New Delhi, Brikini.com — Penyelenggaraan India Open 2026 yang sedang berlangsung menghadirkan sejumlah kejadian tidak biasa dan menuai sorotan banyak pihak.
India Open 2026 berstatus sebagai turnamen BWF World Tour Super 750. Panitia menggelarnya di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, pada 13–18 Januari 2026.
Turnamen ini menawarkan hadiah besar. India Open 2026 menyediakan total hadiah sebesar USD 950.000 atau hampir Rp16 miliar berdasarkan kurs saat ini, Rabu (14/1/2026).
Namun, di balik nilai hadiah yang fantastis, pelaksanaan turnamen justru memunculkan berbagai masalah yang dinilai merugikan pemain.
Hewan Masuk Arena Pertandingan
Panitia India Open 2026 tidak hanya menarik perhatian para penggemar bulu tangkis, tetapi juga mengundang kehadiran hewan ke dalam arena.
Seekor monyet tertangkap kamera sedang duduk di tribun dan menyaksikan sesi latihan para pemain. Pebulu tangkis ganda putra Korea Selatan, Kang Min-hyuk, mengabadikan momen tersebut melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya, @k_kang.m.h, Rabu (14/1/2026).
Dalam video itu, monyet terlihat tenang duduk di tribun saat para pemain melakukan pemanasan. Kang pun menyelipkan komentar bernada humor.
“Apakah hewan boleh masuk gratis?” tulis Kang.
Tidak hanya monyet, burung-burung juga berterbangan bebas di dalam Indira Gandhi Indoor Stadium. Kondisi ini diungkapkan oleh pebulu tangkis tunggal putra Denmark, Mia Blichfeldt.
Dikutip dari Indian Express, Mia mengkritik kondisi lapangan yang ia nilai kotor dan berdebu. Ia juga menyebut adanya kotoran burung di area pertandingan.
“Lantainya kotor dan ada banyak debu di lapangan. Selain itu, ada burung yang terbang di dalam arena dan terdapat kotoran burung,” ujar Mia.
Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut cukup mengganggu.
“Sebagai pemain dari Eropa, saya rasa saya lebih sensitif terhadap hal-hal seperti ini,” lanjutnya.
Masalah Suhu Dingin di Dalam Venue
Selain persoalan hewan yang masuk ke arena, India Open 2026 juga mendapat kritik terkait fasilitas pemanas ruangan yang tidak memadai.
Saat ini, India tengah mengalami cuaca dingin. Ketiadaan pemanas membuat banyak pemain menggigil, bahkan saat menjalani sesi pemanasan.
Sejumlah pemain terpaksa mengenakan pakaian berlapis, mulai dari celana ganda, jaket tebal, sarung tangan, hingga penutup kepala, seperti dilaporkan ndtv.in.
Dua pebulu tangkis tunggal putri, Ratchanok Intanon dari Thailand dan Michelle Li dari Kanada, turut menyoroti kondisi tersebut.
“Kita mungkin membutuhkan pemanas di sini,” kata Ratchanok Intanon.
Michelle Li juga menyampaikan keluhan serupa.
“Di sini sangat dingin dan tidak mudah untuk menghangatkan tubuh,” ujarnya.
Perlu Evaluasi Menyeluruh
Berbagai insiden dan kritik terhadap penyelenggaraan India Open 2026 menuntut respons cepat dari pihak terkait.
Persatuan Bulu Tangkis India (BAI) perlu segera melakukan evaluasi dan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Hal ini menjadi semakin penting karena India akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia BWF 2026 pada 17–23 Agustus mendatang.
Kejuaraan Dunia BWF 2026 akan berlangsung di New Delhi, meski panitia hingga kini belum mengumumkan venue resmi yang akan digunakan.
(VV*)









