalui platform digital Bale Syariah by BSN. Hingga Juli 2026, platform tersebut telah memiliki lebih dari 225 ribu pengguna aktif.
Para pengguna Bale Syariah juga telah melakukan lebih dari 2 juta transaksi. Total volume transaksi mencapai Rp4,88 triliun.
Nixon meminta Bank BSN menjaga pertumbuhan pembiayaan perumahan. Ia juga mendorong Bank BSN memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Bank BSN Dorong Pembiayaan UMKM
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mendorong Bank BSN meningkatkan kontribusi terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia secara khusus meminta Bank BSN memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Haedar menilai Bank BSN memiliki posisi strategis untuk memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut dapat membantu memperkuat ekonomi umat.
Haedar juga meminta Bank BSN memperkuat kolaborasi dengan Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah, dan ’Aisyiyah.
Ia berharap kolaborasi tersebut menghasilkan program ekonomi yang konkret. Selain itu, program tersebut harus mudah dijangkau masyarakat dan tepat sasaran.
Dengan pertumbuhan laba, aset, pembiayaan, dan layanan digital, Bank BSN terus memperkuat bisnis syariah. Bank BSN juga berupaya memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat melalui sektor perumahan dan UMKM. (Ven*)
Penulis : Vendra
Editor : vendra
Sumber Berita: iNBrita.com








