Harga Emas Terancam Turun Meski Sempat Menguat Tajam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan harga emas dunia yang masih berfluktuasi di tengah tekanan pasar dan sentimen global.

Pergerakan harga emas dunia yang masih berfluktuasi di tengah tekanan pasar dan sentimen global.

Jakarta, Britakini.comHarga emas menguat ke US$ 4.600 per troy ons setelah mencatat penurunan bulanan terbesar sejak awal 1980-an. Kenaikan ini memberi sinyal pemulihan jangka pendek, meski tekanan pasar masih membayangi.

Namun, analis menilai tren penurunan belum selesai. Mengutip Kitco News, Selasa (7/4/2026), analis ElliottWaveTrader, Avi Gilburt, melihat dua arah pergerakan harga emas dalam waktu dekat.

Gilburt memproyeksikan harga emas bisa turun di bawah US$ 4.000, bahkan menuju US$ 3.800 per troy ons. Proyeksi ini setara penurunan sekitar 20% dari level US$ 4.775. Ia menilai tekanan teknikal masih cukup kuat untuk mendorong harga turun lebih dalam.

Baca Juga :  Gotong Royong Bersihkan Eks Terminal Kumun Sungai Penuh

Ia memantau pergerakan harga dengan cermat. Pada skenario pertama, harga menyentuh area resistensi saat ini sebelum kembali melemah. Pola ini kerap terjadi dalam fase koreksi pasar.

Namun, ia menilai skenario kedua lebih berisiko. Jika harga menembus US$ 4.800 dan melanjutkan kenaikan ke US$ 5.200, pasar justru berpotensi memasuki fase penurunan yang lebih tajam. Kondisi ini bisa mengecoh pelaku pasar yang mengira tren sudah berbalik naik.

“Kenaikan ini bisa menyesatkan karena terlihat seperti akhir koreksi, padahal baru mulai,” ujarnya.

Baca Juga :  Suzuki DR160X 2026 Tampil Makin Agresif Modern

Selain faktor teknikal, sentimen geopolitik juga memengaruhi pergerakan harga emas. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menjelang pembukaan kembali Selat Hormuz membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati.

Pada perdagangan Senin (6/4/2026), harga emas kembali turun seiring sikap wait and see investor. Harga emas spot turun 0,55% ke US$ 4.650,56 per troy ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS turun tipis 0,07% ke US$ 4.676,2.

Ke depan, pelaku pasar diperkirakan tetap mencermati perkembangan global dan sinyal teknikal sebelum mengambil keputusan investasi.

(Ven*)

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran
Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki
Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat
Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun
Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal
Rusia Dukung Iran, Putin Soroti Keberanian Rakyatnya
Azerbaijan Lepas 22 Ton Emas Saat Harga Melonjak
AS Butuh Enam Bulan Bersihkan Ranjau Selat Hormuz
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:00 WIB

Israel Bebaskan Relawan GSF, Tiba Selamat di Istanbul Turki

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Iran Perluas Kendali Selat Hormuz, Tegangan Regional Meningkat

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:00 WIB

Gaza Dilaporkan Hancur, Ribuan Jenazah Masih Tertimbun

Kamis, 30 April 2026 - 21:00 WIB

Iran Tembus Blokade Laut AS dengan 52 Kapal

Berita Terbaru

Ikon vitamin D berbentuk tetesan cairan berwarna emas yang melambangkan peran penting vitamin D dalam menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan.(foto pixels)

Kesehatan

Manfaat Vitamin D untuk Imunitas Tubuh dan Suplemennya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:00 WIB

Prof. Zudan Arif Fakrullah selaku Kepala BKN memberikan penjelasan dalam diskusi mengenai kebijakan perumahan ASN dan PPPK di lingkungan Badan Kepegawaian Negara.(Foto Humas BKN)

Nasional

PPPK Dapat Akses KPR Perumahan ASN 30 Tahun

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:00 WIB

Pompa minyak beroperasi di tengah cuaca cerah, mencerminkan dinamika industri energi global di tengah fluktuasi harga minyak dunia.( Foto: AFP)

Internasional

Harga Minyak Dunia Turun Usai Kesepakatan AS Iran

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Grafik menunjukkan penurunan penjualan mobil Nissan di Indonesia dalam enam tahun terakhir.(Nissan. Foto: Ari Saputra)

Ekonomi

Penjualan Nissan Indonesia Merosot Tajam Hingga Tahun 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh bersama Bupati Bungo dan Bupati Kerinci saat membahas pembukaan rute penerbangan Batik Air Muara Bungo–Jakarta, Jumat (29/5).(fhoto :Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Rute Batik Air Bungo Jakarta Perkuat Konektivitas Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:00 WIB