Misteri GJ 523b, Mega-Bumi Raksasa Tanpa Atmosfer Tebal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Britakini.comAstronom menemukan planet ekstrasurya raksasa dengan karakteristik yang tidak biasa. Planet bernama GJ 523b itu memiliki massa sekitar 23 kali massa Bumi, tetapi tetap memiliki kepadatan yang sangat tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa material berbatu mendominasi planet ini.

Temuan tersebut membuat para ilmuwan bingung. Dengan massa sebesar itu, GJ 523b seharusnya mampu menarik dan mempertahankan banyak gas dari lingkungan tempat planet tersebut terbentuk. Namun, pengamatan menunjukkan bahwa planet ini hanya memiliki sedikit atmosfer.

Ukuran GJ 523b Lebih Besar dari Bumi

Seperti dikutip dari Space, Jumat (21/8/2026), GJ 523b memiliki ukuran sekitar 2,5 kali lebih besar daripada Bumi.

Peneliti menghitung massa GJ 523b mencapai 23,5 kali massa Bumi. Planet tersebut juga memiliki radius sekitar 2,55 kali radius Bumi. Sementara itu, kepadatannya mencapai sekitar 126,82 gram per inci kubik.

Baca Juga :  Sekda Alpian Buka Seleksi Paskibraka Sungai Penuh 2026

“Ini sama sekali tidak seperti yang kami perkirakan,” kata Max Kroft, penulis utama penelitian tersebut.

Atmosfer GJ 523b Diduga Terlepas

Para peneliti mengajukan beberapa kemungkinan untuk menjelaskan kondisi GJ 523b.

Salah satu kemungkinan menyebutkan bahwa planet tersebut awalnya memiliki atmosfer yang tebal. Namun, proses tertentu kemudian mengikis atmosfer tersebut hingga sebagian besar gasnya terlepas ke luar angkasa.

Peneliti juga mempertimbangkan kemungkinan lain. Mereka menduga GJ 523b mungkin terbentuk setelah dua planet bertabrakan.

Tabrakan tersebut dapat menghasilkan planet berbatu dengan ukuran lebih besar. Pada saat yang sama, benturan dahsyat itu dapat menerbangkan sebagian besar selubung gas kedua planet ke luar angkasa.

Astronom Menyebutnya Mega-Bumi

Astronom telah menggunakan istilah “mega-Earth” atau mega-Bumi selama lebih dari satu dekade. Mereka menggunakan istilah tersebut untuk menyebut planet berbatu dengan massa yang sangat besar.

Baca Juga :  Isuzu D-Max Rodeo Siap Dukung Industri di GIICOMVEC 2026

Namun, para astronom belum menjadikan mega-Bumi sebagai kategori resmi dalam klasifikasi planet ekstrasurya.

Para peneliti berharap penemuan planet lain yang memiliki karakteristik serupa dapat membantu mereka memahami proses pembentukan planet.

Jika astronom menemukan lebih banyak planet seperti GJ 523b, mereka dapat mengetahui apakah planet tersebut merupakan pengecualian langka atau bagian dari populasi planet yang lebih luas.

“Sulit menarik kesimpulan tentang pembentukan planet secara umum hanya dari satu sampel,” ujar Kroft.

Menurut Kroft, astronom mungkin mulai melihat pola tertentu setelah menemukan 20 hingga 30 planet dengan karakteristik serupa.

Peneliti telah mengajukan penelitian mengenai GJ 523b untuk dipublikasikan di The Astronomical Journal. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : vendra

Sumber Berita: detik.com

Berita Terkait

Motorola Edge 70 Plus: Kamera 200 MP, Harga Fantastis
BYD Produksi Lokal, Ini Fakta Harga Mobil Terbaru
BMC Hadirkan Filter Udara Premium, Performa Moge Optimal
Balik Nama Motor Bekas Gratis, Cek Biaya Resminya
Harga iPhone 17 Turun? Cek Bocoran iPhone 18
Daihatsu Rocky Hybrid Batam Murah, Ini Penyebabnya
Redmi Note 17 Pro Max 5G Punya Baterai Jumbo
Honor 600S 5G Resmi, Baterai 8.100 mAh Harga Murah
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:00 WIB

Motorola Edge 70 Plus: Kamera 200 MP, Harga Fantastis

Minggu, 6 September 2026 - 21:00 WIB

BYD Produksi Lokal, Ini Fakta Harga Mobil Terbaru

Sabtu, 5 September 2026 - 03:00 WIB

BMC Hadirkan Filter Udara Premium, Performa Moge Optimal

Sabtu, 5 September 2026 - 01:00 WIB

Balik Nama Motor Bekas Gratis, Cek Biaya Resminya

Jumat, 4 September 2026 - 23:00 WIB

Harga iPhone 17 Turun? Cek Bocoran iPhone 18

Berita Terbaru

Motorola Edge 70 Plus resmi meluncur dengan kamera utama 200 MP dan layar AMOLED 144 Hz.(Foto : Motorola)

Teknologi

Motorola Edge 70 Plus: Kamera 200 MP, Harga Fantastis

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:00 WIB

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, menjadi fasilitas produksi kendaraan BYD untuk pasar Indonesia.(Foto : Arief A/Liputan6.com)

Teknologi

BYD Produksi Lokal, Ini Fakta Harga Mobil Terbaru

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:00 WIB

Hengdian World Studio menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek sendiri.(Foto : Ilustrasi Papan Slate Film (Pixabay)

Wisata

Wisatawan China Kini Bisa Jadi Bintang Drama

Minggu, 6 Sep 2026 - 19:00 WIB

Harga emas Antam hari ini berada di level Rp2.640.000 per gram.(Foto : ANTARA/GALIH PRADIPTA)

Ekonomi

Harga Emas Antam Terbaru, Cek Harga Hari Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB

Cadangan emas menjadi bagian penting dalam strategi bank sentral menghadapi inflasi dan risiko geopolitik.(Foto : Ilustrasi emas. (Freepik)

Ekonomi

Cadangan Emas Bank Sentral Naik, Ini Strategi Investasinya

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:00 WIB