Kapal Induk AS Dekati Iran, Ketegangan Memuncak

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

USS Gerald R. Ford memasuki Laut Mediterania sebagai bagian dari penguatan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

USS Gerald R. Ford memasuki Laut Mediterania sebagai bagian dari penguatan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Jakarta, Britakini.com – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat tajam. Militer AS mengerahkan kapal induk terbesarnya, USS Gerald R. Ford, mendekati kawasan Timur Tengah sebagai bagian dari penguatan kekuatan militer di tengah situasi yang memanas.

Berdasarkan laporan AFP, kapal induk terbesar di dunia itu memasuki Laut Mediterania pada Jumat (20/2/2026) waktu setempat. Presiden AS Donald Trump memerintahkan langsung pengerahan tersebut untuk memperkuat posisi militer Washington di kawasan.

Fotografer menangkap momen saat USS Gerald R. Ford melintasi Selat Gibraltar, jalur strategis yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Laut Mediterania. Kapal induk itu akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln beserta kapal-kapal perang pengiring yang lebih dulu tiba di Timur Tengah.

Trump menyatakan dirinya mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran jika jalur negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan. Ia bahkan memperingatkan Teheran agar mencapai kesepakatan dalam tenggat waktu yang ia tetapkan.

Warga Teheran Diliputi Kekhawatiran

Situasi ini membuat warga Teheran diliputi kecemasan. Banyak warga mengaku sulit tidur karena membayangkan kemungkinan pecahnya konflik baru.

Baca Juga :  Viral Anak Gajah Mati Tertabrak Truk, Induknya Tak Mau Pergi

Hamid, seorang warga Teheran, mengaku tidak bisa tidur nyenyak meski sudah mengonsumsi obat. Ia masih trauma dengan konflik sebelumnya, termasuk perang 12 hari antara Iran dan Israel tahun lalu.

Saat itu, Israel melancarkan serangan militer mendadak pada pertengahan Juni, yang memicu aksi balasan berupa serangan drone dan rudal dari Iran. Ribuan orang tewas di Iran dan puluhan korban jatuh di Israel.

Hamid mengaku lebih mengkhawatirkan masa depan anak dan cucunya. Ia berharap generasi muda masih bisa merasakan kehidupan yang damai, namun bayang-bayang perang terus menghantuinya.

Warga lain, Hanieh (31), memprediksi perang bisa terjadi dalam waktu dekat. Ia mulai menyimpan bahan makanan pokok untuk berjaga-jaga. Pengalaman mengungsi saat konflik sebelumnya membuatnya semakin waspada.

Mina Ahmadvand (46) juga bersiap menghadapi kemungkinan terburuk. Ia membeli makanan kaleng, air minum, dan baterai cadangan untuk mengantisipasi situasi darurat.

Swedia dan Serbia Minta Warganya Keluar dari Iran

Pemerintah Swedia dan Serbia mengeluarkan imbauan resmi agar warganya segera meninggalkan Iran. Otoritas kedua negara menilai situasi keamanan memburuk setelah meningkatnya ancaman militer dari AS.

Baca Juga :  Iran Buka Lagi Wilayah Udara Usai Penutupan

Kementerian Luar Negeri Serbia meminta warganya tidak melakukan perjalanan ke Iran dan segera keluar dari negara tersebut. Menteri Luar Negeri Swedia, Maria Malmer Stenergard, juga menyerukan warga Swedia di Iran agar segera meninggalkan wilayah itu.

Pemerintah Indonesia Pantau Kondisi WNI

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan KBRI Teheran terus memantau perkembangan situasi keamanan di Iran. Hingga saat ini, pemerintah belum menerima laporan adanya WNI yang menghadapi ancaman langsung.

Plt Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, memastikan KBRI aktif berkomunikasi dengan para WNI. Pemerintah tetap memberlakukan status Siaga 1 untuk Iran sejak Juni 2025 dan menyiapkan seluruh rencana kontinjensi, termasuk opsi evakuasi jika situasi memburuk.

Kemlu juga mengimbau WNI di Iran agar meningkatkan kewaspadaan, mengikuti perkembangan situasi terkini, serta menjaga komunikasi dengan KBRI Teheran. Pemerintah menyarankan WNI mempertimbangkan meninggalkan Iran secara mandiri apabila kondisi keamanan tidak kondusif.

Dalam situasi darurat, WNI dapat menghubungi Hotline KBRI Teheran atau Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri.

(Tim*)

Berita Terkait

Tiwi/Fadia Buka German Open 2026 dengan Kemenangan
Suzuki DR160X 2026 Tampil Makin Agresif Modern
Achraf Hakimi Hadapi Proses Hukum di Prancis
Prabowo Kunjungan ke Yordania Perkuat Hubungan Bilateral
Sesko Jadi Penentu Kemenangan Dramatis MU atas Everton
Iran Peringatkan Eskalasi, Diplomasi Jadi Kunci di Jenewa
Tiwi/Fadia Awali Langkah di German Open 2026
Iran Ancam Balas Serangan AS Secara Tegas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 01:00 WIB

Tiwi/Fadia Buka German Open 2026 dengan Kemenangan

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:05 WIB

Suzuki DR160X 2026 Tampil Makin Agresif Modern

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:00 WIB

Achraf Hakimi Hadapi Proses Hukum di Prancis

Rabu, 25 Februari 2026 - 03:00 WIB

Prabowo Kunjungan ke Yordania Perkuat Hubungan Bilateral

Rabu, 25 Februari 2026 - 01:00 WIB

Sesko Jadi Penentu Kemenangan Dramatis MU atas Everton

Berita Terbaru

Ilustrasi pasangan romantis, simbol ramalan cinta 12 zodiak Kamis 26 Februari 2026. ( foto pexels)

Hiburan

Cinta dan Dinamika Zodiak Kamis 26 Februari

Kamis, 26 Feb 2026 - 02:00 WIB

Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengembalikan shuttlecock saat menghadapi pasangan Denmark pada babak 32 besar German Open 2026 di Westenergie Sporthalle, Mulheim an der Ruhr, Selasa (24/2/2026).

Internasional

Tiwi/Fadia Buka German Open 2026 dengan Kemenangan

Kamis, 26 Feb 2026 - 01:00 WIB

Suzuki DR160X 2026 hadir dalam beberapa pilihan warna dengan desain agresif dan lampu depan full LED.

Internasional

Suzuki DR160X 2026 Tampil Makin Agresif Modern

Kamis, 26 Feb 2026 - 00:05 WIB

Bek PSG, Achraf Hakimi, akan menjalani persidangan kasus dugaan pemerkosaan. (Foto: Nicolas Gaudin/Eurasia Sport Images/Getty Images)

Internasional

Achraf Hakimi Hadapi Proses Hukum di Prancis

Rabu, 25 Feb 2026 - 03:00 WIB

Pesawat Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan Udara Angkatan Udara Kerajaan Yordania Marka, Kota Amman, Yordania, Selasa (24/2/2026).

Internasional

Prabowo Kunjungan ke Yordania Perkuat Hubungan Bilateral

Rabu, 25 Feb 2026 - 03:00 WIB