Pariwisata Global Utamakan Pengalaman Bermakna dan Personal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tren pariwisata global kini bergeser, wisatawan lebih memilih pengalaman bermakna dibanding sekadar mengunjungi banyak tempat.

Tren pariwisata global kini bergeser, wisatawan lebih memilih pengalaman bermakna dibanding sekadar mengunjungi banyak tempat.

Jakarta, Britakini.comIndustri pariwisata global kini menunjukkan pergeseran signifikan. Jika sebelumnya pelancong mengejar banyak destinasi, kini mereka lebih fokus pada kualitas pengalaman yang personal dan bermakna.

Kitty Chandra, Vice President Business Development Golden Rama Tours & Travel, mengungkapkan perubahan ini dalam acara Temu Media di Jakarta. Ia menegaskan bahwa wisatawan tidak lagi sekadar berburu tempat, tetapi mulai mencari nilai dari setiap perjalanan.

“Sekarang wisatawan lebih mencari value, bukan hanya banyaknya tempat yang dikunjungi,” ujar Kitty.

Golden Rama mencatat peningkatan aktivitas perjalanan lebih dari 20 persen pada semester pertama 2026. Studi McKinsey & Company juga menunjukkan tren serupa dalam preferensi wisatawan global.

Baca Juga :  Walikota Alfin Dukung Program Revitalisasi Sekolah Berkualitas

Kini, lebih dari 70 persen pelancong memprioritaskan pengalaman dibandingkan kepemilikan barang atau jumlah destinasi. Mereka juga meninggalkan kebiasaan bepergian secara impulsif.

Wisatawan sekarang merencanakan perjalanan dengan lebih matang dan menetapkan tujuan yang jelas. Mereka ingin memahami makna di balik setiap perjalanan.

“Dulu traveler bisa bepergian beberapa kali dalam setahun. Sekarang mereka lebih terencana dan mencari makna dari perjalanan itu,” kata Kitty.

Perubahan ini juga tampak dari cara wisatawan menikmati destinasi. Meskipun Jepang dan Korea Selatan tetap menjadi favorit, pelancong kini memilih tinggal lebih lama di satu tempat.

Baca Juga :  Kulok, Simbol Keagungan Perempuan Kerinci

Mereka ingin mengeksplorasi kehidupan lokal yang autentik, bukan sekadar mengunjungi lokasi populer.

Kitty menilai tren ini mulai menguat setelah pandemi COVID-19 mereda. Kini, wisatawan memandang perjalanan sebagai sarana refleksi diri, bukan hanya untuk rekreasi.

Minat bepergian pun terus meningkat dan bahkan melampaui level sebelum pandemi. Pada 2024, pasar wisata internasional tumbuh sekitar 14 persen, sementara wisata domestik mencapai 20 persen. Memasuki 2025, pertumbuhan sektor ini mulai stabil di kisaran satu digit.

“Pada 2025, pertumbuhan global tetap meningkat, tetapi lebih stabil. Perjalanan internasional dan domestik berada di sekitar tujuh persen,” ujar Kitty. (Ven*)

Berita Terkait

Wisata Ayi Tafsut Kerinci Tawarkan Alam dan Edukasi
Kepadatan Kendaraan dan Wisatawan di Pantai Padang
Picos de Europa Dinobatkan Tempat Terindah Dunia 2026
Danau Duo Kerinci, Danau Unik Terbelah di Ketinggian
Pesona Budaya dan Alam Desa Wae Rebo Flores
Manuskrip Al-Qur’an 170 Tahun Warisan Ulama Mojokerto
Belanda Dinobatkan Negara Teraman Dunia Traveling 2026 Wisata
Malaysia Ungguli Thailand Berkat Visa Ramah Wisatawan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:59 WIB

Pariwisata Global Utamakan Pengalaman Bermakna dan Personal

Selasa, 31 Maret 2026 - 02:00 WIB

Wisata Ayi Tafsut Kerinci Tawarkan Alam dan Edukasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

Kepadatan Kendaraan dan Wisatawan di Pantai Padang

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:08 WIB

Picos de Europa Dinobatkan Tempat Terindah Dunia 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:05 WIB

Danau Duo Kerinci, Danau Unik Terbelah di Ketinggian

Berita Terbaru

Pekerja memindahkan komoditas pangan impor di pelabuhan sebagai bagian dari distribusi nasional di tengah kebijakan pengetatan impor oleh Kemendag.

Ekonomi

Kemendag Perketat Impor Pangan untuk Jaga Swasembada

Kamis, 30 Apr 2026 - 23:00 WIB

Satgas Haji dan Umrah bersama aparat kepolisian menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak tergiur tawaran haji tanpa antre yang ilegal.

Nasional

Satgas Tegaskan Haji Tanpa Antre Ilegal dan Rawan Penipuan

Kamis, 30 Apr 2026 - 19:00 WIB

Daftar harga emas di Pegadaian pada 30 April 2026 yang menunjukkan penurunan pada berbagai ukuran dan merek.

Ekonomi

Harga Emas di Pegadaian Melemah, Ini Rinciannya

Kamis, 30 Apr 2026 - 10:00 WIB

Petugas aparatur negara melakukan pelaporan LHKAN melalui sistem elektronik yang diawasi oleh APIP untuk memastikan kepatuhan administrasi.

Nasional

APIP Awasi Kepatuhan Pelaporan LHKAN Tahun 2025

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:00 WIB