PLTA Merangin Jelaskan Turunnya Debit Air Danau

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sroli, Humas PLTA Merangin Hidro, memberikan penjelasan terkait turunnya debit air Danau Kerinci di Aula Hotel Mahkota, Sungai Penuh.

sroli, Humas PLTA Merangin Hidro, memberikan penjelasan terkait turunnya debit air Danau Kerinci di Aula Hotel Mahkota, Sungai Penuh.

PLTA Merangin Jelaskan Turunnya Debit Air Danau Kerinci

Sungai Penuh,Britakini.com  – Humas PLTA Merangin Hidro Kerinci, Asroli, memberikan keterangan kepada wartawan dan LSM Kerinci-Sungai Penuh, Jambi, terkait turunnya debit air Danau Kerinci, di Aula Hotel Mahkota Sungai Penuh, Kamis (5/2).

Curah Hujan Menjadi Faktor Utama

Asroli menjelaskan bahwa turunnya debit air Danau Kerinci disebabkan oleh rendahnya curah hujan selama bulan Januari. “Kami bukan membela diri, tapi itulah kenyataannya, curah hujan menurun drastis,” ujarnya.

Ia menambahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selama ini memang melakukan modifikasi hujan untuk menurunkan hujan di beberapa daerah. Namun, dalam kasus ini, modifikasi dilakukan agar hujan tidak turun sehingga debit air Danau Kerinci ikut berkurang.

Baca Juga :  Gubernur Hadir Panen Raya , Monadi: Bentuk Dukungan Pertanian di Kerinci

Kebutuhan PLTA Lebih Banyak dari Sungai Batang Merangin

Asroli menegaskan, kebutuhan air PLTA mencapai 100 meter kubik per detik. Jika hanya mengandalkan Danau Kerinci, air akan cepat habis. “PLTA tidak hanya mengandalkan air Danau Kerinci, tetapi lebih banyak menggunakan air Sungai Batang Merangin,” jelasnya.

Menurut Asroli, hanya sekitar 40 persen pasokan air berasal dari Danau Kerinci untuk tiga turbin pembangkit listrik. Sisanya, sekitar 60 persen, mengalir dari Sungai Batang Merangin. Dengan komposisi ini, operasional PLTA tetap stabil meski debit Danau Kerinci menurun.

PLTA Bukan Penyebab Penyusutan Air

Menanggapi tudingan sebagian pihak, Asroli menegaskan bahwa PLTA Merangin bukan penyebab menyusutnya air Danau Kerinci. Data historis menunjukkan, sebelum pembangunan PLTA Merangin Hidro, Danau Kerinci juga pernah mengalami penurunan debit air.

Baca Juga :  Toyota Veloz Hybrid 2026 Irit Nyaman Fitur Lengkap

“Kami sudah memprediksi hal ini akan terjadi, makanya kami menjelaskan situasi berdasarkan data dan fakta lapangan,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat dapat memahami bahwa penyusutan air Danau Kerinci adalah fenomena alam yang dipengaruhi curah hujan dan bukan semata-mata akibat aktivitas PLTA. Dengan pemanfaatan air yang seimbang antara Danau Kerinci dan Sungai Batang Merangin, PLTA tetap dapat berjalan efisien tanpa mengganggu ekosistem dan kebutuhan masyarakat setempat.

(vvr)

Berita Terkait

Pegawai Rajo Sungai Penuh Telusuri Sejarah Tombak Pusaka
TNKS Minta Pendaki Gunung Kerinci Cegah Kebakaran Hutan
Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada
PT KMH Salurkan CSR untuk Kenduri SKO Adat Desa Tamiai
Festival Kopi Kerinci 2026 Dorong Ekonomi Masyarakat
Wali Kota Alfin Dukung Festival Kopi Kerinci 2026
Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh
Ketua DPRD Hadiri Festival Kenduri Sko Tanjung Pauh
Berita ini 90 kali dibaca
Humas PLTA, Asroli, menekankan bahwa hanya sebagian kecil air Danau Kerinci digunakan untuk operasi tiga turbin.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Pegawai Rajo Sungai Penuh Telusuri Sejarah Tombak Pusaka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:00 WIB

TNKS Minta Pendaki Gunung Kerinci Cegah Kebakaran Hutan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada

Selasa, 29 September 2026 - 15:54 WIB

PT KMH Salurkan CSR untuk Kenduri SKO Adat Desa Tamiai

Sabtu, 19 September 2026 - 21:00 WIB

Festival Kopi Kerinci 2026 Dorong Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru

OJK bersama SRO dan pelaku pasar memperkuat integritas pasar modal Indonesia melalui dialog di BEI.(Foto : Istimewa)

Ekonomi

OJK Perkuat Reformasi dan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Minggu, 18 Okt 2026 - 23:00 WIB

Prakiraan cuaca Jambi, Senin (19/10/2026), menunjukkan hujan ringan dan udara kabur di sejumlah kabupaten dan kota.(Foto : Tribunjambi.com/Syrillus Krisdianto)

Jambi

Cuaca Jambi Senin, Hujan Ringan dan Udara Kabur

Minggu, 18 Okt 2026 - 21:10 WIB

BYD Racco, mobil listrik mungil asal Jepang, mulai dipasarkan di Sri Lanka dengan harga mencapai Rp 625 juta.(Foto: BYD)

Teknologi

Harga BYD Racco di Sri Lanka Capai Rp 625 Juta

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:00 WIB

BMKG memprediksi hujan ringan di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 18 Oktober 2026.(Foto : Liputan6.com/Huyogo Simbolon)

Nasional

BMKG Ingatkan Hujan Ringan dan Potensi Awan Cumulonimbus

Minggu, 18 Okt 2026 - 13:00 WIB

Harga emas Antam pada Minggu, 18 Oktober 2026, bertahan di Rp 2.572.000 per gram.(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

Harga Emas Antam Stabil, Simak Daftar Harga Terbaru

Minggu, 18 Okt 2026 - 11:00 WIB