Potensi Hujan Lebat, BMKG Minta Warga Waspada

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 18-24 September 2026.(Foto : Ilustrasi Hujan.Nasmoco Dok/kompas.com)

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 18-24 September 2026.(Foto : Ilustrasi Hujan.Nasmoco Dok/kompas.com)

Jakarta, Britakini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan lebat dalam sepekan ke depan.

Sebagian besar wilayah Indonesia memang masih mengalami kondisi kering. Namun, hujan lebat tetap dapat terjadi di sejumlah daerah. Hujan tersebut juga dapat disertai petir dan angin kencang.

BMKG menyampaikan prakiraan itu melalui laporan yang terbit Sabtu (19/9/2026).

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia masih menerima curah hujan rendah hingga menengah. Kondisi tersebut berlangsung mulai Dasarian III September hingga Dasarian II Oktober 2026.

Curah hujan pada periode tersebut berkisar 0–150 milimeter (mm) per dasarian. Pasokan uap air yang terbatas membuat awan hujan sulit tumbuh secara optimal.

El Nino Masih Pengaruhi Cuaca Indonesia

El Nino kategori sangat kuat turut memengaruhi kondisi cuaca Indonesia.

Fenomena tersebut mengurangi pasokan kelembapan ke wilayah Indonesia. Akibatnya, sejumlah daerah masih menghadapi kondisi kering dalam beberapa pekan ke depan.

Meski begitu, BMKG memprakirakan beberapa wilayah akan menerima hujan dengan intensitas tinggi.

BMKG memperkirakan curah hujan lebih dari 150 mm per dasarian dapat mengguyur pesisir barat Aceh dan pesisir barat Sumatera Utara.

Potensi tersebut muncul pada Dasarian I dan II Oktober 2026.

Dinamika Atmosfer Picu Hujan

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah akan mengalami hujan pada 18–24 September 2026.

Wilayah tersebut mencakup Sumatera bagian utara hingga tengah, Kalimantan bagian utara hingga tengah, Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Papua Pegunungan, dan Papua.

Baca Juga :  Prabowo Melayat Jenazah Eks Wagub DKI Eddie Nalapraya di Padepokan Silat TMII

Beberapa dinamika atmosfer meningkatkan peluang terbentuknya awan hujan.

Salah satunya berasal dari Gelombang Rossby Ekuatorial. BMKG memperkirakan gelombang tersebut aktif di Kalimantan Utara dan Kalimantan Barat.

Gelombang Kelvin juga aktif di sejumlah wilayah.

Aktivitas Gelombang Kelvin mencakup Kalimantan bagian timur, pesisir utara Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta Papua bagian barat dan utara.

Kedua gelombang tersebut membantu mendukung pertumbuhan awan hujan.

BMKG juga mendeteksi sirkulasi siklonik di Laut China Selatan. Sirkulasi tersebut dapat memperlambat dan mempertemukan aliran angin di beberapa wilayah.

Labilitas udara lokal yang kuat juga membantu mengangkat massa udara. Proses tersebut dapat mempercepat pertumbuhan awan dan memicu hujan.

Potensi Hujan 18-20 September 2026

Pada 18–20 September 2026, sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan dan sedang.

BMKG juga memprakirakan peningkatan hujan dengan intensitas sedang di sejumlah daerah.

Wilayah tersebut meliputi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.

BMKG memberikan peringatan dini untuk beberapa wilayah yang menghadapi potensi cuaca lebih buruk.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Ikuti Upacara dan Ziarah Pahlawan

Siaga hujan lebat hingga sangat lebat: Jawa Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Waspada angin kencang: Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua Selatan.

Potensi Hujan 21-24 September 2026

Pada 21–24 September 2026, sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami cuaca cerah berawan hingga hujan sedang.

BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini untuk beberapa wilayah.

Siaga hujan lebat hingga sangat lebat: Papua Tengah.

Waspada angin kencang: Jawa Barat, Sulawesi Utara, dan Papua Selatan.

BMKG Minta Warga Tetap Waspada

BMKG meminta warga di wilayah yang masuk daftar siaga untuk meningkatkan kewaspadaan.

Hujan lebat dapat memicu banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Masyarakat juga perlu memantau informasi terbaru dari BMKG. Langkah tersebut membantu warga mengantisipasi perubahan cuaca, terutama di wilayah yang mendapat peringatan dini.

Dengan mengikuti informasi cuaca, masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi untuk mengurangi risiko akibat hujan lebat. (Ven*)

Penulis : Vendra

Editor : Vendra

Sumber Berita: kompas.com

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla
Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan
Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat
Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap
Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik
15 Penerbangan Terdampak Kabut Asap di Palembang
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI
Perjuangan Atlet Indonesia Berbuah Lima Emas Asian Games
Berita ini 14 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Cuaca Besok Senin, BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Syarat Guru PPPK Menjadi PNS Mulai 2027 Terungkap

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Dewan Pers Minta ASEAN Lindungi Karya Jurnalistik

Berita Terbaru

DLH Kerinci mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas luar ruangan saat kualitas udara masuk kategori tidak sehat.

Kerinci

Kualitas Udara Kerinci Memburuk, DLH Minta Warga Waspada

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:00 WIB

Pemilik mengisi daya mobil listrik menggunakan perangkat pengisian daya di rumah.(Foto : Liputan6.com/Fery Pradolo)

Teknologi

Riset Ungkap Usia Pakai Baterai Mobil Listrik Terbaru

Selasa, 13 Okt 2026 - 21:00 WIB

Mitsubishi New Xforce ICE menawarkan mesin 1.5L MIVEC, transmisi CVT, serta fitur keselamatan dan kenyamanan untuk menunjang aktivitas harian. (Foto : Liputan6.com/Septian Pamungkas)

Teknologi

Mitsubishi New Xforce ICE Cocok untuk SUV Pertama

Selasa, 13 Okt 2026 - 19:00 WIB

Prabowo meninjau kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Nasional

Pemerintah Kerahkan 60 Ribu Personel untuk Padamkan Karhutla

Selasa, 13 Okt 2026 - 17:00 WIB

Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan dan Sumatera Selatan menyisakan titik panas serta memicu sebaran asap yang mengancam kualitas udara. (Foto : MUDA SAGALA/AFP)

Nasional

Karhutla Sumsel dan Kalimantan Meluas, Asap Ancam Kesehatan

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:00 WIB