Investor Asing Borong Saham RI, IHSG Menguat 0,52 Persen
Jakarta, Britakini.com – Investor asing kembali memborong sejumlah saham Indonesia hingga penutupan sesi I perdagangan Jumat (21/8/2026). Aksi beli asing atau foreign buy terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif di level 6.500-an.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG menguat 0,52% ke level 6.535,57 pada paruh pertama perdagangan. Indeks langsung bergerak naik dari posisi pembukaan 6.524,07.
Investor juga meramaikan aktivitas perdagangan. Pelaku pasar memperdagangkan 26,65 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp8,96 triliun. Frekuensi transaksi mencapai 1.347.879 kali hingga penutupan sesi I.
LQ45 Ikut Menguat
Indeks mayor LQ45 juga mencatat penguatan pada perdagangan sesi I. LQ45 naik 0,81% ke level 643,885.
Sentimen positif turut terlihat dari pergerakan saham secara keseluruhan. Sebanyak 320 saham berhasil menguat. Sebaliknya, 268 saham mengalami penurunan, sedangkan 196 saham lainnya bergerak stagnan.
Saham Bank Kompak Menguat
Sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar ikut menopang penguatan IHSG. BBNI mencatat kenaikan paling tinggi di antara empat bank besar tersebut.
Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 2,79% ke level Rp3.690 per saham. Kemudian, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menguat 2,55% menjadi Rp3.220 per saham.
Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) juga naik 1,20% ke level Rp4.200 per saham. Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) bertambah 0,78% menjadi Rp6.450 per saham.
BBRI Pimpin Aksi Beli Asing
Data Stockbit menunjukkan investor asing paling banyak membeli saham BBRI hingga sesi I. Nilai foreign buy BBRI mencapai Rp379,24 miliar.
BBCA berada di posisi kedua dengan nilai pembelian asing sebesar Rp99,35 miliar. Selanjutnya, investor asing membeli saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp94,31 miliar.
Investor asing juga mengoleksi saham BBNI dengan nilai pembelian mencapai Rp86,28 miliar. Sementara itu, aksi beli asing terhadap BMRI mencapai Rp50,96 miliar.
Aksi beli tersebut menunjukkan minat investor asing terhadap sejumlah saham unggulan masih cukup kuat. Penguatan saham perbankan juga membantu menopang pergerakan IHSG pada perdagangan sesi I.
Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati pergerakan IHSG pada sesi II. Investor juga akan melihat apakah aksi beli asing mampu berlanjut hingga penutupan perdagangan Jumat. (Ven*)
Penulis : Vendra
Editor : vendra
Sumber Berita: iNBrita.com








