Danau Duo Kerinci, Danau Unik Terbelah di Ketinggian

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keindahan Danau Duo di Desa Lempur, Kerinci, yang memiliki fenomena unik saat air surut.

Keindahan Danau Duo di Desa Lempur, Kerinci, yang memiliki fenomena unik saat air surut.

Kerinci, Britakini.com – Kabut pagi menyelimuti dataran tinggi Kerinci dan menghadirkan udara yang segar. Di tengah suasana itu, Danau Duo menyimpan pesona alam yang memikat. Nama danau ini memang sederhana, tetapi keindahannya luar biasa. Saat air surut, permukaan danau terbelah menjadi dua. Fenomena ini menciptakan pemandangan unik yang jarang ditemukan di tempat lain.

Bagi pencinta alam dan petualangan, Danau Duo menawarkan lebih dari sekadar destinasi wisata. Tempat ini menghadirkan perjalanan menuju ketenangan alam yang masih murni. Danau Duo berada di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci.

Wisatawan harus menempuh perjalanan sekitar 40 kilometer dari Kota Sungai Penuh untuk mencapai lokasi ini. Sepanjang perjalanan, pengunjung melewati jalan berliku, ladang warga, serta hamparan tanaman kayu manis yang harum. Sebagian wisatawan memilih trekking, sementara yang lain menggunakan motor trail atau motor cross. Perjalanan ini menghadirkan sensasi petualangan yang menantang.

Keunikan yang Membuatnya Berbeda

Danau Duo memiliki karakter alam yang tidak biasa. Danau ini berada di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Lokasinya juga termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, tepat di kaki Gunung Batuah.

Saat permukaan air menurun, sebuah tanjung muncul di tengah danau. Tanjung ini membelah danau menjadi dua bagian. Fenomena inilah yang melahirkan nama Danau Duo.

Banyak pengunjung memanfaatkan momen ini untuk mendirikan tenda di sekitar danau. Mereka menikmati malam yang tenang di bawah langit penuh bintang dengan udara pegunungan yang dingin.

Baca Juga :  Perjalanan Ubud Bali Dari Sepi Jadi Destinasi Dunia

Danau ini juga menyimpan keunikan lain. Ikan Semah dan ikan Seluang hidup di perairan danau ini. Biasanya, kedua jenis ikan tersebut hanya hidup di sungai besar. Namun di Danau Duo, ikan-ikan itu mampu bertahan dan berkembang. Setiap pagi, pengunjung sering melihat ikan-ikan tersebut muncul ke permukaan dan bergerak di bawah sinar matahari.

Aktivitas Wisata yang Bisa Dilakukan

Masyarakat Desa Lempur mengembangkan Danau Duo sebagai destinasi wisata alam terpadu. Wisatawan dapat menjelajahi danau menggunakan rakit sederhana. Selain itu, mereka juga bisa memancing ikan endemik yang hidup di perairan danau.

Pengunjung juga dapat mengunjungi ladang kayu manis milik warga. Di sana, wisatawan bisa melihat langsung proses pemanenan kayu manis. Kegiatan ini memberi pengalaman menarik sekaligus memperkenalkan kehidupan masyarakat lokal.

Keindahan alam Danau Duo juga menarik perhatian para fotografer. Mereka sering datang untuk mengabadikan pemandangan alam yang masih alami. Kabut pagi, danau yang tenang, serta perbukitan hijau menciptakan latar foto yang sangat memukau. Beberapa fotografer bahkan menggunakan drone untuk menangkap panorama dari udara.

Camping menjadi salah satu aktivitas favorit di Danau Duo. Wisatawan dapat mendirikan tenda di tepi danau dan menikmati suasana alam yang sunyi. Malam hari terasa semakin hangat dengan api unggun, aroma kayu bakar, serta secangkir kopi panas. Dari tempat ini, pengunjung dapat melihat langit malam yang penuh bintang.

Baca Juga :  Ide Usaha Pinggir Jalan Kampung Masih Menjanjikan

Sunrise dan Sunset yang Memesona

Danau Duo juga menawarkan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang indah. Saat sore hari, matahari tenggelam di balik perbukitan dan ladang kayu manis. Cahaya senja menciptakan siluet yang romantis di permukaan danau.

Pada pagi hari, matahari perlahan muncul dari balik pepohonan. Cahaya hangat menyinari permukaan air dan mengusir udara dingin pegunungan. Suasana ini membuat banyak pengunjung merasa seolah berada di dunia yang tenang dan jauh dari keramaian kota.

Fasilitas dan Informasi Wisata

Meski berada di alam yang masih asri, pengelola tetap menyediakan fasilitas bagi pengunjung. Area wisata ini memiliki toilet, mushola, tempat parkir, serta homestay bagi wisatawan yang ingin bermalam.

Pengelola juga menawarkan paket wisata untuk menjelajahi lima danau di Desa Lempur. Paket perjalanan ini berlangsung selama lima hari dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp5.000 per orang.

Danau Duo buka selama 24 jam setiap hari. Wisatawan bebas datang kapan saja untuk menikmati keindahan alamnya. Pengunjung dapat memilih berbagai aktivitas seperti camping, memancing, menjelajah alam, atau sekadar menikmati ketenangan.

Danau Duo bukan hanya tempat wisata biasa. Danau ini menghadirkan perpaduan keindahan alam, ketenangan, dan misteri yang sulit dilupakan. Siapa pun yang datang akan merasakan pengalaman alam yang mendalam dan meninggalkan kenangan yang membekas.

(Ven*)

Berita Terkait

Wisatawan China Kini Bisa Jadi Bintang Drama
Kunjungan Wisman Meningkat, Pariwisata Indonesia Stabil
Ide Usaha Pinggir Jalan Kampung Masih Menjanjikan
Perjalanan Ubud Bali Dari Sepi Jadi Destinasi Dunia
Pariwisata Global Utamakan Pengalaman Bermakna dan Personal
Wisata Ayi Tafsut Kerinci Tawarkan Alam dan Edukasi
Kepadatan Kendaraan dan Wisatawan di Pantai Padang
Picos de Europa Dinobatkan Tempat Terindah Dunia 2026
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:00 WIB

Wisatawan China Kini Bisa Jadi Bintang Drama

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:00 WIB

Kunjungan Wisman Meningkat, Pariwisata Indonesia Stabil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:02 WIB

Ide Usaha Pinggir Jalan Kampung Masih Menjanjikan

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WIB

Perjalanan Ubud Bali Dari Sepi Jadi Destinasi Dunia

Kamis, 30 April 2026 - 23:59 WIB

Pariwisata Global Utamakan Pengalaman Bermakna dan Personal

Berita Terbaru

Tim gabungan melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan meluas di Tahura Orang Kayo Hitam, Jambi.(Foto : Dok.Istimewa)

Jambi

Al Haris Perkuat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jambi

Sabtu, 17 Okt 2026 - 03:00 WIB

Yamaha XSR900 2027 hadir dengan warna Neon White yang mengusung nuansa balap era 1990-an untuk pasar Eropa.(Foto : Paultan)

Teknologi

Yamaha XSR900 2027 Usung Warna Neon White Bergaya Retro

Sabtu, 17 Okt 2026 - 01:00 WIB

Yadea GT80 mengandalkan baterai ganda untuk mengejar jarak tempuh lebih dari 180 km dalam sekali pengisian daya.(Foto : Ist)

Teknologi

Yadea GT80 Diklaim Bisa Tempuh 190 Km, Ini Spesifikasinya

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:00 WIB

Saham Bank Mandiri (BMRI) mengalami koreksi 8,54% seiring dengan anjloknya IHSG pada sesi pertama perdagangan Jumat (16/10/2026).(Foto : Liputan6.com/Angga Yuniar)

Ekonomi

IHSG Ambruk 10,76%, Saham Bank Mandiri Ikut Terkoreksi

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:00 WIB

BMKG mendeteksi sebaran asap karhutla dari Kalimantan hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.(Foto : detik.com)

Nasional

Asap Karhutla Capai Pulau Jawa, BMKG Pantau Kualitas Udara

Jumat, 16 Okt 2026 - 18:00 WIB