WFH Rabu Jadi Usulan DPR Hemat BBM Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pekerja menjalankan aktivitas work from home (WFH) dari rumah

Ilustrasi pekerja menjalankan aktivitas work from home (WFH) dari rumah

Jakarta, Britakini.com — Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Irawan, mengusulkan pemerintah menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Rabu. Ia menilai kebijakan ini dapat membantu menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik di Timur Tengah.

Usulan WFH Rabu untuk Cegah Libur Panjang

Ahmad Irawan menyerahkan penentuan hari WFH kepada pemerintah. Namun, ia mengingatkan bahwa pelaksanaan WFH pada hari Jumat berpotensi disalahartikan sebagai libur panjang.

Ia menilai masyarakat bisa memanfaatkan hari tersebut untuk berwisata, sehingga tujuan penghematan BBM tidak tercapai. Menurutnya, WFH pada hari Jumat justru berisiko meningkatkan mobilitas masyarakat.

Risiko WFH di Awal dan Akhir Pekan

Ahmad Irawan menjelaskan bahwa pelaksanaan WFH pada hari Senin berpotensi membuat pegawai memperpanjang libur akhir pekan.

Baca Juga :  Wako Alfin Resmi dilantik Menjadi Ketua Mabicab Pramuka

Sementara itu, jika WFH dilakukan pada hari Kamis, masyarakat berpeluang mengambil cuti pada hari Jumat. Kondisi ini bisa menciptakan libur panjang dari Kamis hingga Minggu.

Ia menilai situasi tersebut dapat meningkatkan konsumsi BBM dan melemahkan tujuan kebijakan.

Rabu Dinilai Paling Efektif

Ahmad Irawan menilai hari Rabu sebagai pilihan paling ideal karena berada di tengah pekan.

Menurutnya, posisi ini membuat masyarakat sulit memperpanjang libur. Ia juga meyakini pegawai tetap fokus bekerja dari rumah jika WFH hanya berlangsung satu hari di tengah minggu.

Dengan begitu, efektivitas kerja tetap terjaga dan tujuan penghematan energi bisa tercapai.

WFH Perlu Didukung Kebijakan Lain

Meski demikian, Ahmad Irawan menilai kebijakan WFH hanya salah satu langkah sederhana dalam penghematan energi.

Baca Juga :  Wabup H.Murison Dorong Bahasa Kerinci Masuk Kurikulum Sekolah

Ia meminta pemerintah menjalankan kebijakan ini secara seimbang dengan penyediaan energi, logistik bahan pokok, dan dukungan terhadap pelaku usaha.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pelayanan publik selama penerapan WFH.

Pemerintah Masih Tunggu Persetujuan Presiden

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa sejumlah menteri telah menyepakati rencana penerapan WFH satu hari dalam seminggu.

Pemerintah mengambil langkah ini untuk menghemat penggunaan BBM. Namun, Tito menegaskan bahwa keputusan tersebut masih menunggu laporan resmi kepada Presiden Prabowo Subianto.

Ia menambahkan bahwa pihak Istana akan mengumumkan kebijakan tersebut secara resmi. Saat ini, pemerintah belum mengungkapkan hari pelaksanaan WFH karena masih menunggu persetujuan Presiden.

(Ven*)

Berita Terkait

Pemutihan Pajak Kendaraan Online, Begini Cara Bayarnya
Komdigi Soroti Live Streaming Demo, Waspada Informasi Viral
Motor Listrik Ciptakan Ekonomi Rp150 Triliun Nasional
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Rilis Daftar Wilayah
Pertalite Dibatasi, Pemerintah Siapkan Aturan Baru
Akses Jalan NTT Dibuka, Listrik Pulih Pascagempa
Prabowo Dorong Industri Motor Listrik Nasional Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp18,9 Triliun untuk Gaji PPPK
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Online, Begini Cara Bayarnya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Komdigi Soroti Live Streaming Demo, Waspada Informasi Viral

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Motor Listrik Ciptakan Ekonomi Rp150 Triliun Nasional

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Rilis Daftar Wilayah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Pertalite Dibatasi, Pemerintah Siapkan Aturan Baru

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa memimpin rapat kerja gabungan pembahasan perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Humas Dprd Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

DPRD Sungai Penuh Bahas Perubahan Anggaran APBD 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 21:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin bersama pimpinan DPRD menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2026.(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Pemkot dan DPRD Sungai Penuh Sepakati KUA PPAS 2026

Selasa, 1 Sep 2026 - 19:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Alfin meninjau langsung progres pembangunan Pasar Sungai Penuh, Selasa (1/9/2026).(Foto : Prokopim Kota Sungai Penuh)

Sungai Penuh

Wali Kota Alfin Tinjau Progres Pembangunan Pasar Sungai Penuh

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:00 WIB

Kunjungan Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh ke SMPN 8 Sungai Penuh dalam kegiatan Program 3S.

Sungai Penuh

SMPN 8 Sungai Penuh Dukung Program 3S Cegah Stunting

Selasa, 1 Sep 2026 - 14:00 WIB

Ilustrasi deposito perbankan BUMN dan perbandingan bunga BRI, BNI, serta Bank Mandiri pada Agustus 2026.(Foto: deposito)

Ekonomi

Deposito BRI BNI Mandiri, Cek Bunga Terbaru Agustus

Senin, 31 Agu 2026 - 13:00 WIB