Beijing, Britakini.com – Hengdian World Studio di China termasuk salah satu studio film dan televisi terbesar di dunia. Kini, studio tersebut menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan.
Pengunjung tidak hanya bisa melihat lokasi syuting. Mereka juga bisa membuat dan membintangi drama pendek sendiri.
Hengdian meluncurkan layanan tersebut untuk mengikuti perubahan industri hiburan. Saat ini, teknologi kecerdasan buatan atau AI semakin banyak digunakan dalam produksi film dan televisi.
Dikutip dari South China Morning Post, Minggu (6/9/2026), wisatawan sebelumnya datang ke Hengdian World Studio untuk melihat lokasi syuting drama favorit. Mereka juga menikmati berbagai atraksi wisata di kawasan tersebut.
Hengdian World Studio Jadi Destinasi Wisata
Hengdian World Studio menempati kawasan seluas sekitar 30 kilometer persegi. Kawasan ini memiliki sekitar 100 lokasi syuting.
Hengdian juga menghadirkan berbagai replika dan lanskap yang menggambarkan sejarah China selama 5.000 tahun. Karena itu, wisatawan bisa menikmati suasana berbagai periode sejarah saat berkunjung.
Selain menjadi pusat produksi film dan televisi, Hengdian juga menjadi destinasi wisata nasional 5A. China menggunakan kategori 5A untuk memberikan peringkat tertinggi kepada objek wisata.
Kini, Hengdian mulai memperluas konsep wisatanya. Studio tersebut tidak lagi hanya mengandalkan pengunjung yang ingin melihat lokasi syuting.
Hengdian juga mengajak wisatawan merasakan langsung proses produksi drama. Pengunjung bahkan bisa tampil sebagai aktor dalam drama yang mereka buat sendiri.
Wisatawan Bisa Membuat Drama Sendiri
Pada Agustus 2026, Hengdian World Studio meluncurkan layanan pembuatan drama pendek untuk wisatawan.
Pengunjung bisa mengikuti pengalaman berakting selama satu jam dengan membayar mulai 218 yuan. Nilai tersebut setara dengan sekitar Rp 576 ribu.
Hengdian juga menyediakan paket yang mencakup tata rias dan tata gaya. Harga paket tersebut mencapai 388 yuan atau sekitar Rp 1,02 juta.
Selain layanan individu, Hengdian menawarkan paket untuk kelompok. Keluarga bisa memilih paket seharga 3.800 yuan atau sekitar Rp 10,04 juta.
Perusahaan juga bisa menggunakan layanan tersebut untuk kegiatan bersama. Paket perusahaan tersedia dengan harga 12 ribu yuan atau sekitar Rp 31,7 juta.
Dengan pilihan tersebut, wisatawan bisa menyesuaikan pengalaman sesuai kebutuhan dan anggaran.
Hengdian Ikuti Tren Wisata Pengalaman
Hengdian mengikuti tren wisata berbasis pengalaman yang berkembang di China. Tren ini membuat wisatawan ikut terlibat dalam aktivitas yang mereka kunjungi.
Wisatawan tidak hanya melihat sebuah atraksi. Mereka juga bisa memainkan karakter dan berinteraksi dengan karakter non-pemain atau non-player character (NPC).
Konsep tersebut membuat pengalaman wisata terasa lebih interaktif. Pengunjung juga bisa membawa pulang hasil produksi sebagai kenangan.
Bagi Hengdian, strategi ini memiliki tujuan yang lebih besar. Studio ingin menjaga daya tariknya ketika AI mulai mengubah industri film dan televisi.
Menurut Radio Nasional China, Hengdian mulai mengubah pola produksi sejak tahun lalu. Studio tersebut mulai mengalihkan sebagian produksi dari drama tradisional berformat lanskap ke drama pendek vertikal.
Produser membuat drama vertikal khusus untuk penonton yang menggunakan perangkat seluler. Format tersebut kemudian berkembang dengan cepat.
Perubahan itu melibatkan lebih dari 4.000 pekerja produksi. Jumlah pekerja tersebut meningkat 237 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Hengdian kini menggabungkan produksi konten dengan aktivitas wisata. Strategi tersebut membuat proses pembuatan drama menjadi bagian dari pengalaman pengunjung.
AI Mengubah Industri Drama Pendek
Namun, perkembangan drama pendek juga menghadirkan tantangan baru. AI kini semakin banyak mengambil peran dalam proses produksi.
Pada kuartal pertama tahun ini, sekitar 95 persen dari 128 ribu drama pendek yang baru dirilis menggunakan AI dalam proses produksinya.
Perubahan tersebut memberikan tekanan besar kepada pekerja industri di Hengdian. Banyak pekerja sebelumnya mengandalkan produksi drama sebagai sumber pekerjaan.
Masyarakat menyebut para pekerja tersebut sebagai “heng piao”. Istilah itu berarti “orang-orang yang mengapung di Hengdian”.
Kini, sebagian pekerja menghadapi risiko kehilangan pekerjaan. Kondisi tersebut juga memengaruhi para pekerja yang sebelumnya mengandalkan produksi drama pendek.
Seorang sutradara drama pendek mengaku hanya menggarap dua drama sepanjang tahun ini. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Wisatawan Beri Peluang Baru bagi Sutradara
Program wisata Hengdian kemudian membuka peluang baru bagi para pekerja industri hiburan.
Seorang sutradara bernama Zhang mengatakan bahwa ia kini bisa memproduksi hingga 20 drama pendek dalam satu hari. Ia membuat drama tersebut untuk wisatawan yang ingin merasakan pengalaman menjadi aktor.
Para sutradara tidak hanya mengarahkan proses syuting. Mereka juga membantu wisatawan memahami cara berakting di depan kamera.
Beberapa sutradara sebelumnya bekerja sebagai figuran di Hengdian. Pengalaman tersebut membantu mereka memahami kebutuhan pemain pemula.
Saat sesi syuting berlangsung, sutradara memberikan contoh adegan kepada wisatawan. Setelah itu, mereka meminta wisatawan mengikuti gerakan dan ekspresi tersebut.
Sutradara juga memberikan arahan secara langsung. Mereka memberi tahu pemain kapan harus berhenti berkedip, tersenyum, atau tertawa.
Selain itu, para sutradara membagikan pengalaman mereka kepada wisatawan. Cara tersebut membantu pemain membangun emosi dalam setiap adegan.
Wisatawan Antusias Membuat Drama
Minat wisatawan terhadap layanan tersebut terus menarik perhatian. Sebuah studio produksi drama pendek di Hengdian mengungkapkan pengalaman menarik dari salah satu kliennya.
Seorang ibu muda memesan 17 drama pendek kepada studio tersebut. Ia meminta studio membuat seluruh drama dalam waktu enam bulan.
Menariknya, wanita tersebut juga menjadi pemeran utama dalam semua drama. Ia kemudian menggambarkan pengalaman tersebut seperti mengikuti konseling psikologis.
Melalui berbagai karakter, wanita itu bisa mengekspresikan perasaan dan keinginannya. Pengalaman tersebut membuat aktivitas membuat drama terasa lebih personal.
Sutradara Wu Yizhuo mengatakan kepada China Newsweek bahwa wisatawan paling menyukai cerita tentang perubahan identitas.
Dalam cerita yang populer, seorang tokoh awalnya bersikap sombong. Tokoh tersebut kemudian terkejut setelah mengetahui identitas asli pemeran utama.
Ternyata, pemeran utama memiliki pengaruh dan status yang jauh lebih besar. Menurut Wu, wisatawan menyukai cerita seperti itu karena memberikan kepuasan emosional.
Wisata Drama Jadi Pengalaman Baru
Antusiasme wisatawan juga terlihat dari berbagai komentar di internet.
“Ini sungguh sebuah tur dalam mimpi kita,” tulis seorang pengguna internet.
Pengguna lain bahkan bercanda bahwa mereka ingin memainkan karakter yang menampar orang sepanjang hari.
“Akhirnya, aku bisa terjun ke dunia hiburan,” tulis pengguna lainnya.
Fenomena tersebut menunjukkan perubahan cara wisatawan menikmati industri hiburan. Mereka tidak lagi hanya menjadi penonton.
Kini, wisatawan juga bisa menjadi pemeran dan ikut membuat cerita. Hengdian World Studio memanfaatkan peluang tersebut untuk menghadirkan pengalaman wisata yang lebih interaktif.
Di tengah perkembangan AI, strategi ini juga memberi ruang baru bagi pekerja kreatif. Sutradara, figuran, penata rias, dan pekerja produksi bisa ikut terlibat dalam layanan wisata tersebut.
Hengdian pun mencoba menggabungkan dua industri sekaligus. Studio tersebut menghubungkan pariwisata dengan produksi konten.
Dengan strategi itu, Hengdian World Studio tidak hanya mempertahankan perannya sebagai lokasi produksi film dan televisi. Studio tersebut juga mengubah proses pembuatan drama menjadi pengalaman wisata yang bisa dinikmati langsung oleh pengunjung. (Ven*)
Penulis : Vendra
Editor : vendra
Sumber Berita: Liputan6.com









